Kalau sekarang kucing anda sedang mengalami muntah yang cukup berbahaya, anda diharapkan jangan langsung panik. Tenanglah dan pertama - tama cari tahu dulu apa penyebabnya, barulah anda bisa mengobati kucing ini. Untuk membantu pecinta kucing, maka kami menulis tentang hal yang bermanfaat erat kaitannya dengan kucing.
Penyebab Kucing Muntah
Kenapa kucing peliharaan anda akhir – akhir ini sering muntah ? Sebenarnya ada banyak faktor yang menyebabkan kucing anda muntah, karena itu anda harus baca ulasan kami di bawah ini tentang beberapa hal yang sering menjadi penyebab muntahnya kucing yang kami rangkum dari berbagai sumber berita tentang hewan peliharaan.
1. Virus Panleukopenia. Virus ini sangat berbahaya bagi kesehatan kucing anda dan sekali – kali dianggap remeh ! Karena virus ini bisa menyebabkan kucing anda muntah dan mengeluarkan cairan kuning lalu mencret.
2. Muntah bulu. Muntah bulu (hairballs) menjadi hal yang umum terjadi terhadap kucing peliharaan anda dan menyebabkan kucing anda mudah muntah. Biasanya kalau bulu mati pada kucing yang tertelan secara tak sengaja saat kucing menjilati badan ataupun setelah self grooming (mandi) dimana bulu – bulu mereka bisa nyangkut di lidah kucing setelah menjilati bulu. Kalau sudah terlanjur seperti ini dan terus menerus terjadi, bulu kucing tersebut akan semakin banyak menumpuk pada area pencernaan sehingga ruang untuk makanan / minuman yang sebenarnya menjadi kurang. Dapat dipastikan tak lama kemudian kucing akan memuntahkan makanannya.
3. Makanan. Makanan si kucing bisa saja menjadi penyebab utama kucing anda muntah. Ada beberapa kasus yang menyebabkan kucing anda mudah muntah karena makanan yang salah misalnya, dia mengkonsumsi makanan berlebihan sehingga dia kekenyangan. Akibatnya adalah kucing jadi tidak mau makan lagi dan bisa memuntahkan makanannya.
4. Kucing hamil. Penyebab kucing muntah selanjutnya adalah hamil. Manusia pada saat sedang hamil biasanya rentan mengalami muntah – muntah, kasusnya hampir sama dengan kucing, salah satu ciri - ciri kucing hamil yaitu muntah. Muntah ini disebabkan karena hormon esterogen yang meningkat di dalam tubuh membuat cairan asam lambung dalam perut  si kucing ikut meningkat. Kemudian setelah makan, dia akan mual dan bisa muntah.
5. Keracunan. Bahaya sekali kalau kucing anda di rumah mengalami keracunan dan akan terancam hidupnya. Kalau anda kebetulan memiliki kucing yang dibebaskan bermain diluar rumah maka kemungkinan besar ada kesempatan seperti ini. Misal saja kucing anda haus tapi di sekitar mereka tidak disediakan air minum, terus dia asal saja mencari dan bertemu air comberan atau air bekas cucian baju. Kalau diminum maka bisa saja kucing muntah berbusa putih.
6. Parasit. Parasit paling sering menjadi penyebab utama kucing anda muntah. Biasanya parasit bisa dengan mudah masuk ke tubuh kucing lewat makanan dan juga lewat bulu – bulu saat mereka bermain di luar rumah.
7. Makan benda asing. Kucing peliharaan yang suka makan benda asing seperti plastik, kertas, mainan dan apapun yang sebenarnya tidak bisa dimakan. Anda tidak bisa menyalahkan kucing begitu saja karena mereka memang hobby untuk menggigit sesuatu yang asing.
8. Penyakit. Ada beberapa jenis penyakit muntah yang rentan dialami oleh kucing anda di rumah seperti : muntah cairan kuning – selain disebabkan oleh virus di atas ternyata muntah bisa juga karena penyakit hati pada kucing. Muntah berdarah – kucing bisa muntah disertai dengan darah. Yang pertama jika muntah darah berwarna coklat gelap biasanya disebabkan karena masalah pada usus. Kalau darah cerah segar maka ada luka di dalam saluran pencernaan si kucing. Muntah berlendir – peradangan usus menjadi penyebab lendir berwarna kuning yang keluar lewat muntahan si kucing. Muntah cairan empedu – seperti sakit radang pankreas ? Radang pankreas disebut juga dengan inflasi usus. Karena penyakit ini pada umumnya menyebabkan kucing anda bisa muntah dan mengeluarkan cairan empedu berwarna hijau tua.
Cara Mengatasi Kucing Muntah
Kalau anda sudah mengetahui penyebab kucing bisa muntah, maka anda wajib memberi obat buat menyembuhkan dan mencegah penyakit bertambah parah, dimana diketahui ada berbagai cara yang bisa anda lakukan untuk mengobati kucing yang muntah (diambil dari berbagai sumber).
1. Cara mengatasi kucing muntah yang bersifat normal. Jika kitten maupun kucing dewasa anda menunjukkan gejala muntah biasa seperti muntah karena sedang hamil, muntah bulu, atau muntah karena makanan yang tidak cocok maka anda masih bisa menangani kucing muntah dengan cara praktis di rumah.
Cara mengatasi kucing muntah yang tidak terlalu parah adalah jauhkan kucing anda dari benda asing, rumput, mainan kecil dan sebagainya agar dia tidak sengaja memakannya. Anda juga bisa mencoba untuk tidak memberikannya makanan dan minuman dalam waktu minimal 12 jam. Kalau mereka terus mengeong seperti sedang kehausan mencari minum setelah 12 jam, segera beri kucing anda air minum. Lalu berikan dia makanan yang rendah lemak, lembek dan dalam porsi kecil. Jika anda melihat mereka sudah mampu beraktifitas seperti biasa, maka anda bisa kembali merawatnya seperti biasa.
2. Cara mengatasi kucing muntah yang sudah berbahaya. Kucing anda sudah menunjukkan gejala akan muntah - muntah selama lebih dari 24 jam atau menunjukkan sikap lemas seperti sehabis muntah dikarenakan penyakit tersebut di atas maka segera minta bantuan dokter hewan atau medis.
Demikian kami menjelaskan semoga bermanfaat !
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.