Kami rangkum dari berbagai sumber, kenapa bulu kucing rontok ? Ada beberapa penyebab utama atau alasan bulu kucing anda di rumah menjadi rontok, diantaranya sebagai berikut :
1. Memang waktunya
Sudah sering disinggung sebelumnya bahwa kalau pada waktu – waktu tertentu kucing anda mulai mengalami kerontokan bulu, ini adalah normal. Biasanya setahun sekali kucing akan mengalami kerontokan bulu dalam jumlah banyak namun akan cepat berganti dengan bulu – bulu baru. Kucing betina yang sedang birahi maupun hamil adalah sangat rentan mengalami kerontokan bulu.
2. Kekurangan gizi
Biasanya kondisi ini sering dianggap sepele sehingga banyak dari anda yang cuek – cuek saja melihat kucing peliharaan mengalami kerontokan bulu, tapi jika dibiarkan begitu saja maka bisa menyebabkan si kucing bulunya rontok parah. Penyebab bulu rontok pada kucing salah satunya adalah kekurangan vitamin A, E, dan zat protein dimana nutrisi tersebut sangat dibutuhkan dalam pembentukan bulu kucing yang baru.
3. Vitamin yang berlebih
Nomer dua adalah kekurangan, sedangkan yang satu ini merupakan kelebihan. Diketahui bahwa vitamin penting buat menjaga kesehatan si kucing. Tapi kalau kelebihan atau overdosis, bisa -bisa membuat kucing anda menjadi doping. Maksudnya bisa terjadi kerontokan bulu, kulit kering, mengelupas dan berkerak. Jadi usahakan berikan vitamin secukupnya saja.
4. Salah pilih produk mandi
Kalau yang satu ini anda harus teliti. Biasanya produk mandi yang sering digunakan untuk kucing adalah shampo. Jika anda memandikan kucing dengan shampo yang tidak cocok maka justru akan membuat bulu kucing anda akan rontok. Hindari menggunakan produk shampo kucing yang busanya terlalu banyak, seringkali ditemukan kadar detergen yang cukup tinggi. Bisa - bisa kulit kucing anda akan teriritasi dan bulunya tambah rontok.
5. Alergi
Alergi merupakan salah satu penyebab utama bulu kucing anda menjadi rontok, walaupun bukan penyebab utama namun terdapat pemicu yang serius misalnya dari obat, pemberian vaksin yang salah, parasit bahkan dari makanan kucing. Kalau sudah terlalu parah maka langsung dibawa ke dokter hewan terdekat.
6. Suhu
Hampir sama seperti nomor 1, kondisi ini sudah waktunya dan memang wajar. Fungsi utama dari bulu kucing yaitu sebagai pengatur suhu badan agar tetap merasa hangat. Saat musim dingin tiba di luar negeri, bulunya yang lebat akan menghangatkan tubuhnya, kemudian saat musim sedang panas, sebagian bulunya akan rontok supaya mereka tidak kepanasan disamping akan tumbuh bulu – bulu muda yang lebih kuat.
7. Kutu dan pinjal
Ektoparasit yang satu ini rentan bermukim di bulu dan kulit kucing. Mereka akan mengambil nutrisi tubuh yang ada di dalam darah kucing melalui kulit, dimana nutrisi dapat diambil otomatis seperti sistem kerja seekor nyamuk yang menggigit tangan manusia, jika dibiarkan begitu saja maka bulunya akan rontok. Nutrisi tersebut digunakan untuk menjaga kesehatan bulu kucing agar tetap kuat dan tidak mudah diserap sama si parasit.
8. Tungau
Tungau menyebabkan rontoknya bulu kucing ialah si demodex dan scabies. Hampir sama seperti kutu dan pijal, tapi si tungau ini bisa membuat terowongan - terowongan kecil yang dapat dilihat seperti lubang pada kulit kucing melalui kaca pembesar. Kalau sudah terlanjur parah maka kulitnya bisa infeksi dan bulunya mudah rontok.
9. Jamur
Bulu kucing yang panjang akan rentan terkena jamur apabila kondisinya sangat lembab. Akibatnya bulu akan rontok
10. Pengobatan
Biasanya setelah kucing mendapatkan pengobatan dan perawatan tertentu terhadap bulunya maka akan mengalami kerontokan.
11. Stres
Kucing kalau sudah stress akan berpengaruh buruk terhadap kesehatan pembuluh darah yang berfungsi mengirimkan nutrisi ke seluruh tubuh bisa macet sehingga kucing anda tidak bergairah dan bulunya akan mudah rontok.
Cara Mengatasi Bulu Kucing Rontok
Jika anda sudah tahu kenapa bulu kucing mudah rontok, sekarang tinggal anda belajar cara mengatasi bulu rontok pada kucing yang kami rangkum dari berbagai sumber.
1. Biarkan dan rawat seperti biasa
Untuk beberapa penyebab seperti sedang musim kucing sakit, sewaktu kucing hamil atau birahi, dan sehabis pengobatan sebaiknya anda tetap rawat seperti biasa.
2. Berikan mainan dan buat dia merasa nyaman
Jika kucing anda sedang stres, maka berikan mainan khusus buat kucing atau ajak kucing anda jalan - jalan. Kalau kucing anda senang, maka secara otomatis bulunya tidak mudah rontok dan tentu saja anda juga akan dibuat senang.
3. Ganti produk yang cocok
Entah itu produk makanan, produk buat mandi atau produk kucing yang berhubungan langsung dengan kesehatan badannya. Jika tidak cocok maka segera saja diganti, atau dengan konsultasi ke ahlinya / dokter hewan terdekat.
4. Memandikan si kucing
Dengan perawatan yang telaten seperti memandikan kucing secara rutin diharapkan dapat mengatasi bulu kucing rontok. Memandikan kucing ampuh untuk membasmi parasit, tungau, jamur, atau bakteri yang dapat mempengaruhi kesehatan bulu kucing. Bila anda ingin tahu cara tepatnya, maka anda bisa baca cara memandikan kucing di rumah sendiri melalui buku tentang perawatan kucing / web site terkait.
5. Beri vitamin
Ingat, beri vitamin dalam batas yang wajar saja. Hanya untuk mencukupi kebutuhan nutrisi dan menjaga kesehatannya, jangan sampai kucing terlanjur doping.
6. Menyisir bulu kucing
Menyisir bulu kucing banyak manfaatnya seperti :
- Untuk melancarkan metabolisme tubuh kucing yang nantinya akan berdampak bagus untuk kulit, seperti terapi pijat.
- Bisa menyingkirkan kutu dan tungau kalau anda memakai sisir khusus.
- Hubungan emosional anda dan si kucing bisa makin dekat.
Dari berbagai manfaat tersebut di atas tentunya diharapkan bisa untuk mengatasi bulu rontok pada kucing dan mencegah bulu rontok kembali.
7. Obat bulu kucing rontok
Anda bisa memberinya obat bulu kucing rontok khusus kucing yang biasanya bisa dibeli di Pet Shop. Gunakan secukupnya saja.
Untuk mengatasi bulu kucing yang rontok maka anda harus paham dulu apa yang menyebabkannya. Setelah anda tahu, maka anda dengan mudah bisa mengatasinya. Tapi jika anda masih ragu untuk mengatasi bulu kucing rontok, maka sebaiknya anda bawa saja kucingya ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik.
Â
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.