article

Tips Memilih DVD Player Sebelum Membeli

Tips Memilih DVD Player Sebelum Membeli

Apakah ada perbedaan antara berbagai DVD player, semua mengetahui bahwa DVD player menggunakan data digital. Khusus mengenai sistem, apakah anda lebih suka memasang DVD player langsung pada TV atau terhubung ke dalam perangkat home theater ? Berapa besar ukuran layar TV anda ? Serumit apakah perangkat home theater anda ?

Meskipun data dalam DVD adalah digital, video output semuanya masih analog, dimana hal ini memerlukan konverter video digital – to - analog, decoder dan prosesor tambahan dalam DVD Player. Kualitas gambar dan karakteristik jenisnya beragam diantara semua DVD player, perbedaan akan terlihat nyata ketika dilihat dalam TV dengan ukuran besar (36 inch keatas).

Apabila anda sedang mencari DVD player yang langsung dihubungkan ke layar TV di bawah 27”, maka anda tidak perlu menggunakan perangkat home theater, karena DVD player yang ada saat ini rata – rata menghasilkan gambar dengan kualitas “bagus”. Sulit bagi orang awam untuk membedakan antara kualitas gambar yang dihasilkan dalam berbagai DVD Player pada layar TV di bawah 27”. Hal inilah tampak sama pada kualitas suara yang dihasilkan oleh speaker TV. Berikut adalah beberapa fasilitas khusus yang bisa anda jadikan pertimbangan, dirangkum dari berbagai sumber :

ads

A. Compatible media

DVD - Video, DVD - Audio, Video CDs, audio CDs, CD - Rs, CD - RWs, HDCDs, SACDs.

B. Jenis DVD player

Biasanya terdiri dari model single disc dan multi - disc player. Beberapa model lainnya menyatukan player dengan layar LCD, berukuran kecil sehingga memudahkan anda membawa kemana - mana. Model lain lagi adalah dengan menyatukan DVD dengan home theater, DVD -TV atau bahkan DVD - Games seperti hanya PlayStation 2 dan Xbox.

C. Video Features :

Memaksimalkan DVD berkualitas dengan menampilkan gambar berkualitas tinggi, perhatikan alur pemrosesan video dan cobalah teliti kemampuan efek - efek khusus seperti pembesaran (zoom), progressive scan dan susunan video outputnya.

D. Video processing

Berguna untuk menghasilkan reproduksi gambar yang baik, kebanyakan DVD player memakai video konverter digital – to - analog (DAC) 10 - bit untuk menyerupai gradasi cahaya yang baik dan ketelitian warna – warna dari sumber film, menggunakan chips video processing yang mampu beroperasi pada 27 Mhz dengan kemampuan decoding dari sinyal kompresi MPEG - 2. DVD player dengan fasilitas ini akan menghasilkan gambar – gambar yang berbeda dari segi kualitas dan karakteristiknya, sebagian dikarenakan pemrosesan video untuk output dalam aspek rasio TV 4 : 3.

E. Efek - efek khusus

Pause, scan, slow motion, frame by frame. Hampir masing – masing DVD Players memiliki fungsi jeda (pause) dengan gambar yang sebening kristal. Banyak menampilkan model – model up to date yang memiliki fasilitas rewind – fast forward – sehingga anda bisa mencari adegan tertentu yang diinginkan secara cepat. Beberapa sudah ada yang memulai menerapkan efek slow motion atau frame by frame, baik arah ke depan maupun ke belakang .

F. Zoom

DVD player mempunyai fasilitas zoom dengan tingkat pembesaran berbeda – beda sehingga anda dapat mempelajari adegan dengan teliti. Beberapa diantaranya adalah memiliki kemampuan menggerakkan arah ke atas atau ke bawah, ke kiri dan ke kanan untuk memperbesar area layar. Jika di rumah anda saat ini memakai TV dengan aspek rasio layer 4 : 3, model - model tertentu akan dengan mudah dihilangkan pada bagian teks di bawah dan di atas layar sehingga anda akan mempunyai gambar full screen layaknya layar lebar, hanya saja anda akan kehilangan 33% area gambar karena melakukan proses cropping. Efek ini sangat bagus untuk DVD dengan aspek rasio 1.85 : 1, jika menggunakan 2.35 aspek rasio, tetap meninggalkan garis hitam di pinggir layar.

G. Progressive Scan

Adalah kemampuan untuk mampu menghasilkan gambar dalam satu lintasan (seperti halnya dalam layar komputer). Metode interlaced membutuhkan 2 lintasan untuk menghasilkan gambar, pertama untuk garis - garis ganjil, kedua untuk garis yang genap. Televisi analog konvensional lebih banyak mengaplikasikan metode ini dengan waktu refresh 30 kali perdetiknya. Sementara progressive scan bisa anda lakukan sebanyak 60 kali refresh perdetik. Fasilitas ini dapat memungkinkan anda memperoleh hasil maksimal, gambar yang tidak berkedip, lebih bergerak dan tidak meninggalkan bayangan apabila anda menggunakan digital TV, HDTV atau monitor beresolusi tinggi. Untuk mengurangi bayangan, carilah DVD player dengan kemampuan pulldown 2 : 3 (populer dengan istilah 3 : 2 pulldown atau 3 : 2 inverse). Hasilnya adalah bayangan yang super minimal jika mau menonton gambar yang berbasiskan film. Carilah digital TV dengan feature 480p pada video component inputnya. Progressive scan ini bermanfaat untuk TV jenis konvensional.

H. Video outputs

Component video, S - Video, atau composite video, merupakan komponen wajib ada dalam DVD player anda, pastikan anda membeli DVD player dilengkapi dengan komponen video output. Komponen video ini memungkinkan hasil gambar yang baik dan reproduksi warna yang tajam dan akurat. Jika komponen video ini kurang tersedia, periksalah apakah sudah dilengkapi dengan S - video output sebagai pilihan kedua meskipun kualitas warna tidak senyata komponen video. Jika keduanya tidak ada, cobalah anda memakai saluran komposit video, walaupun tidak wajar, namun tetap mampu menghasilkan gambar yang jauh lebih baik dibandingkan VHS dan  VCR. TV model lama rata – rata tidak mempunyai fasilitas di atas, gunakan modulator RF dengan komposit video output dari DVD player lalu sambungkan ke input antenna. Progressive scan DVD player hanya berfungsi sebagai progresif output sinyal video ke digital TV (feature 480p) melalui komponen video output. Biasanya progressive scan DVD player mempunyai output untuk progressive scan maupun interlaced scan video dengan menggunakan komponen video outputnya, swich di belakang panel, atau on - screen menu display. S - Video dan koneksi komposit video tidak mendukung sinyal progressive scan. Terakhir, disarankan membuat rangkaian kabel koneksi dengan jack berlapis emas untuk menyalurkan aliran listrik secara maksimal.

I. Fasilitas audio

Jika anda mempunyai system theater surround sound atau mempertimbangkan untuk menggunakannya dikemudian hari, pastikan bahwa DVD player anda memiliki converter digital to analog, fasilitas suara surround dan audio output.

J. Konverter audio digital to analog

Untuk memperoleh hasil suara yang maksimal, DVD player saat ini menggunakan audio converter 24 - bit (DAC) dengan kemampuan operasi sampling rate pada 96Khz (96000 kali perdetik). Fasilitas ini bermanfaat hanya jika output analog (misal stereo analog output atau 5.1 channel analog output) digunakan langsung dari player ke televisi, Dolby surround Pro - Logic receiver atau digital ready receiver (5.1 channel). Meskipun tidak terlalu penting, feature ini jika dihubungkan dengan Dolby Digital Decoder (misal pre - amplifier / receiver) bisa digunakan melalui salah satu digital audio output.

K. Surround sound

Dolby Digital dan DTS merupakan bagian dari DVD video, semua player sudah dapat memakai dolby surround, sehingga secara digital mampu menyalurkan sinyal melalui salah satu digital audio output. Jika anda memiliki pre - amplifier dolby digital, maka gunakan salah satu output digital dan biarkan pre - amplifier anda melakukan proses decoding, karena sinyal digital mengalami degradasi saat melalui player dengan pre - amplifier. Hampir semua model – model terbaru dilengkapi oleh kompatibilitas DTS surround sound, dimana player akan mengeluarkan sinyal DTS untuk diproses oleh pre - amplifier. Sekali lagi, komponen ini hanya untuk receiver dengan "digital ready" atau "5.1 - channel ready" receiver. Jika anda kurang tertarik untuk membangu sebuah sistem suara surround atau belum mampu melengkapinya saat ini, tidak perlu khawatir karena DVD player memiliki surround sound secara virtual, sehingga boleh digunakan langsung pada speaker televisi stereo.

L. Audio outputs digital atau analog

Pastikan DVD player anda mempunyai output optical maupun coaxial untuk fleksibilitas home theater anda. Hal ini bertujuan agar player anda bisa melewatkan sinyal raw digital audio untuk dolby digital atau DTS surround oleh pre – amplifier / receiver. Koneksi jenis Digital Audio adalah dari pilihan yang terbaik dibandingkan analog karena kualitas dan gangguannya kecil. Koneksi optikal digital menggunakan laser untuk menyalurkan data melalui kabel fiber optic. Sebaliknya koneksi digital coaxial mengaplikasikan sinyal RF dan bentuknya seperti kabel RCA. Jika DVD player anda mempunyai Dolby Digital decoder, biasanya terdapat rangkaian 5.1 -channel analog audio outputs (RCA). Gunakan koneksi ini apabila anda memiliki receiver dengan "digital ready" atau "5.1-channel ready" receiver. Jika anda tidak memiliki urround sound system, pilih jack stereo analog output jacks untuk disambungkan ke TV atau stereo system. Gunakanlah jack dengan lapis emas untuk koneksi listrik yang tepat.

M. Mudah digunakan

Yang terpenting namun kadang – kadang diabaikan dalam aspek DVD player adalah kemudahannya. Bagaimana cara praktis dalam memasang dan merangkainya kemudian mengaplikasikan pada saat pertama kali atau pada pengoperasian sehari - harinya nanti. Biasanya akan tersedia menu dalam layar untuk memudahkan penggunaannya, selain itu perhatikan panel depan DVD player anda terutama pada tombol apa saja yang tersedia.

N. Remote control

Masing – masing DVD player diciptakan dengan menggunakan remote control dan biasanya dalam jenis yang berbeda - beda. Remote control yang baik adalah yang ergonomic (mudah dipegang dan dioperasikan), sehingga tombol – tombolnya dapat dengan mudah ditekan dengan baik. Untuk menggunakan navigasi pada tombol menu dengan cepat dan efektif, tangan anda harus bisa mengoperasikan pengendali kursor dan tombol enter secara mudah meskipun dengan satu tangan saja. Ada beberapa cara yang menggunakan tombol bercahaya agar mudah digunakan dalam kondisi gelap, bahkan ada yang dapat digunakan untuk perangkat lain seperti TV. Remote control yang paling bagus adalah memiliki kemampuan untuk bisa membaca kode remote control lainnya.

Demikian kami menjelaskan, selanjutnya anda bisa berkonsultasi kepada ahlinya saat membeli sebuah DVD player. Happy shooping !

 

 

 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads