article

Badak Sumatera, Badak Yang Unik Dan Langka Dari Sumatera

Badak Sumatera, Badak Yang Unik Dan Langka Dari Sumatera

Mengenal habitat terhadap Badak Sumatera perlu diberikan kepada pihak – pihak yang berminat merupakan daerah subur yang berlokasi di tepi laut hingga daerah pegunungan yang cukup tinggi. Dengan kondisi tempat yang asri karena tersedia air, tempat berteduh, dan makanan yang cukup berlimpah tersebut membuat daerah yang bersangkutan cocok dimanfaatkan sebagai kawasan wisata menarik seperti kebun binatang langka khas Indonesia. Makanannya sendiri adalah daun dan ranting pohon perdu yang rendah dan rumput - rumputan. Uniknya, badak asli Sumatera ini gemar memakan rotan muda, pucuk daun palem dan batang tanaman jahe yang masih segar banyak tersedia di kawasan ini baik itu yang tumbuh liar di pinggir – pinggir sungai maupun yang sengaja dibudidayakan untuk makanan mereka.

Ketika cuaca sedang panas dan cenderung cerah, Badak Sumatera biasanya suka jalan – jalan turun ke dataran yang lebih rendah bersama dengan anak – anak mereka demi menemukan tempat yang lebih kering dan lembab untuk mencari makan atau sekedar beristirahat. Tiap hari Badak Sumatera mampu menempuh jarak jalan sejauh 12 km dalam waktu 20 jam, baik itu di malam ataupun pada waktu siang hari.

Tidak hanya ada di Pulau Sumatera dan sekitarnya saja, Badak Sumatera sudah bisa dengan mudah ditemui di beberapa kebun binatang internasional. Seperti Kebun Binatang Copenhagen, Hamburg, London, dan Kalkuta. Pengiriman tujuh ekor badak khas Sumatera pernah dilakukan oleh pemerintah setempat, dari Pulau Sumatera langsung menuju ke Amerika Serikat. Sayangnya, pada tahun 1997 hanya tertinggal sekitar 3 ekor saja yang tersebar di Kebun Bintang Bronx (seekor betina), Kebun Binatang Los Angeles (seekor betina), dan Kebun Binatang Cincinati (seekor pejantan). Melihat kondisi menggembirakan tersebut, akhirnya diputuskan bahwa ketiganya dikumpulkan di Kebun Binatang Cincinati.

ads

Sedangkan di Indonesia sendiri, fauna khas Sumatera ini dilindungi di beberapa Taman Nasional di Pulau Sumatera, seperti di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) yang hingga saat ini mencatat populasi Badak Sumatera sebanyak 60 sampai 80 ekor saja. Jumlah tersebut merupakan populasi terbanyak kedua di dunia. Selain itu, hewan unik ini kerap ditemui di pedalaman hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Taman Nasional Gunung Leuser, dan Taman Nasional Way Kambas yang berlokasi di Sumatera.

Erat kaitannya dengan penjelasan dari kami tersebut di atas, seperti namanya, Badak Sumatera adalah salah satu hewan khas yang dimiliki oleh Pulau Sumatera. “Badak Sumatera” (Dicerorhinus sumatrensis) sebenarnya merupakan nama tradisional atas tiga sub - spesies badak, yaitu badak barat sumatera (Dicerorhinus sumatrensis sumatrensis), Badak Timur Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis harrissoni), dan Badak Utara Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis lasiotis). “Badak utara sumatera” merupakan spesies yang saat ini telah dinyatakan punah, “Badak timur sumatera” yang juga banyak ditemui di belantara Kalimantan ini diperkirakan masih ada dan bisa hidup makmur sekitar 50 ekor, sedangkan badak barat sumatera (Dicerorhinus sumatrensis sumatrensis) masih ada sekitar 200 ekor.

Pada masa bayi, hewan asli Sumatera ini pada sekujur tubunya dipenuhi rambut yang sangat lebat. Seiring pertambahan usia, pertumbuhan rambut menjadi semakin berkurang sehingga tidak selebat ketika mereka masih bayi. Kondisi cuaca di tempat tinggal mereka pada gua – gua alami di hutan ikut berpengaruh pada kondisi bulu hewan endemik khas Sumatera ini. Bulu yang dimilikinya akan tumbuh semakin pendek dan jarang ketika sedang musim panas. Sebaliknya, akan tumbuh dengan lebat ketika memasuki musim dingin. Sama halnya dengan jenis badak lainnya, Badak Sumatera berkulit tebal antara 10 hingga 16 milimeter. Pada pangkal paha, kaki depan, dan kaki belakang terdapat lipatan – lipatan kulit tebal sehingga dari kejauhan akan nampak seperti baju zirah atau baju perang ala orang Rumania. Ciri lainnya yang menonjol dari hewan endemik Sumatera ini adalah memiliki bibir atas melengkung - mengait ke bawah dengan warna kulitnya cokelat kemerahan.

Selain merupakan satu - satunya badak berbulu di dunia, badak Sumatera termasuk salah satu jenis badak terkecil dari seluruh spesies badak di dunia. Bentuk tubuhnya rata – rata gemuk dan agak membulat, dengan berat tubuh mencapai sekitar 909 kg. Badak Sumatera berukuran tinggi sekitar 120 hingga 145 cm, dan panjang sekitar 250 cm dengan memiliki dua cula. Panjang cula depan sekitar 15 - 25 cm, sementara cula belakang lebih kecil dengan ukuran sekitar 10 cm. Cula pada badak betina berukuran lebih kecil dan lebih pendek daripada badak jantan.

Demikian kami mengulas sedikit semoga bermanfaat dan ada yang berminat berkunjung ke kawasan wisata tersebut di atas untuk mengenal hewan langka yang satu ini lebih dekat.

 

 

 

 

 

 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads