Victoria merupakan salah satu kota yang terletak di bagian tenggara benua Australia adalah negara bagian yang mempunyai penduduk terpadat kedua di Australia. Dahulu, Victoria terkenal sebagai salah satu tempat penghasil emas dan batu bara terbesar di dunia. Sekarang, hasil produksi kedua benda bernilai ekonomi tinggi tersebut  hampir sama dengan negara bagian lain namun sejalan dengan perkembangan jaman, membuat kota ini melaju dengan pesat sebagai kawasan agrikultur karena curah hujannya rata – rata per tahun sangat tinggi dibandingkan negara bagian lainnya.
Perkebunan di Australia era sekarang sangat banyak dan mudah untuk dijumpai seperti perkebunan pisang, nanas, aneka sayur mayur, pear, anggur dan apel terutama di kawasan perkebunan internasional kota Victoria, apel adalah jenis buah – buahan yang paling banyak ditanam untuk wilayah kota Victoria Selatan dan Victoria Barat, bahkan tidak jarang kawasan perkebunan buah – buahan dan sayur – sayuran segar ini dipakai sebagai objek pariwisata oleh pemerintah setempat dimana hampir setiap tahun selalu ramai dikunjungi oleh berbagai wisatawan asing dari seluruh dunia.
Adalah sebuah keluarga kecil dari Amerika Serikat, Mr. Daniel Matthew hidup bersama dengan istri dan satu – satunya putri tunggal mereka bernama Jenny Matthew, tinggal di dalam vila besar dan mewah pemilik perkebunan apel yaitu keluarga kaya raya dari Australia, Mr. Mac Bhriain Cailym, dimana mereka semua adalah keluarga para pekerja kebun (dan kebanyakan berasal dari Mesir, hanya beberapa merupakan orang asli Amerika), juga ada beberapa keluarga para pemetik buah terutama bila musim panen tiba.
Jenny Matthew tumbuh sebagai seorang gadis jelita di tengah – tengah tradisi kuat orang – orang yang begitu mencintai tanaman. Namun dia tahu, ada sesuatu yang tidak normal dalam tubuhnya. Setelah beberapa kejadian alam terlewati, tidak semua orang bisa melihat kehidupan masa lalu dari orang - orang di sekitar mereka dengan perasaan nyaman seperti yang sering Jenny lakukan terhadap teman – temannya di perkebunan. Jenny berusia 19 tahun adalah remaja yang mempunyai bakat sebagai seorang peramal yang ulung, dan memang dia bisa melihat masa lalu dari kehidupan seseorang. Dia bisa melihat orang - orang dan memvisualisasikan kesedihan dan kesenangan mereka, hal - hal yang masih belum terselesaikan di kehidupan masa lalu tersebut. Jenny juga mampu melihat dengan cara menyentuh fisik orang lain. Penggambaran sebuah pekerjaan dan lingkungan tempat tinggal yang menarik, dilihat dari sudut persahabatan, cinta dan kesetiaan, menjelaskan pentingnya penerimaan seseorang sebagai seseorang sesuai dengan dirinya sendiri.
Musim buah apel di kota Victoria.
Lihatlah pohon rindang dengan lebatnya buah apel berwarna hijau dan merah. Kelihatan ranum dan membuat mata tak jemu memandang indahnya pesona alam perkebunan apel milik keluarga Cailym, menimbulkan semacam hasrat kuat untuk mengulurkan tangan ingin memetik langsung sebutir buah apel tersebut langsung dari pohonnya, hmmmmm pasti terasa enak. Ini hanya sebagian kecil saja suasana panen buah apel di perkebunan luas milik keluarga Caylim di kota Victoria. Biasanya, area perkebunan dipenuhi oleh para pemetik buah yang sudah mulai bekerja sejak subuh hingga sore, dan petang mereka pulang ke vila atau camp. Memetik buah – buah apel tersebut, mereka menggunakan tangga supaya dengan mudah bisa meraih satu per satu buah apel yang ada di pucuk dahan pohonnya. Sebagian dari buah apel ini bisa dikonsumsi secara langsung dalam keadaan segar, tetapi dibeberapa perkebunan besar dan terkenal, sebagian buah apel diolah menjadi sirup manis buah apel atau jus buah apel segar. Apel dalam kondisi bagus dikumpulkan satu per satu oleh para pekerja dalam kantong – kantong khusus untuk selanjutnya dijual atau diolah menjadi beberapa macam minuman olahan berbahan dasar buah apel, sedangkan buah yang sudah jatuh atau sisa karena bentuk kurang sempurna, bisa dibawa pulang pekerja ke camp atau vila untuk selanjutnya mereka olah menjadi makanan serba guna seperti salad, manisan apel, cake apel atau dibagi – bagikan kepada tetangga, teman – teman sepermainan atau sesama teman – teman pekerja untuk dijual lagi dengan harga lebih murah atau dikonsumsi sehari – hari dalam keadaan segar.
Pada bulan Januari sampai Mei, merupakan waktu terbaik untuk panen buah apel, dan buah – buahan lain yang juga terdapat di perkebuanan keluarga Cailym seperti buah peaches, plums dan pears. Jika kondisi cuaca cerah, panen bisa berlangsung baik sehingga hanya sedikit buah – buahan yang terbuang karena jatuh atau bentuknya jelek. 70% - 80% panen berhasil dijual dengan nilai ekonomi tinggi. Saat cuaca dalam keadaan buruk, panen bisa gagal total karena banyak buah ranum yang busuk serta terkena hama.
Pada suatu hari, masih di musim panen perkebunan buah – buahan keluarga Cailym.
Jenny berjalan – jalan ke kebun, bermaksud membantu keluarganya memetik buah apel dan buah – buahan yang lainnya, ketika seseorang menyapa dia sangat ramah, “ Hai ? Apa kabar ? “ Pemuda itu bernama Daniel Daulton, seseorang yang baru tinggal di kompleks perumahan elit La Ermita dekat dengan area perkebunan buah. “ Baik, nama saya Jenny dan Anda siapa ? Senang berkenalan dengan Anda ! “ Antusias Jenny menjabat erat tangannya, Â
Pertemanan mereka terjalin erat semenjak itu, kemana – mana selalu berdua apalagi mereka kuliah di tempat yang sama, Victoria University. Hingga hari Sabtu tiba, tidak ada kegiatan khusus yang bisa dilakukan oleh Jenny, untuk melewati hari supaya tidak membosankan, Jenny bermaksud membersihkan gudang ruang bawah tanah vila tempat keluarga mereka menyimpan benda – benda yang sudah tidak berguna, dimana gadis ini tanpa sengaja menemukan kembali sebuah kotak musik tua yang masih bisa digunakan dengan baik. Dia membuka perlahan – lahan kotak tersebut dan terdengar alunan musik klasik Beethoven menusuk sangat merdu kedua gendang telinga Jenny, sempat beberapa saat gadis itu lupa ingatan ! Sayup – sayup dari lantai satu ruang makan keluarga, terdengar suara bunda memanggil dia untuk waktu makan siang, Jenny kaget dan menemukan sebuah perasaan aneh menyelimuti hati dan jantungnya, pikirannya langsung tertuju kepada Daniel, mungkin mereka kelak bisa memiliki lebih banyak kesamaan daripada yang mereka jalani saat ini, seperti kehidupan masa lalu dari kedua keluarga tersebut.
Kotak musik ini merupakan salah satu alat musik kuno abad ke - 19 yang melantunkan alunan musik – musik klasik dengan memakai serangkaian pin ditempatkan dalam suatu silinder atau cakram yang berputar perlahan – lahan sehingga menyentuh gigi - gigi dari serangkaian sisir besi. Alat ini adalah perkembangan dari kotak serupa yang banyak muncul pada abad ke - 18 dan disebut dengan istilah carillons à musique. Beberapa ragam kotak musik lainnya yang mempunyai fungsi kompleks seperti drum dan lonceng kecil, disamping nada – nada yang dihasilkan dari dalam suatu kotak musik adalah berbeda dengan alat musik jenis lainnya. Jenny memperhatikan lebih seksama lagi, kotak musik Sang Balerina kuno ini ternyata diproduksi oleh sebuah perusahaan alat – alat musik berkantor di kota Romanov Rusia. Dia teringat salah satu cerita ayahnya dahulu semasa dia masih kanak – kanak bahwa salah seorang saudara kakek mereka dari pihak ayah, Christopher Anthony Sr, pernah tinggal di kota Romanov untuk keperluan bekerja di sebuah perusahaan perkebunan besar kopi, kelapa sawit dan teh.Â
Menggunakan petunjuk kecil dari kotak musik tersebut, Jenny berbagi cerita dengan Daniel tentang mimpi – mimpi aneh yang kerap dia alami saat tidur di malam hari, bahwa sangat jelas dia berada di sebuah kastil kuno seperti Kastil Neuschwanstein abad ke – 19 yang terletak jauh di atas puncak bukit Hohenschwangau bagian selatan Bavaria, Jerman, bertemu seseorang dalam balutan pakaian serba hitam dan topeng putih tanpa mata dan hidung serta organ – organ wajah penting lainnya menutupi wajah orang tersebut. Daniel menyarankan agar mereka langsung saja menuju ke kota Romanov di Rusia untuk melihat mungkin ada beberapa petunjuk penting yang bisa membantu Jenny menemukan seseorang yang kerap hadir dalam mimpi – mimpi buruk di setiap tidur malamnya.  Â
Mereka berdua menuju ke kota Romanov Rusia dan membuat mereka percaya bahwa mereka telah ada bersama - sama sebelumnya, meski hanya sebatas tali persahabatan biasa.
Kota Romanov, Romanov Les Hotel Kostroma Rusia.
Tapi mereka tidak sendirian. Adalah seseorang bernama Nikolai Christopher, pemuda misterius dimana Jenny telah melihat dia berkali – kali dalam mimpi ternyata juga ada di kota ini ! Ketika Nikolai muncul di pintu hotel tempat mereka berdua menginap, Jenny dipaksa untuk mengakui bahwa ia telah melakukan perjalanan panjang melalui ruang dan waktu untuk menemukan dua sisi kehidupan berbeda yang di dapat dari dua pemuda berlainan karakter. Berani melakukan hal – hal lain yang berlawanan arus, itu berarti bahwa ia telah menantang hukum waktu dan agama, bertugas menjaga orang - orang dalam waktu yang tepat, serta bertekad untuk mengirim pemuda itu kembali ke kehidupan indahnya saat mereka berdua belum dipertemukan oleh alunan merdu musik klasik yang keluar dari kotak musik tua peninggalan kakek Jenny di gudang ruang bawah tanah vila keluarga mereka tinggal, dan membiarkan Jenny hidup bahagia bersama – sama dengan Daniel.
Hari pertama, mereka berdua sedang menikmati makan siang di dalam restoran hotel. Menu yang dipilih adalah sangat sederhana yaitu hidangan khas kota Rusia, Kartoshka Chita merupakan nasi disajikan dengan telur campur pasta daging sapi dan daging ayam dipotong kotak – kotak dengan baluran bumbu khas Rusia, ada juga Blini Tsarkie merupakan nasi dan daging sapi yang dimasak menggunakan bumbu khas Rusia lalu dibalut dengan Blini (adalah lembaran dari adonan roti yang di dalamnya biasa diisi nasi dan daging ayam berbumbu, buah – buahan atau sayur – sayuran segar), terakhir kami memesan Russian Tea Ceremony dengan hidangan penutup berupa Mors (aneka buah – buahan segar seperti anggur, stroberi dan pisang).
Disela – sela waktu luang kami menikmati makan siang bersama, seorang gadis Jepang masuk ke dalam restoran, tanpa sengaja tersandung salah satu kaki Jenny sehingga gadis itu jatuh tersungkur di lantai dengan hidungnya membentur salah satu meja makan restoran, darah segar mengucur deras dari hidung mancung gadis itu. Mereka berdua tentu saja sangat terkejut lalu menawarkan bantuan, menolong ia untuk berdiri serta memberi selembar sapu tangan untuk mengeringkan luka di hidung. Insiden kecil tersebut telah membawa ke sebuah persahabatan baru diantara mereka bertiga, dia bernama Emily Aiko akhirnya ikut makan siang bersama.   Â
Melalui Emily akhirnya Jenny bisa berkenalan langsung dengan sosok pemuda misterius yang selalu muncul di setiap mimpi – mimpi buruk tidurnya di malam hari, Nikolai Christopher.
Mereka bertiga, Daniel, Jenny dan Nikolai akhirnya menemukan link untuk bergabung dan berkenalan satu dengan yang lain melalui seorang gadis Jepang, Emily, dimana ketiga anak manusia tersebut selain Emily, berpacu dengan waktu, untuk menyelami makna kehidupan nyata seperti setelah kematian mencengkeram mereka berdua (Jenny dan Nikolai) selama beberapa kurun waktu. Walaupun Jenny sudah berkenalan dengan Nikolai secara langsung, namun di mata dia, Nikolai tetaplah seorang pemuda misterius yang selalu muncul dalam lukisan mimpi – mimpi Jenny. Seperti menyadari reinkarnasi dan perjalanan waktu teramat panjang telah menyatukan kembali dua belahan jiwa ?
Melalui visi dan dari percakapan serius antara Nikolai dengan Jenny, akhirnya mereka berdua mengerti bahwa dia, Nikolai adalah salah seorang anggota keluarga kaya raya pemilik perkebunan besar kopi, kelapa sawit dan teh bernama Michael Romanov tempat dimana kakek Jenny yaitu Christopher Anthony Sr. pernah menetap dan bekerja di sana sebagai seorang pekerja kebun. Sebuah cerita menarik sepertinya akan dimulai, sekelompok anak muda di bawah arahan Jenny berusaha untuk menolong Nikolai untuk mengembalikannya ke hari - hari bahagia dimasa lalu sebelum peristiwa mengerikan tersebut terjadi.
Tak berujung pangkal, waktu berputar sangat cepat, di masa sekarang juga dari masa lalu. Visi dan perjalanan waktu dimasukkan tepat ke dalam seluruh peristiwa. Aku benar - benar senang dan begitu menikmati kedekatan mereka berdua, Jenny dan Nikolai dalam membuka selubung tabir rahasia dahulu di antara kedua keluarga tersebut serta bisa menambahkan potongan demi potongan dari latarbelakang keduanya, dimana pada waktu itu tahun 1901, keluarga Romanov mengalami nasib tragis yang menimpa kehidupan mereka, perampokan dan pembunuhan berantai terhadap seluruh keluarga besar Michael Romanov, hanya seorang putra bungsu mereka berhasil diselamatkan oleh kakek Jenny beserta para pekerja kebun lainnya, mereka di tengah gelapnya malam dalam sebuah badai besar sedang melanda kota Romanov Rusia, berusaha untuk melarikan diri menuju ke Amerika Serikat. Aku berharap ada cukup sejarah untuk sedikit menyinggung pembaca dan generasi penerus suatu komunitas agar tertarik mengeksplorasi sejarah keluarga – keluarga kaya raya seperti keluarga Romanov.
Satu bulan mereka menikmati liburan yang menyenangkan di Rusia. Tak lupa beberapa kawasan wisata menarik bersama – sama mereka kunjungi seperti ke beberapa tempat belanja yang terdapat di jantung kota Rusia.  Berkeliling Moskow, Anda akan selalu diingatkan legenda Kremlin, karena dari sinilah denyut kehidupan kota Moskow dimulai. Di sinilah beragam arsitektur dan bangunan unik dari negeri beruang merah terbanyak ada mengelilingi hampir keseluruhan area kota.
Bosan menikmati keindahan tembok The Kremlin, bangunan - bangunan dengan arsitektur unik Eropa Timur, serta mengelilingi Red Square yaitu bangunan bergaya abad ke - 19 didominasi warna merah (The State Historical Museum) adalah museum terdapat benda - benda purbakala dari nenek moyang bangsa Rusia dahulu, menjadi etalase utama dalam menyimpan barang -barang berharga harta dari dinasti Romanov, kami kemudian beralih ke kawasan wisata lain.
Gereja ortodoks pilihan berikutnya, sederhana, bernama lengkap Kazan Cathedral. Bangunan ini letaknya berdekatan dengan jalan yang mempunyai ukuran selebar 5 - 7 meter. Di sebelah timur gereja, dekat lapangan merah, berdiri dengan megah Gum yaitu mal paling besar dan tertua yang ada di kota Moskow. Gum didirikan sekitar tahun 1890 - 1893. Mal ini mempunyai satu riwayat panjang sejarah yang sangat menarik minat banyak wisatawan asing berkunjung ke sini. Sebelum revolusi 1917, sejumlah 1.200 toko di bangun dalam area mal ini. Namun pada tahun 1928, Gum direnovasi menjadi sebuah gedung perkantoran elit oleh kelompok Stalin, setelahnya barulah kompleks mahal ini dibuka kembali pada tahun 1953 sebagai kawasan wisata department store terlengkap di dunia. Awal tahun 1990, mal ini diprivatisasi menjadi rumah untuk sebuah label terkenal dunia.
Anggota kelompok ini sekarang berjumlah kurang lebih 200 toko dan di dalamnya tergabung label - label mode barang – barang terkenal dari seluruh dunia. Sehingga Anda yang berbelanja ke sini jangan pernah merasa khawatir tidak menemukan barang - barang mode kelas atas karena di Eropa Timur, khususnya kota Moskow ini merupakan pusat kota yang sering menggelar festival mode berbagai tren barang mewah kelas dunia. Beberapa desainer terkenal dunia senang memajang karya – karya terbaru mereka di sini. Sesuai rekomendasi yang diberikan oleh tour guide kami, waktu yang tepat untuk mengunjungi kawasan wisata Gum adalah saat malam hari, karena keelokan bangunannya akan lebih terasa mempesona untuk dinikmati. Dimana seluruh bangunan terlihat jelas dibalut pencahayaan secara detail dari bangunan mal secara utuh. Selain Gum, tempat lain sebagai rekomendasi berbelanja adalah INnSHOPping, Ohotniy Riad dan Petrovskiy Passage terkenal karena mempunyai keunikan tersendiri khas negeri beruang merah. Pusat - pusat perbelanjaan favorit dunia ini banyak menawarkan bermacam – macam pilihan produk benda – benda menarik, dari sepatu, pakaian, parfum, tas, restoran, sampai perlengkapan elektronik.
Lelah menyusuri mal – mal elit yang ada di sepanjang jantung kota Rusia, kami melanjutkan acara jalan – jalan menyenangkan ini ke sebuah pasar tradisional terletak di kawasan Ismailova. Di sini kami menemukan beragam suvenir khas negeri Rusia. Pasar Ismailova  terdiri dari los -los atau kios - kios dalam area terbuka, sehingga saat musim panas berbelanja di sini udara terasa nyaman, hangat disamping Anda akan mendapatkan aneka suvenir dengan harga sedikit murah.
Emily dan Nikolai seperti kesetanan berbelanja pernak – pernik keperluan pernikahan mereka yang akan dilangsungkan nanti di musim semi dan kota Paris menjadi pilihan mereka untuk itu dan bulan madu. Sementara kami hanya memburu suvenir kecil saja.
Perjalanan terakhir kami adalah kawasan wisata Karelia merupakan salah satu tempat di Rusia yang mempunyai keindahan alam sangat mempesona dimana Anda bisa merasakan alam di bawah langit kutub utara menyatu sejalan dengan jiwa dan hasrat manusia. Di sini, di tanah yang keras dan dingin, Anda bisa bertemu dan belajar banyak tentang budaya unik dari generasi kuno, disamping Anda bisa menikmati semua pesona alam : aneka satwa liar dan langka, danau, sungai, hutan dan ladang. Terutama di kawasan danau Onega, terdapat satu keajaiban alam yang jarang ada di dunia yaitu kemunculan gletser di tengah danau pada musim – musim tertentu.
Begitu mempesona !
Minggu malam, kami berempat berpisah, Emily dan Nik masih di sini untuk beberapa keperluan bisnis mereka sementara kami berdua dengan visi misterius sudah terselesaikan dengan cara teramat manis, kembali ke kota Victoria apalagi menjelang musim dingin akan segera tiba, ada banyak hal lainnya yang tak kalah penting harus tetap kami jalani seperti kehidupan dan cinta harus tetap sejalan.Â
Jenny dan Nikolai akhirnya memahami bahwa mereka berdua ditakdirkan untuk terpisah dan tidak bisa hidup bersama – sama, kali ini untuk selama – lamanya karena misi dan visi sudah selesai, dimana gadis yang sebenarnya dicari sudah bertemu yaitu Emily Aiko, seorang gadis Jepang berkepribadian lembut adalah menjadi pilihan Nikolai Christopher untuk mendampinginya sebagai seorang istri yang akan diajak bersama – sama mengarungi bahtera kehidupan suami istri hingga usia tua nanti.
Â
Â
Â
Â
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.