article

Keliling Kota Denpasar Naik Dokar !

Keliling Kota Denpasar Naik Dokar !

Pulau Bali adalah sebuah provinsi di Indonesia yang mempunyai pesona luar bisa terhadap keindahan panorama alamnya yang rata - rata masih perawan, apalagi bagi para pecinta traveling ala backpacker. Pulau yang beribu kota di Denpasar ini menawarkan beragam keindahan alam yang dikemas dalam paket wisata buat menarik minat turis lokal dan asing untuk tertarik berkunjung kesini karena pesona alam pulau ini memiliki daya tarik yang sangat kuat.

Bukan hanya diperuntukkan bagi para pecinta traveling di Indonesia saja, tetapi juga para turis mancanegara yang sering melakukan perjalanan wisata ke Bali untuk liburan setiap tahun dimana diketahui bahwa turis - turis tersebut berbondong - bondong mendatangi Pulau Bali yang dikenal memiliki seribu pesona alam nan natural di Indonesia hingga luar negeri dan hampir setiap tahun mengalami peningkatan jumlah wisatawan yang datang ke pulau ini untuk keperluan liburan dan lain sebagainya. Bahkan beberapa selebriti Indonesia dan mancanegara pun suka dan sering jalan - jalan ke Bali untuk menikmati keindahan alamnya diantaranya adalah David Becham dan Paris Hilton atau Julia Robert.

Mau Keliling Denpasar Naik Dokar ? Ini Tarif Dan Rutenya

ads

Meskipun sebagian besar masyarakat di Bali suka dan terbiasa menggunakan kendaraan pribadi sebagai sarana transportasi sehari - hari, namun transportasi umum tetap saja mendapat perhatian dari warga dan memiliki peminat banyak. Jenis transportasi umum yang masih berlaku di Bali adalah bus, taksi, bemo, ojek, dan dokar. Untuk jenis yang terakhir, kerap dimanfaatkan sebagai pendukung pariwisata di Bali khususnya Kota Denpasar.

Lihat saja saat anda berjalan - jalan di sepanjang Jalan Raya Gajah Mada Kota Denpasar, angkutan yang menggunakan seekor kuda jantan sebagai penggerak transportasi ini masih banyak tampak berseliweran di sekitar jalan besar ini karena diminati oleh masyarakat yang tinggal di sekitar Pasar Badung.

Tidak hanya terhadap masyarakat lokal, para wisatawan domestik dari luar Pulau Bali maupun para wisatawan asing juga banyak yang memakai dokar untuk berkeliling di seputar kawasan wisata Heritage, Jalan Gajah Mada, Denpasar.

Tidak sulit untuk menemukan dokar di kawasan ini. Terlebih dahulu, anda menuju ke pusat Kota Denpasar, lalu lihatlah di area seberang jalan pasar tradisional Badung, akan tampak beberapa dokar dengan kusirnya dan angkutan umum bemo yang terparkir untuk menunggu penumpang. Kendaraan - kendaraan ini dapat menjadi pilihan sarana transportasi yang aman dan nyaman untuk berkeliling dibeberapa kawasan wisata sepanjang jalan raya kawasan wisata Heritage. Per orang akan dikenakan biaya untuk berkeliling yakni sekitar Rp 50 ribu untuk satu dokar. Rute yang akan ditempuh antara lain kawasan Heritage Gajah Mada, Kampung Jawa, dan kawasan Catur Muka. Apabila anda memilih untuk naik angkutan umum berupa bemo, akan dikenakan tarif angkut sebesar Rp 5 ribu, dengan jalur pusat kota ke beberapa titik, seperti Sanglah dan Ubung.

Meskipun terlihat kuno tetapi tidak dipungkiri bahwa dokar atau delman saat ini sedang tren untuk dijadikan sebagai objek wisata edukasi dimana semakin mudah buat menarik minat para pengunjung yakni turis karena kendaraan umum yang satu ini telah lama ditinggalkan oleh masyarakat lokal yang lebih suka memilih dan menggunakan jasa angkutan umum berupa bus, bemo atau ojek untuk melakukan aktivitas mereka di luar rumah seperti berbelanja ke Pasar Badung atau ke sekolah dan keperluan lainnya. Diketahui bahwa para kusir dokar mengandalkan para wisatawan terutama turis Jepang untuk memakai jasa transportasinya. Hal tersebut dialami langsung oleh seorang kusir dokar dari sebuah desa kecil yang ada di Karangasem bernama I Nengah Purna, beliau telah lama bekerja menjadi kusir dokar di area Gajah Mada yakni sejak puluhan tahun silam. Ia mengakui bahwa dirinya mampu bertahan hidup dari menjalankan usaha transportasi tradisional ini untuk melayani turis mancanegara yang kebetulan jalan - jalan ke pusat Kota Denpasar di Gajah Mada buat melengkapi acara liburan mereka ke Bali. Hingga saat ini ada 7 pemilik dokar yang masih beroperasional di sepanjang jalan raya ini.

Tarifnya Mulai Rp. 100 Ribu

Selain di Kota Denpasar, pemanfaatan dokar di Bali adalah di kawasan Kuta. Tarif dokar disini nilainya senantiasa stabil dibandingkan dengan tarif transportasi lainnya yang memanfaatkan bahan bakar minyak. Seperti diungkapkan oleh seorang kusir dokar di kawasan Kuta, Bapak Husein, beliau memasang tarif harga Rp. 100 ribu hingga Rp. 200 ribu per orang untuk satu dokar, dan peminatnya cukup banyak dari wisatawan asing yang berlibur di kawasan wisata Kuta sehingga pelaku usaha ini menjadi besar dan banyak yang menekuni, terkumpul dalam satu wadah yaitu penyedia jasa dokar di Pantai Kuta. Husein menjelaskan, untuk wisatawan domestik, harganya kisaran Rp. 100 ribu. Dan untuk wisatawan asing diberi harga Rp. 200 ribu.

Dokar - dokar mereka parkir di pinggir jalan raya di seberang Hard Rock Cafe, Kuta. Harga tersebut adalah untuk satu kali perjalanan, yakni di sepanjang Jalan Raya Pantai Kuta, Jalan Melasti, Jalan Legian, berbelok lagi ke Jalan Raya Kuta yang nantinya akan kembali ke depan Hard Rock Cafe, Kuta. Harga ini menurut Husein adalah cukup murah mengingat rute yang dilalui tidak dekat yaitu sekitar 30 menit perjalanan.

Dokar merupakan salah satu moda transportasi tradisional khas orang Bali yang masih mampu eksis di Kota Denpasar dan sekitarnya. Hal ini disebabkan karena masyarakat kota masih suka memanfaatkan dokar, khususnya oleh ibu - ibu rumah tangga dan remaja putri untuk berbagai keperluan ketika mereka beraktivitas di luar rumah meskipun hanya kadang - kadang saja.

Agar dokar tidak tergerus oleh jaman globalisasi, maka upaya untuk membangkitkan moda transportasi ini harus terus dilakukan. Membutuhkan pihak - pihak terkait agar bisa terlaksana dengan lancar khususnya oleh pemerintah Kota Denpasar yang setiap tahun rutin menggelar lomba dokar hias dan bekerjasama dengan Dishub Kota Denpasar di bawah Pimpinan Cabang KMHDI ( Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia ) se Kota Denpasar.

Seorang kusir dokar lainnya bernama Asrori mengatakan bahwa untuk menjadi kusir dokar yang profesional adalah harus dilandasi oleh hobi merawat hewan peliharaan yaitu kuda dan memiliki stamina tubuh yang fit buat belajar menunggang kuda dan dilakukan sejak kecil. Asrori yang kerap mangkal di daerah Kuta ini sering meraup keuntungan yang cukup besar hanya dengan menjadi kusir dokar untuk turis asing yang berlibur di Kuta.

Di samping itu, Asrori berkewajiban merawat kuda dan dokarnya agar terlihat menarik dan sehat sehingga mau dinaiki oleh wisatawan. Pada saat musim liburan atau musim kemarau / musim semi di luar negeri, banyak kusir dokar berhasil menarik tarif hingga puluhan dolar dari sekali mengangkut wisatawan asing. Hasilnya lumayan besar untuk menopang perekonomian keluarga di rumah, cukup buat menyekolahkan anak - anak dan biaya hidup sehari - hari seperti keperluan makan, pakaian dan hiburan. Sisanya disisihkan buat melakukan perawatan kuda dan dokar yang lumayan mahal, contohnya adalah untuk membeli rumput saja per hari kisaran Rp. 40 ribu.

Selain wisatawan, Asrori dan kusir dokar lainnya juga menerima pesanan untuk transportasi pernikahan bagi warga Bali, turis domestik dan pasangan pengantin baru wisatawan asing yang kebetulan berlibur ke Bali untuk bulan madu.

Jika anda berminat, silahkan mencarinya di tempat - tempat tersebut di atas. Semoga bisa menikmati dan membuat hari liburan anda semakin seru dan penuh kenangan di Pulau Bali.

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads