article

Review Buku, Saya Indonesia, Indonesia Di Mata Fotografer

Review Buku, Saya Indonesia, Indonesia Di Mata Fotografer

Oscar Motuloh & Budiarto Shambazy / Inspira Mediatama. Tidak berlebihan apabila banyak pihak terutama majalah Femina menyebut kumpulan foto – foto yang dikurasi Oscar Motuloh dalam buku ini sebagai sebuah jendela kehidupan bagi masyarakat Indonesia, khususnya setelah Joko Widodo terpilih menjadi Presiden Indonesia. Terbagi dalam 5 babak : Profesi, Tanah Air Beta, Bumi Manusia, Bhinneka Tunggal Ika, dan Saya Indonesia, foto - foto hasil bidikan 14 fotografer handal dari berbagai latar belakang pekerjaan ini mampu merekam beragam kehidupan manusia dan alam Indonesia yang cantik.

Tips Belajar Fotografi Landscape

Terkait dengan buku yang kami review tersebut di atas, sangat penting menguasai teknik fotografi untuk pemula yang bermanfaat untuk memotret landscape yang benar. Tetapi foto yang bagus sebenarnya tidak selalu foto – foto klasik dan eksklusif. Jadi silakan saja sekali waktu anda melanggar tips - tips fotografi landscape ini, namun sebelumnya tetap harus dikuasai tehnik yang benar berikut ini :

ads

11 Tips Belajar Fotografi Landscape

1. Perhatikan Horizon

Apabila anda berhadapan dengan sebuah pemandangan, hampir dapat dipastikan bahwa anda akan melihat garis horizontal yang jelas membentang dan membelah gambar menjadi dua bagian yang sama besar. Ini disebut garis horizon. Dalam fotografi landscape, jika salah satu bagian tampak lebih menarik maka berilah porsi 2/3 dari frame. Yang kurang menarik disarankan untuk memberi beri sisanya yaitu 1/3 meskipun kurang mutlak, tetapi bila terfokus pada bagian yang 2/3 maka kesannya akan menjadi lebih kuat.

2. Pertimbangkan Langit

Langit merupakan elemen yang cukup penting dalam landscape. Jika dalam pemotretan langit hasilnya menjadi kurang bagus, usahakan jangan menempatkan pada 2/3 frame karena kondisi ini akan menimbulkan kesan yang flat dan membosankan. Tetapi jika keaadan langit dan awan dalam formasi yang sempurna maka anda jangan ragu untuk penuhi frame dengan langit. Gunakan filter untuk membantu meningkatkan kontras dan saturasi langit seperti gradual neutral density dan polarizer.

3. Cari Focal Point

Focal point adalah titik dimana mata anda akan berhenti pada saat memandang sebuah foto. Tanpa focal point, mata menjadi kurang fokus dalam melihat foto. Seperti jenis fotografi lainnya, fotografi landscape pada umumnya membutuhkan focal point. Focal point bisa berupa batu, rumput, ranting, ataupun bunga. Apapun yang tampak menyatu dengan alam dapat dijadikan sebagai focal point. Jangan lupakan untuk pengaplikasian rule of third dalam penempatan focal point.

4. Jangan Lupakan Foreground.

Foreground bisa menjadikan koleksi foto - foto anda menjadi lebih berdimensi. Ada sense of depth dari foto tersebut jika anda meletakkan foreground dengan benar. Seringkali foreground menjadi media terpenting dari foto landscape yang diperoleh.

5. Gunakan Tripod

Sejak zaman digital, orang sering melupakan fungsi tripod. Buat apa memakai tripod, kalau ISO tinggi mampu menghasilkan gambar yang bagus. Lensapun sudah ada yang mengaplikasikan stabilizer meskipun demikian  tripod wajib bagi landscaper. Untuk exposure di atas satu detik dan sering dilakukan, tripod sangat dianjurkan meskipun sedikit repot untuk dibawa, tetapi akan banyak membantu anda.

6. Maksimalkan Depth Of Field (DOF)

Yang namanya landscape fotografi adalah semua elemen dalam keadaan terfokus. Meskipun tidak mutlak, inilah konsep dasar dari sebuah fotografi landscape. Maka dari itu gunakan aperture sekecil mungkin. Bila dibutuhkan terapkan konsep hyporfocal distance untuk mengecilkan aperture, otomatis shutter speed akan berkurang dan tripod kembali dibutuhkan.

7. Tangkap Gerakan Alam

Untuk pemula mungkin masih berfikir bahwa foto landscape adalah foto yang tenang, damai, kalem dll. Jika anda merasa bosan dengan tema yang itu – itu saja maka bisa menambahkan sedikit drama pada foto landscape yang dibuat. Bisa berupa ombak di laut, pohon yang tertiup angin, awan yang berjalan, dsb. Dalam menangkap gerakan seperti tersebut yang serba cepat, dibutuhkan beberapa peralatan pendukung seperti filter ND (neutral density) dan tripod. Apabila anda berhasil menangkapnya, maka foto landscape akan terasa “otherworld” dengan mood yang cukup kuat.

8. Bekerja Sama Dengan Cuaca

Cuaca di Indonesia sulit untuk anda prediksi. Anda hanya bisa menunggu waktu yang tepat untuk memotret. Kebanyakan pemula berfikir foto landscape yang sempurna adalah pada saat hari sedang cuaca cerah. Tetapi pada kenyataannya tidak sepenuhnya salah, sudah dijelaskan sejak awal bahwa jenis – jenis fotografi landscape yang tepat adalah diambil saat hari cerah yang umumnya bisa dijadikan foto kalender. Apabila anda ingin foto landscape yang sedikit berbeda, memotretlah ketika saat cuaca yang tidak biasa. Misalnya saja saat terjadi badai, mendung, sehabis hujan, langit gelap dengan sedikit sinar matahari, dan kondisi “extrem” lainnya. Foto - foto anda akan tampil berkarakter, karena kejadian yang anda foto tersebut tidak akan terulang lagi.

9. Golden Hour

Cahaya dari samping akan menunjukan kepada anda terhadap sebuah dimensi dan tekstur yang kuat untuk sebuah objek yang bergerak. Dalam fotografi landscape, cahaya dari arah samping muncul ketika pagi dan sore hari. Pada waktu – waktu inilah, warna – warni dari alam terlihat sangat bagus dan landscape terlihat begitu hidup. Dinamakan golden hour karena warna - warni pada waktu terjadi adalah merah – kuning – keemasan sehingga disarankan untuk memotret objek pada waktu ini.

10. Garis Dan Bentuk

Bermainlah dengan komposisi. Garis bisa menjadi focal point yang cukup kuat karena dapat membantu mata anda dalam menelusuri foto landscape. Garis akan memberikan kedalaman ruang yang luar biasa sempurna, perspective yang berbeda. Temukanlah garis dalam foto yang akan anda buat dan jadikan kondisi ini sebagai sebuah kekuatan yang hebat.

11. Ganti Perspective

Eksplorasi. Disarankan untuk jangan hanya terpaku pada satu titik saja. Temukan view yang berbeda dengan view sejajar terhadap tanah, atau naik ke atas pohon yang tidak terlalu tinggi. Biarkan imajinasi anda mengalir secara natural dan mencari view yang tepat dengan previsualisasi anda untuk pemula.

Semoga bermanfaat !

 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads