article

Mengetahui Tentang Sukses Membudidayakan Tanaman Buah Sawo - 1

Mengetahui Tentang Sukses Membudidayakan Tanaman Buah Sawo - 1

Diketahui bahwa manfaat tanaman sawo adalah sebagai makanan buah segar untuk pencuci mulut atau bahan makan olahan lainnya seperti campuran salad, selai buah, sirup atau difermentasi menjadi anggur atau cuka. Di samping itu, manfaat lain tanaman sawo dalam kehidupan manusia adalah sebagai berikut :

  1. Tanaman penghijauan pada lahan - lahan kering dan kritis.

  2. Tanaman hias dalam pot dan apotik hidup bagi keluarga.

    ads

  3. Tanaman penghasil buah yang bergizi tinggi, dan mudah dijual di dalam dan luar negeri yang merupakan sumber pendapatan ekonomi bagi keluarga dan negara.

  4. Tanaman penghasil getah untuk bahan baku industri permen karet.

  5. Tanaman penghasil kayu yang bagus untuk pembuatan perabotan rumah tangga.

Pengembangan budidaya sawo telah mengalami kesuksesan besar yaitu sudah meluas hampir di seluruh Indonesia. Pada tahun 1990, areal penanaman sawo terbesar terdapat di 22 propinsi, kecuali NTT, Maluku, Irian Jaya, dan Timor - Timur. Provinsi yang termasuk ke dalam katagori lima besar sebagai sentra produsen sawo pada tahun 1993 adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, D.I. Yogyakarta, dan Kalimantan Barat. Produksi dan perdagangan mancanegara khusus buah sawo jenis Manila super sangat populer di Asia Tenggara. Dari data statistik yang berhasil dikumpulkan menunjukkan bahwa wilayah Asia Tenggara merupakan produsen utama buah sawo Manila dimana pada tahun 1987, Thailand menghasilkan 53.650 ton dari jumlah lahan sebesar 18.950 ha, Filipina menghasilkan 11.900 ton dari lahan 4.780 ha, dan Semenanjung Malaysia menghasilkan 15.000 ton dari lahan 1.000 ha.

Buah Sawo yang disebut sebagai buah neesbery atau sapodilas merupakan tanaman buah yang aslinya berasal dari Guatemala (Amerika Tengah), Mexico dan Hindia Barat. Namun di Indonesia, tanaman sawo sudah lama dikenal dan banyak ditanam pada dataran rendah sampai tempat dengan ketinggian sekitar 1200 m dpl, seperti di Jawa dan Madura. Tanaman sawo dalam taksonomi tumbuhan diklasifikasikan sebagai berikut :

  • Divisi : Spermatophyta (Tumbuhan berbiji)

  • Sub Divisi : Angiospermae (Berbiji tertutup)

  • Kelas : Dicotyledonae (Biji berkeping dua)

  • Ordo : Ebenales

  • Famili : Sapotaceae

  • Genus : Achras atau manilkara

  • Spesies : Acrhras zapota. l sinonim dengan manilkara achr

Tanaman sawo berdasarkan kerabatnya dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu : tanaman sawo liar atau sawo hutan : kerabat dekat sawo liar antara lain : sawo kecik dan sawo tanjung. Sawo kecik atau sawo Jawa (manilkara kauki l. dubard) banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias atau tanaman peneduh halaman. Tinggi pohon mencapai 15 - 20 meter, merimbun dan tahan kekeringan. Kayu pohonnya besar – besar, kokoh dan sangat bagus untuk dibuat ukiran sehingga harganya mahal. Sawo tanjung ( minusops elingi ) mempunyai buah yang kecil - kecil berwarna kuning keungu - unguan, jarang dimakan, dan lebih sering digunakan sebagai tanaman hias, atau tanaman pelindung di pinggir - pinggir jalan meskipun rasa buahnya manis dan segar.

Demikian kami menjelaskan semoga berhasil.

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads