article

Menjaga Anggaran Tak Bengkak Saat Belanja Natal

Menjaga Anggaran Tak Bengkak Saat Belanja Natal

Setiap akhir tahun, seluruh umat Nasrani akan merayakan Natal sekaligus tahun baru. Tapi sudahkah anda mempersiapkan semua kebutuhan mulai dari pohon Natal, pernak - pernik lucu, dekorasi ruangan dan kado – kado istimewa buat orang terkasih seperti keluarga, handai taulan atau teman – teman di kantor ? Semua persiapan ini akan membutuhkan sejumlah dana yang cukup besar, namun apabila tak dianggarkan dengan matang dan penuh perhitungan maka bisa jadi keuangan bulanan anda akan membengkak dan dalam kondisi memprihatinkan. Berikut ini ada beberapa tips praktis untuk menghemat anggaran belanja keperluan  perayaan Natal dan tahun baru, simak ulasan singkat dari kami tersebut di bawah ini :

1. Buat daftar dan anggaran belanja yang terfokus dan tepat.

Dari jauh - jauh hari,sebaiknya anda mulai memikirkan tentang berbagai persiapan dalam rangka menyambut Natal dan tahun baru. " Natal pasti berlangsung tiap tahunnya.Dan setiap tahun pasti ada tradisi yang dilakukan. Seharusnya anda sudah memasukkan anggaran perayaan dalam perencanaan anda," ungkap Kyann Lewis dalam artikelnya Start Saving on Holiday Shopping Now ! Dirangkum dari Kompas.com. Setelah selesai menyusun anggaran keuangan, selanjutnya pakar keuangan Regina Novikis menyarankan agar anda dapat membuat daftar hadiah yang akan dibeli dan diberikan kepada siapa – siapa saja. Daftar ini bermanfaat untuk mengontrol keinginan impulsif anda buat belanja atau membeli benda – benda yang tak dibutuhkan.

ads

2. Belanja jauh - jauh hari.

Beberapa orang berpikir untuk mempersiapkan segala sesuatunya menjelang saat - saat terakhir pergantian tahun. Anda harus berhati – hati karena jika salah maka cara ini bisa membuat anda menjadi bangkrut di akhir bulan karena harus membeli banyak keperluan sekaligus dengan harga yang cenderung lebih mahal dari bulan sebelumnya. Selain itu, anda harus  menunggu sampai menit – menit terakhir sebelum Natal dan tahun baru akan membuat anda kurang waktu buat menentukan banyak pilihan dan akhirnya tidak bisa membandingkan harga barang di mall - mall. Setelah selesai membuat daftar hadiah, maka cobalah untuk mencicil keperluan dan kado apa saja yang dapat anda beli. Lagipula, saat ini banyak tersedia mall – mall yang menawarkan berbagai keperluan / kebutuhan Natal yang cantik – cantik dan multifungsi.

3. Belanja "online."

Akhir – akhir ini banyak tersedia toko - toko online di kota hingga daerah pedesaan, maka dari itu tak ada salahnya untuk melirik sejenak beberapa jenis barang yang ditawarkan di toko online tersebut. Beberapa pernak - pernik unik yang ditawarkan mungkin tak ditemukan di toko atau mall – mall ofline dan bisa diperoleh disini. Anda menjadi lebih praktis dalam membagi waktu buat belanja, bisa membandingkan harga produk yang sama di beberapa toko online yang berbeda – beda dalam waktu singkat.

Tapi, ingat, disarankan hanya mencari barang yang dibutuhkan saja pada saat itu. Ketika belanja dengan cara online, kontrol diri agar bisa disiplin dan tidak gelap mata / kelaparan (inilah pentingnya bagi ibu – ibu rumah tangga dalam membuat daftar belanjaan!)

4. Gunakan kreativitas anda.

Asahlah kemampuan dan kreativitas anda untuk bisa berkreasi dalam hal membuat berbagai pernak - pernik atau kado spesial buatan sendiri, contohnya adalah cake, kue kering atau baju hasil jahitan anda sendiri. Kado dan pernak - pernik buatan sendiri ini justru mampu memuaskan anda karena sifatnya lebih istimewa apalagi jika memberikan kado buatan sendiri untuk pasangan tercinta, handai taulan dan teman – teman di kantor. Tak hanya akan bisa menghemat uang, tapi ada nuansa sentuhan pribadi yang penuh cinta dan kepedulian akan dihadirkan di dalamnya.

5. Belanja dengan uang tunai.

Membayar semua belanjaan dengan memakai uang tunai secara tak langsung justru akan memaksa anda untuk taat terhadap peraturan dan anggaran. Maka dari itu anda harus bisa mengontrol keluarnya uang tunai jauh – jauh hari lebih mudah dibandingkan melakukan pembayaran dengan memakai kartu kredit menjelang hari H. "Setelah uang tunai habis, pasti anda tak bisa berkutik karena tidak ada lagi untuk belanja," jelas Andrew Schrage, Editor Money Chrashers, sebuah layanan online pengelola keuangan.

Demikian kami menjelaskan, semoga bermanfaat !

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads