Ladies, pernahkah Anda mengalami kondisi di mana payudara terasa nyeri, sehingga menimbulkan perasaan was-was?
Memang, payudara yang terasa nyeri biasa muncul pada siklus mentruasi dan akan menghilang ketika siklus telah usai. Artinya, nyeri pada payudara tidak selalu berhubungan dengan kondisi medis yang berbahaya, sehingga seringkali disepelekan.
Padahal, kemunculan sejumlah penyakit mematikan seperti kanker, dimulai dengan munculnya sensasi nyeri yang muncul pada payudara, lho. Maka dari itu, yuk, tingkatkan kesadaran terhadap kesehatan diri sendiri dengan mengenali 8 penyebab nyeri pada payudara yang dilansir dari laman Go Dok berikut ini!
1. Siklus menstruasi
Seperti yang telah disebutkan, nyeri pada payudara wanita terjadi ketika mereka mendekati siklus menstruasi. Kondisi yang disebut dengan istilah nyeri payudara siklik ini biasanya akan muncul 3 hari sebelum siklus menstruasi dimulai; dan akan menghilang dengan sendirinya.
2. Ukuran bra yang tidak sesuai
Ketidaksesuaikan ukuran bra, misalnya, ukuran payudara yang seharusnya termasuk ke dalam cup B malah dipaksa untuk muat ke dalam bra berukuran cup A, dapat menganggu peredaran darah sehingga menimbulkan rasa nyeri pada payudara.
Selain itu, kebiasaan menggunakan bra yang ditopang dengan kawat juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Solusinya, pilihlah bra dengan ukuran yang sesuai dan terbuat dari bahan yang nyaman. Usahakan pula untuk melepas bra ketika sedang tidak beraktivitas, sebab hal ini dapat membuat pori-pori pada kulit payudara dapat bernafas dengan leluasa.
3. Kebiasaan membawa beban berat
Ternyata, kebiasaan membawa beban dapat membuat otot pektoral yang terletak di bawah payudara menjadi tegang. Inilah yang kemudian memicu timbulnya perasaan tidak nyaman, bahkan nyeri.
4. Mastitis
Pada dasarnya, mastitis mengacu pada infeksi yang mengenai satu atau beberapa saluran pada payudara. Infeksi sendiri bisa diakibatkan oleh masuknya bakteri yang berasal dari mulut dan hidung bayi. Karenanya, tidak heran jika mastitis kemudian banyak diasosiasikan sebagai penyebab payudara nyeri pada ibu menyusui.
5. Konsumsi obat-obatan
Tahukah Anda, bahwa obat yang termasuk ke dalam golongan vasodilator -seperti obat penurun tekanan darah tinggi- dapat menjadi penyebab payudara nyeri?
Faktanya, obat golongan ini bekerja dengan cara memperlebar pembuluh darah. Nah, meskipun terbukti ampuh dalam menyetabilkan tekanan darah, obat-obatan ini ternyata memiliki beberapa efek samping -termasuk menyebabkan nyeri pada payudara .
6. Alergi
Seringkali nyeri di payudara dipicu oleh penggunaan body lotion yang mengandung bahan-bahan yang tidak tepat sehingga menimbulkan reaksi alergi. Hal ini sejalan dengan penjelasan dr. Diana Ramos -seorang ahli kesehatan- yang mengungkapkan bahwa kandungan senyawa kimia dalam body lotion, mist, atau detergen dapat masuk melalui pori-pori kulit payudara dan memicu nyeri khas alergi.
7. Pil KB
Jarang yang mengetahui bahwa penggunaan pil KB dapat meningkatkan jumlah hormon esterogen dalam tubuh wanita. Dampaknya, payudara akan terasa nyeri, lebih sensitif, terasa lembek, dan membengkak.
8. Kanker payudara
Ini dia penyebab payudara nyeri yang paling ditakutkan. Maka dari itu, jika nyeri disertai dengan timbulnya benjolan, perubahan bentuk, ukuran, serta tekstur kulit pada payudara, itu bisa menjadi ciri ciri kanker payudara, lho!
Jangan ragu untuk segera konsultasikan kesehatan Anda ke dokter. Ingat, semakin lama Anda menunda konsultasi, maka semakin besar pula risiko sel kanker menyebar ke organ tubuh lain.
Nah, itu tadi 8 penyebab nyeri pada payudara yang umum dirasakan oleh para wanita. Jangan lupa untuk konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan dokter terdekat, ya. Semoga bermanfaat!
Sumber: https://www.go-dok.com/ladies-ini-dia-8-hal-penyebab-payudara-nyeri/
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.