article

Saat Yang Lain Berkata Tidak

Saat Yang Lain Berkata Tidak

Masing – masing manusia berhak bermimpi. Dimana setiap manusia berhak untuk mewujudkan semua mimpi dan harapan yang pernah mereka angan – angankan. Untuk meraih sebuah mimpi, tentu tidaklah semudah anda membalikkan telapak tangan. Ada banyak rintangan yang kemungkinan besar akan menghambat anda saat akan meraih mimpi – mimpi tersebut.

Ibaratnya adalah seekor semut yang sedang melakukan sebuah perjalanan panjang tetapi di tengah jalan mereka tiba – tiba terhadang oleh gunung besar. Bagi seekor semut, ini pastilah tidak mungkin untuk dapat menyingkirkan gunung maha besar tersebut. Hanya ada dua pilihan utama bagi semut – semut itu untuk tetap bisa mewujudkan , yaitu tetap melewati gunung itu dengan ketabahan hati dalam menghadi segala rintangan yang ada atau putar balik dan melewati jalan yang lain untuk kembali meraih impian dan bisa pulang.

Semut – semut itu akhirnya memilih untuk meneruskan perjalanannya. Ada banyak serangga yang memiliki tubuh besar mengancam kehidupan mereka, bahkan panas atau pun hujan tak pernah menyurutkan langkahnya. Hingga pada saatnya, semut – semut itu telah berada di balik gunung. Mereka berhasil mendaki gunung dan sekarang dia berada pada suatu tempat yang sangat indah dan dulu sangat diimpikan.

ads

Sama halnya dengan anda. Pada saat anda mempunyai impian dan harapan yang maha besar, maka anda harus memperjuangkannya. Saat anda akan bertemu dengan rintangan tersebut, maka anda harus mampu melewati semua rintangan dengan baik.

Kenapa anda tidak mengundang Yesus ke dalam setiap rencana dan pergumulan anda ? Karena apabila anda merasa jatuh, maka masih ada Yesus yang akan bersedia menopang dan menguatkan jiwa anda.

Mungkin bagi orang lain bisa dengan mudah melakukan hal tersebut, namun sebagian lagi tidak mungkin bisa meraih mimpi - mimpi itu, karena bersama Tuhan, segala sesuatunya akan menjadi mudah untuk dilakukan. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan Allah.

Ah, Tuhan ALLAH ! Sesungguhnya, Engkaulah yang telah menjadikan langit dan bumi dengan kekuatan - Mu yang besar dan dengan lengan - Mu yang terentang. Tiada suatu apapun yang mustahil untuk – Mu !

Yeremia 32 : 17.

Kepasrahan

Sejenak aku termenung dan menatap birunya air laut
Lalu menghela nafas dalam – dalam untuk kesekian kali
Guna menahan rasa iba dan takjub dalam hati
Lalu menahan rasa perih dalam luka yang tersembunyi

Hati – hati ku bertanya
Kenapa? Seperti ini kah yang aku harapkan ?
Dalam fikir dan gejolak bathin ini
Mulai memberontak tuk tidak terima

Tapi apa mampuku terhadap semua ini ?
Dimana sudah terjadi berkali – kali ?
Dan tidak ada yang akan mampu melawan
Kecuali Tuhan punya rencana yang belum anda tahu

Damai di hati, selamat Natal dan tahun baru 2017 !

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads