Daripada terjadi hal - hal yang tidak diinginkan, lebih baik anda melakukan pencegahan dengan memilah postingan di medsos. Kami rangkum dari berbagai sumber, ada 6 hal yang perlu untuk anda perhatikan untuk dihindari diposting di medsos tersebut di bawah ini :
1. Foto pribadi
Anda sebagai pengguna pemula biasanya jarang mau memposting foto - foto telanjang di Instagram, Facebook atau Twitter. Namun foto - foto pribadi semacam itu mungkin saja bisa anda kirim melalui Messenger atau Snapchat karena di jaman serba digital ini, aplikasi chat sudah seperti medsos buat pengguna awam. Jadi, kondisi ini tetap tidak aman dan rentan terhadap kebocoran. Anda tak bisa percaya sepenuhnya terhadap orang lain terutama orang asing di medsos.
2. Petunjuk kata sandi
Pertanyaan - pertanyaan seputar keamanan online merupakan media bukan perlindungan terkuat terhadap akun anda, terutama ketika mereka sedang membutuhkan informasi yang bisa dengan mudah anda cantumkan di jejaring sosial. Informasi ini misalnya, kota - kota kecil tempat anda lahir, nama - nama hewan peliharaan, dimana anda akan melangsungkan pernikahan, dan lain - lainnya. Hal - hal spesifik seperti itulah tidak perlu diketahui oleh lingkungan teman - teman medsos.
3. Detail liburan
Memberitahukan kepada orang - orang bahwa anda sedang jauh dari rumah untuk beberapa waktu yang cukup lama maka bisa saja mengundang pencuri untuk menyambangi rumah. Bukan berarti anda dilarang untuk memposting foto - foto perjalanan selama liburan. Sekali lagi, anda harus selektif dalam memposting mana yang aman dan yang tidak. Hindari memposting keseluruhan rencana perjalanan seperti tanggal beserta tempat yang akan anda tuju. Tak kalah penting untuk diingat, hindari memamerkan foto - foto boarding pas atau paspor, karena kondisi itu tak hanya akan mengungkap informasi perjalanan anda tetapi juga detail informasi mengenai diri anda yang bisa disalahgunakan.
4. Alamat rumah dan tempat kerja
Pasal ini bukan membahas tentang soal mengetikkan alamat rumah dan kantor yang lengkap di profil Facebook atau media sosial lainnya. Yang sering orang - orang kurang sadari adalah aktivitas 'check in' dan 'geo tag' foto, sebenarnya sudah bisa memberikan detail keberadaan anda. Misalnya, geotag yang ditambahkan di foto Instagram akan mampu menarik informasi peta digital dimana sebenarnya anda sedang berada saat itu. Jika semua geotag anda akan mengarahkan kepada lokasi yang sama, maka seseorang yang berniat jahat bisa saja menyimpulkan dimana anda akan tinggal dan bekerja saat ini maupun di masa depan.
5. Foto tertentu buat anak - anak
Siapa yang merasa kurang gemas untuk tidak memposting kelucuan anak - anak mereka di medsos. Nah, menyangkut masalah anak - anak dan medsos, memang harus lebih ekstra hati - hati. Anda harus lebih selektif untuk foto - foto tertentu, disarankan anda sudah menndapat izin dari orangtuanya sebelum memposting apapun. Bahkan jika itu adalah foto anak - anak anda sendiri, hindari foto - foto yang terlalu mengekspos bahkan menempatkan anak - anak dalam kondisi bahaya, antara lain termasuk kemana mereka akan bersekolah dan yang lainnya.
6. Informasi kartu kredit dan detail financial
Beberapa orang ada yang memposting foto - foto kartu kredit mereka di medsos. Semoga saja anda bukan salah satunya. Ada juga yang secara sengaja atau kurang sadar mengungkap detail finansial dengan menyebutkan tentang bank - bank yang digunakan dan rata - rata memberikan pendapatan dalam sekilas percakapan di Facebook atau Twitter conversations.
Ingatlah bahwa informasi tempat dan tanggal lahir saja sudah cukup bagi hacker untuk mengakses informasi finansial anda lebih jauh.
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.