Apakah yang menyebabkan anda merasa tertarik untuk berkunjung ke Jepang ? Sebagian orang berpendapat bahwa fashion ala remaja Jepang saat ini sedang digandrungi oleh anak – anak muda di mancanegara, dimana banyak yang ingin mencoba memakai pakaian tradisional Jepang bernama kimono.
Yang baru pertama kali mengenal kimono, perlu mengetahui tentang jenis – jenis kimono terbaik yang aman dan nyaman anda kenakan sekedar buat acara jalan – jalan santai ke kuil – kuil cantik yang ada di setiap kota baik itu kota kecil hingga kota – kota besar di Jepang dimana hampir setiap hari anda bisa menjumpai gadis – gadis Jepang Â
Berikut adalah beberapa jenis baju tradisional Jepang bernama kimono yang bisa anda pilih untuk acara jalan – jalan santai bersama keluarga di Jepang :
1. Gaya Kimono Irotomesode
Pakaian ini terbuat dari tomesode yang berwarna cerah. Kimono jenis ini wajib dikenakan oleh wanita dewasa yang sudah atau belum menikah di atas usia 40 tahun. Pemilihan motif kain adalah terfokus pada lambang yang tertulis di kain dan dapat disesuaikan dengan jenis acaranya. Kimono irotomesode dipakai untuk menghadiri acara – acara yang tidak memperbolehkan para tamu untuk datang memakai kuritimesode atau model baju formal misalnya saat menghadiri resepsi di istana kaisar atau undangan keluarga bangsawan di luar negeri.Â
| Â |
| Â |
Furisode adalah model baju kimono paling formal untuk para wanita muda atau gadis – gadis remaja yang belum menikah. Bahannya adalah berwarna cerah dengan motif yang mencolok di seluruh bagian kain.Ciri furisode adalah bagian lengan yang sangat lebar dan fashionable menjuntai ke bawah sehingga memberi kesan semampai dan langsing pada si pemakai yang masih remaja dan diharapkan ada lelaki pujaan hati yang tertarik melihat gadis tersebut. Cocok dikenakan saat ada acara pesta ilang tahun di sekolah, acara pernikahan dan lain sebagainya.
| Â |
| Â |
Iromuji adalah kimono semiformal, tetapi bisa dimanfaatkan sebagai kimono formal apabila iromuji memakai kain dengan motif gambar - gambar sebagai lambang keluarga kerajaan di Jepang. Iromuji terbuat dari bahan kain yang bertekstur dan memiliki warna lembut seperti biru muda, pink, kuning dan warna lembut lainnya. Iromuji dapat dikenakan pada acara pernikahan dengan memakai kain yang memiliki gambar lambang keluarga sebanyak lima jenis berulang – ulang.
4. Gaya Kimono Komon
Komon adalalah gaya kimono santai untuk wanita yang sudah atau belum menikah tetapi beruisa dewasa. Ciri khas dari kimono jenis ini adalah bermotif sederhana dan berukuran kecil - kecil yang berulang – ulang dan kurang fashionable sehingga lebih cocok dikenakan oleh wanita dewasa. Komon dikenakan untuk acara – acara jalan santai, menghadiri pesta makan malam keluarga, reuni teman – teman lama, bertemu dengan teman baru atau menonton pertunjukan di gedung bioskop. Kimono jenis ini cocok juga dikenakan pada saat menghadiri acara - acara santai dan bisa dipadupadankan dengan busana biasa sejenis celana panjang.
| Â |
| Â |
5. Gaya Kimono Homongi
Hamon - gi ( baju untuk berkunjung ) adalah gaya kimono formal untuk wanita karir, sudah menikah atau belum menikah. Pemakainya bebas untuk memilih bahan dasar berupa kain untuk memakai bahan tersebut menjadi baju kimono, namun di Jepang lebih suka yang bergambar lambang keluarga, keluarga kerajaan atau tidak sama sekali. Ciri khas homongi adalah motif di seluruh bagian kain, depan maupun belakang. Homongi dikenakan sewaktu menjadi tamu resepsi pernikahan, upacara minum teh, atau merayakan tahun baru.
Semoga bermanfaat !
Â
Â
Â
Â
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.