article

Cokelat Indonesia Terhebat Saat Ini !

Cokelat Indonesia Terhebat Saat Ini !

Cokelat, kopi, dan rempah - rempah khas Indonesia yang dikirim sebagai komoditas keluar negeri untuk diolah dan dikemas ulang di bawah merek - merek dunia saat ini sedang menduduki peringkat nomer satu di dunia. Diketahui bahwa kualitas tinggi dari hasil bumi tersebutlah yang membuatnya menjadi incaran perusahaan - perusahaan makanan terbesar di dunia yang nantinya akan dikirim kembali ke Indonesia dan negara - negara Asia lainnya dengan laber baru dan harga yang tidak murah.

Beberapa penggiat lokal yang menekuni bisnis UKM seperti Sabrina Mustopo telah berhasil menjual hasil bumi Indonesia berupa cokelat keluar negeri dengan harga yang cukup mahal dan memiliki label produk makanan dan minuman olahan berbahan dasar dari cokelat bernama Krakakoa, dahulu bernama Kakoa dan menjadi salah satu produk makanan berupa permen cokelat satu - satunya yang berasal dari Indonesia dan populer di Asia terutama Jepang.

Eks. konsultan McKinsey & Company tersebut di atas bercerita mengenai upayanya untuk membina petani cokelat di Sumatera. Kegiatan ini termasuk pemberian peralatan yang menunjang, pelatihan, dan kerelaan untuk membayar tepat waktu / lebih untuk tiap satu kilogram cokelat di atas angka fair trade ( sekalipun ). Konsep dan istilah farmer to bar ini masih jarang diaplikasikan oleh pengusaha cokelat di Indonesia. Ia menggandeng kolega kantornya terdahulu, Simon Wright, dalam merancang nama baru dengan mengusung konsep branding yang up to -date.

Biji - biji cokelat Krakakoa diolah di dapur Research and Development di Lampung, merupakan cokelat berkualitas nomer satu yang telah melalui proses tujuh hari fermentasi. Proses fermentasi yang dilakukan adalah dengan membuat cokelat yang dikembangkan dengan menonjolkan aroma alami sesuai karakter wilayahnya. Akan muncul wangi rempah - rempah dan dicampur dengan buah - buahan yang komplementer terhadap rasa cokelat dan secara alami berasa agak pahit. Tetapi ini justru nikmat untuk anda rasakan seperti minum secangkir cokelat panas adalah salah satu contoh memanfaatkan cokelat dalam bentuk bubuk yang telah dicampur dengan gula dan susu.
 
Produk Krakakoa diketahui banyak mengandung cocoa butter, tidak dapat digantikan dengan minyak kelapa sawit sebagaimana praktik umum yang lazim dilakukan untuk menekan harga jual dari cokelat agar tidak terlalu mahal di pasaran dunia. Di luar praktik, proses fermentasi biji - biji cokelat biasanya dilewatkan oleh petani karena akan memperpanjang proses yang berakhir terhadap kenaikan ongkos produksi.

Cokelat yang tidak melalui proses fermentasi dan tidak banyak mengandung cocoa butter biasanya ditambahkan gula dan susu untuk menutupi karakter rasa asli cokelat yang masih lemah. Jika makin banyak orang yang mengenal bahwa terdapat banyak kesempatan untuk memperbaiki taraf hidup petani cokelat di Sumatera maka diharapkan para pembeli harus mampu mengetahui tentang cokelat yang berkualitas, demand bisa meninggi, dan akan menghasilkan harga jual dan aksesibilitas produk yang lebih bagus. Diharapkan ke masa depan, produk gourmet lokal seperti Krakakoa ini bisa mencapai ke penikmat yang lebih luas di seluruh dunia.

ads

Di Jakarta, banyak dijual produk cokelat dengan label Krakakoa, salah satunya adalah pada restoran yang dikelola oleh Talita Setyadi, mengunggulkan koleksi plated dessert karya Talita Setyadi, adalah chef - owner BEAU Restaurant by Talita Setyadi. Berikut ini komponen utama dalam chocolate dessert karya chef Talita yang memakai produk - produk Krakakoa :

  • Lava cake menggunakan Chili Dark Chocolate

  • Sorbet menggunakan 75% Dark Flakes dan Ginger Dark Milk Chocolate

  • Cremeux menggunakan Sea Salt and Pepper Dark Chocolate

  • Salted caramel sauce menggunakan Salted Caramel Flakes

  • Sentuhan akhir menggunakan 75% Dark Flakes, Cocoa Nibs (70% Dark Chocolate), dan Cocoa Nibs with Coconut and Cashew.

Cokelat Manis Sudah Biasa, Tren Baru, Cokelat Pedas Rasa Cabe

Pada umumnya, cokelat yang umum anda makan adalah memiliki rasa manis, legit atau sedikit pahit, namun rumah produksi cokelat dari Lampung baru - baru ini telah berhasil membuat cokelat rasa cabe. Cokelat ini dapat anda temui di pameran Jakarta Coffee Week 2016 yang digelar di Hype Land, Pantai Indah Kapuk, Pluit, Jakarta Utara, Sabtu dan Minggu, 15 - 16 Oktober 2016. Cokelat rasa cabe ini, merupakan inovasi terbaru dari Krakakoa, merupakan sebuah perusahaan cokelat terbesar dari Lampung. Menurut Manajer Komunikasi Krakakoa, Dhany Soehartono, aneka cokelat rasa cabe dibuat agar mampu menarik minat para konsumen untuk membeli beragam variasi rasa terbaru dari cokelat. " Sebetulnya cokelat rasa cabe sudah lazim di konsumsi masyarakat Amerika Selatan sejak ratusan tahun lalu, tapi Indonesia ini masih jarang, oleh sebab itu, kita coba kenalkan, " kata Dahny di Jakarta Coffee Week 2016, Sabtu ( 15 / 10 yang lalu). Dhany menjelaskan bahwa dari segi rasa, cokelat rasa cabe persis sama dengan cokelat biasa saat pertama kali dimakan, namun cita rasa cabe akan muncul beberapa saat setelah cokelat tersebut dilumatkan di lidah. Selain rasa cabe, produk Krakakoa lainnya yang populer saat ini adalah garam laut dan lada, kayu manis dan jahe. Satu bungkus cokelat berlabel Krakakoa ini dijual seharga Rp 40 ribu dan bisa didapatkan di Jakarta Coffee Week 2016 (untuk informasi lebih lengkap).

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads