article

Wisata Kuliner Perancis : Escargot

Wisata Kuliner Perancis : Escargot

Apakah anda mengetahui bahwa negeri Perancis mempunyai sejarah kuliner yang cukup panjang dimulai sejak abad ke 15, dimana seorang koki professional pada sebuah hotel berbintang di Italia bernama Catherine de Medici pindah bekerja ke Perancis untuk menikahi Henry duc d’Orleans (bakal Raja Henry II), sambil membawa beberapa buku resep memasak yang berisi resep - resep masakan ala orang Italia. Pada masa itu Perancis dikenal akan tradisi kuliner yang masih bersifat tradisional, dimana beliau membawa para ahli masak dari Italia dan memperkenalkan kepada mereka banyak jenis masakan baru khas Perancis, cara penyajian dan aturan persiapan makan malam di negeri ini.

Dalam tahun – tahun berikutnya, bangsa Perancis mulai menciptakan masakan baru kombinasi dengan sajian dari Italia yang kaya akan cita rasa penuh inovatif, dan ke depannya banyak mengalami perkembangan cukup pesat dengan tetap mengusung tradisi kuliner tradisional dua budaya yang berbeda sehingga menghasilkan sajian penuh kelezatan yang spektakuler. Dari sinilah sebenarnya awal mula budaya kuliner Perancis tumbuh dan semakin populer serta banyak dipengaruhi dari masa lalu yaitu orang – orang yang pindah dari Italia ke sini untuk beragam tujuan.

Masakan Perancis sangat beragam dan hampir mirip dengan masakan China. Beberapa faktor penyebabnya adalah budaya dari pola hidup rakyat Perancis, kegemaran mereka menggelar pesta dengan setumpuk sajian masakan khas kesukaan mereka,  serta seni menyantap dan menyajikannya dengan cara yang unik dan menarik. Pengaruh kuat dari agama, keadaan geografi dan iklim yang mempengaruhi produksi bahan – bahan mentah serta sejarah peradaban budaya kuliner yang mengalami perjalanan sangat panjang adalah akar dari beragamnya menu kuliner tang tercipta.

ads

Jika anda berminat mempelajari masakan Perancis lebih professional berarti anda harus memahami Perancis itu sendiri seperti keanekaragaman latar terbentuknya kuliner khas Perancis yang mampu menciptakan masakan Perancis dan pada beberapa kesempatan telah berhasil memenangkan penghargaan beragam festival mencipta masakan unik internasional di mancanegara. Apalagi kegiatan ini didukung oleh Perdana Menteri François Fillon yang menyatakan bahwa hal ini merupakan pertama kalinya masakan suatu bangsa dijadikan sebagai warisan dunia. 

Coquelicot Le Bistro.

Konsep kedai makan yang mengusung tema bistro pertama kali berasal dari Perancis. Salah satu tempat yang suka mengusung konsep ini adalah di kawasan Fatmawati, Jakarta yaitu Coquelicot Le Bistro. Kedai makan ini menghidangkan menu - menu autentik Perancis. Tempat ini dari depan seperti sebuah rumah mewah. Ternyata, memang arsitektur inilah yang sengaja diangkat agar pengunjung merasa nyaman makan di tempat ini selayaknya mengunjungi rumah kerabat ataupun teman dekat mereka.

Ruang dalam kedai makan ini menampilkan interior rumahan klasik ala Perancis sebagai homemade French bistro. Begitu anda menginjakkan kaki di halaman depan, tersa sekali suasana Perancis yang sangat kental. Ruangan terbagi tiga, sesuai dengan warna dinding yang digunakan. Ruang pertama adalah ruangan di depan pintu masuk, dindingnya berwarna merah, lalu di ruang tengah berwarna ungu, dan ruang ketiga yang lebih luas diberi sentuhan warna – warna cerah berupa kuning. Tiap ruangan, dekorasinya pun berbeda. Kedua ruang pertama didominasi oleh poster Art Noveau, ruang ketiga lebih mirip seperti ruang tamu dalam rumah biasa yang dihiasi sebuah lemari tua dengan radio usang serta tempat perapian di tengah ruangan berbentuk unik dan berarsitektur kuno ala Eropa. Di pojok ruangan terdapat banyak bingkai foto yang menggambarkan suasana Perancis tempo dulu. Secara keseluruhan, bistro ini tampak unik dan kuno, karena perabotan yang dipakai memang semua antik.

Menu Coquelicot Le Bistro.

Sejalan dengan konsep menarik tersebut di atas, menu makanan yang disajikan di sini sebagian besar merupakan menu Perancis rumahan yaitu menu makan sehari – hari dari Perancis  diadopsi dan dikombinasikan dengan tehnik memasak Nusantara. Beberapa menu yang wajib anda coba ialah Escargots dan juga Crepe dan Gallete. Juga ada sajina Escargots yaitu hewan bekicot diberi bumbu dari saos bawang putih, margarin dan taburan bubuk rosemary. Aroma dan rasanya tajam sehingga mampu memancing selera makan. Tekstur kenyal dari daging bekicot, gurihnya bumbu saos khas dari Perancis, dan tambahan taburan keju parut di atasnya mampu menciptakan rasa pedas masakan Escargot ala nyonya Perancis. Sedangkan Crepe dan Gallete merupakan santapan pagi sehari - hari orang Perancis. Di negeri asalnya, Crepe tidak berkulit garing, kecuali pada bagian tepinya. Sedang bagian tengah, cenderung dibiarkan basah.

Berbicara soal menu andalan, Escargot di kedai makan ini merupakan sajian khas Perancis paling lezat sekota Jakarta sehingga banyak diburu oleh pelanggan. Anda bisa memesan satu paket lengkap menu santap malam ala orang Perancis di rumah mereka :

Yang eksotik adalah menu Madeleine’s Escargots yang tersaji menarik di plat a escargot berasa gurih dengan pedas yang menyengat, disusul dengan semangkok Nicoise Salad yang tertata cantik dan terlihat lezat untuk disantap dengan tambahan potongan pan seared tuna yang empuk. Tapi yang menjadi menu utama makan malam adalah Roasted Pumpkin Chowder dan Duck Confit. Keduanya merupakan kombinasi tepat menambah selera makan malam anda ditambah dengan semangkok sop panas yang berasa segar, manis, gurih, dari bahan seafood, sayuran dan keju, ditambah dengan pasta labu yang menjadikan kuah sop benar – benar kental, terpadu dalam aroma wangi dari cinnamon dan suwiran daging ayam dan saos apel, merupakan menu pembuka yang sangat menyenangkan.

Menu selanjutnya adalah paha bebek Perigord yang legendaris. Rasa bebek panggang ini begitu sempurna di lidah, pertama adalah rasa daging yang lembut dan matang bersama - sama dengan bagian fatty dari bebek tersebut yang berasa gurih. Selain itu kulitnya yang crispy benar - benar menambah semangat melahapnya. Juga disediakan salad sehat sebagai pendamping bebek panggang ini, membuat makan malam anda semakin lengkap dengan tambahan kentang goreng, roti Perancis dan sepiring nasi hangat. Penutupnya adalah mousse rasa blueberry dan secangkir kopi yang wangi.

Meskipun mudah mendapatkan satu porsi Escargot khas Perancis di Jakarta atau pun tempat yang lain di Indonesia, tak salah jika anda mencoba mempraktekkan sendiri bagaimana cara membuat sajian Escargot di rumah, caranya sederhana dan praktis tapi kelezatannya tak diragukan lagi, seperti menu andalan di restoran ternama :

Escargot de Bourgogne Douzaine

Bahan – bahan yang tersedia adalah :

12 buah Escargot (siput sawah) usia dewasa dan gemuk
10 gram jamur Champignon
Minyak zaitun secukupnya
Bawang putih cincang secukupnya
Bawang bombay cincang kasar secukupnya
Garam dan merica secukupnya.
White wine secukupnya
100 gram garlic butter
1/2 gram daun parsley, cincang halus

Cara membuat adalah :

1). Tempatkan Escargot pada saringan, siram dengan air mendidih, lalu keringkan.

2). Siram jamur Champignon dengan air mendidih,  lalu keringkan.

3).  Panaskan minyak zaitun dalam wajan. Tumis Escargot hingga berubah warna.

4).  Masukkan bawang putih dan bawang bombay cincang, tumis hingga harum. Kecilkan api, bubuhkan garam dan merica secukupnya, lalu aduk rata. Masukkan white wine secukupnya, aduk hingga wine bercampur dengan Escargot. Masukkan jamur Champignon, aduk hingga jamur berubah warna.

5). Angkat adonan, tempatkan dalam pyrex tahan panas. Olesi dengan garlic butter, lalu panggang selama 3 menit, hingga berubah warna dan mengeluarkan aroma harum, kemudian angkat dan sajikan pada piring saji.

6). Taburi Escargot dengan daun parsley. Hidangkan hangat bersama garlic bread.

Escargot merupakan nama sebuah sajian mewah asal Perancis yang berasal dari hewan yang di Indonesia dianggap sebagai hama pemakan tanaman sayur di ladang sehingga tidak bernilai jual tingga bahkan para petani kerap merasa terganggu dengan kehadiran hewan – hewan ini dan harus segera dimusnahkan. Namun, bagi masyarakat Perancis, hewan ini berharga sangat mahal apalagi kalau sudah diolah menjadi sepiring Escargot, dapat menjadi perlambang prestise bagi para penikmat kuliner khas Perancis di negeri pusat mode tersebut atau yang sudah dimodifikasi di luar negeri.

Sajian otentik dari negeri Perancis ini bisa diolah dengan cara sangat sederhana yaitu berbumbu bawang putih saja sehingga lebih menonjolkan rasa asli daging bekicot yang gurih dan kenyal. Tapi jangan salah, harga per porsi Escargot ini sangat mahal di negerinya apalagi di Indonesia, pada umumnya harga jual satu porsi Escargot sebagai hidangan pembuka di restoran - restoran premium Perancis sekitar Rp. 300 ribu  - an. Yang membuat sajian ini menjadi mahal adalah cara pengolahannya yang tidak sembarangan dan memakan waktu untuk memproses yang lama. Seperti diketahui bahwa Escargot merupakan tolak ukur berkualitas atau tidaknya sebuah restoran otentik di Perancis.

Sekedar info, proses pembuatan menu Escargot sangat panjang sekali. Dimulai dari menyimpan bekicot dewasa hidup di kotak kayu dan membiarkannya berhari - hari tanpa makanan untuk menghilangkan racun  - racun dibagian lendirnya yang berasal dari unsur hara tanah. Selanjutnya, bekicot direndam berkali - kali di dalam air mengalir untuk menghilangkan sisa - sisa lendir yang masih menempel. Setelah bersih, proses memasaknya pun cukup memakan waktu yang sangat panjang. Di negeri asalnya, Escargot pertama – tama dimasak dengan cara dimasukkan ke dalam tungku perapian dengan bara api yang panas dan kemudian dibolak - balik dengan menggunakan sekop sejenis metal tahan panas dengan ganggang kayu yang panjang dan kuat. Butuh sekitar 2 hingga 3 jam untuk mengolahnya hingga matang sempurna. Barulah disajikan di atas piring saji. Menu Escargot yang paling terkenal adalah Escargot Bourgogne merupakan sajian khas dari desa Bourgogne di Perancis. Disajikan lengkap dengan cangkangnya sehingga si penikmat bisa menyantapnya dengan cara santai yaitu menggunakan garpu dan penjepit khusus atau langsung dengan tangan.

Menu Escargot memiliki berbagai ciri khas yang unik dalam memasak dan penyajiannya. Di Maroko, daging bekicot disajikan lengkap dengan cangkangnya dalam kuah yang kaya akan rempah – rempah dan berasa pedas. Orang Maroko percaya bahwa sajian ini berkhasiat buat mendongkrak libido. Di Jepang, pengolahannya sangat sederhana yaitu hanya dengan mencampur bumbu jahe, cuka dan pemanis seperti kecap, anda sudah dapat menyantap sajian Escargot yang gurih dan gurih.

Sedikit info, menu - menu Perancis di sini ditawarkan dengan harga yang relatif terjangkau, dibandingkan  bistro  sejenis.  Kisaran harga makanannya rata - rata Rp. 20 ribu hingga  Rp 200 ribu, menjadikan bistro ini populer di Jakarta dan layak menjadi rekomendasi anda untuk bersantai.

Selamat mencoba !

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads