HGST Ultrastar He6 - Hard Disk Terbaru yang Pertama dengan Teknologi HelioSeal

14 Feb 2014 23:00 3520 Hits 0 Comments Approved by Plimbi

Salah satu produsen perangkat perlengkapan komputer, HGST (Hitachi Global Storage Technologies) meluncurkan hard disk terbaru bertajuk Ultrastar He6. Uniknya, perangkat ini mengusung teknologi anyar HelioSeal, dan menjadi yang pertama di kelas hard disk drive (HDD). Penggunaan teknologi canggih dengan dukungan gas helium tersebut merupakan inovasi baru di dunia, dan pastinya memberikan banyak keunggulan pada hard disk ini.

Salah satu produsen perangkat perlengkapan komputer, HGST (Hitachi Global Storage Technologies) meluncurkan hard disk terbaru bertajuk Ultrastar He6. Uniknya, perangkat ini mengusung teknologi anyar HelioSeal, dan menjadi yang pertama di kelas hard disk drive (HDD). Penggunaan teknologi canggih dengan dukungan gas helium tersebut merupakan inovasi baru di dunia, dan pastinya memberikan banyak keunggulan pada hard disk ini.

Berkat teknologi tersebut, hard disk terbaru dari anak perusahaan Western Digital yang dulunya dikenal dengan nama Hitachi ini pun menjadi yang perdana di dunia dengan kapasitas besar mencapai 6 terra byte (TB). Dengan kapasitas sebesar itu, tentu saja hard disk HGST Ultrastar He6 sangat cocok untuk penyimpanan data center. Selain itu, masih banyak lagi kelebihan yang dimiliki perangkat hard disk ini. Berikut ulasannya lebih lengkap.

Desain

Dengan penggunaan platform HelioSeal, hard disk HGST Ultrastar He6 ini pun diklaim lebih unggul dalam beberapa hal dibandingkan perangkat sejenis yang ada di pasaran saat ini. Salah satu kelebihannya ada pada bobotnya yang 38 persen lebih ringan berdasarkan berat per TB, atau lebih ringan sekitar 50 gram, yakni hanya 640 gram. Ini terjadi karena hard disk ini tidak berisi udara, melainkan gas helium yang merupakan elemen zat teringan di dunia.

Selain itu, bentuknya juga berbeda dengan hard disk biasa, karena semua bagian tertutup rapat agar gas helium bisa tertampung, atau disebut sealed helium-filled. Sehingga, platter atau piringan hard disk-nya harus disegel dalam ruang kedap udara bersama gas helium tersebut, untuk mengurangi gaya tarik secara dramatis pada tumpukan atau stack piringan yang berputar. Kondisi ini dapat mengurangi tenaga mekanik dari rotor secara substansial.

Dengan dukungan teknologi HelioSeal inilah, makanya hard disk HGST Ultrastar He6 ini bisa mengusung desain hard disk 7Stac yang memungkinkan penggunaan 7 platter hard disk untuk mencapai kapasitas total 6 TB. Hard disk ini sendiri datang dengan 5 model, yakni HUS726060ALA640, HUS726060ALA641, serta HUS726060ALS640, HUS726060ALS641, dan HUS726060ALS644, yang sama-sama berkapasitas 6 TB dengan ukuran form factor 3,5 inci.

Performa

Hard disk yang satu ini benar-benar merupakan produk revolusioner, karena teknologi baru HelioSeal yang diterapkannya diklaim mampu meningkatkan kepadatan data yang tersimpan dengan menyediakan jalur penyimpanan kapasitas lebih tinggi untuk beberapa dekade mendatang. Inilah yang memungkinkannya menyuguhkan 50 persen storage lebih besar daripada kapasitas hard disk konvensional saat ini yang berkapasitas terbesar di 4 TB.

Menurut HGST, gas helium yang densitasnya sepertujuh kerapatan udara itu akan membuat hard disk berputar lebih lancer dan tenang, karena berkurangnya gesekan. Alhasil, temperaturnya pun lebih rendah 4-5 derajat celcius saat digunakan, dibandingkan hard disk normal 4 TB. Selain itu, hard disk HGST Ultrastar He6 ini juga menggunakan sistem pendingin Liquid Cooling untuk mendapatkan pendinginan optimal dengan suhu operasi yang konstan.

Kemudian, hard disk ini juga mengonsumsi sedikit daya dibanding generasi sebelumnya berkat kinerjanya tersebut, dimana memungkinkan untuk menurunkan 49 persen konsumsi listrik per TB, yang merupakan watts-per-TB paling rendah saat ini. Sedangkan pada saat idle atau dalam kondisi diam, konsumsi dayanya lebih rendah 23 persen. Dengan itu, hard disk HGST Ultrastar He6 ini pun diklaim hanya mengonsumsi daya sebanyak 5,3 watt saja.

Sementara itu, dari kelima model yang diproduksi, semuanya menawarkan MTBF 2 juta jam dan idle 2.9 bel. Perbedaannya hanyalah penggunaan konektivitas SAS dengan interface 6 Gbps pada model HUS726060ALS640, HUS726060ALS641 dan HUS726060ALS644, serta konektivitas SATA yang juga denga interface 6 Gbps pada model HUS726060ALA640 dan HUS726060ALA641. Sedangkan kapasitas, semua model bisa menampung data hingga 6 TB.

Harga

Sayangnya, hingga saat ini berlum diketahui kapan hard disk HGST Ultrastar He6 ini tersedia di pasaran dan berapa harganya. Meskipun teknologi yang digunakannya memungkinkan untuk mencapai Total Cost of Ownership (TCO) yang lebih rendah dibanding hard disk konvensional 4 TB, atau dalam kata lain menurunkan total biayanya, tetapi produk ini tetap diprediksi akan datang dengan harga jual yang lebih tinggi karena belum adanya pesaing.

Kesimpulan

Platform yang dikembangkan HGST ini ke depannya akan dapat berfungsi sebagai platform utama bagi teknologi baru seperti Shingled Magnetic Recording (SMR) dan Heat-Assisted Magnetic Recording (HAMR), dimana tingkat pertumbuhan densitas areal hard disk bisa dipertahankan atau menghentikan resiko. Selain itu, platform berbasis helium ini juga akan berperan sebagai new building block dan cloud storage dengan kapasitas yang besar.

Dengan kehadiran hard disk terbaru ini, HGST telah memberikan solusi baru yang secara signifikan mampu meningkatkan data center atau cloud pada banyak perusahaan, yang saat ini mengalami tekanan dalam efisiensi penyimpanan dan biaya. Melihat hal itu pula, sepertinya hard disk HGST Ultrastar He6 ini akan ditujukan bagi penggunaan pada perusahaan-perusahaan untuk pusat data. Kita tunggu saja kehadirannya di pasar komersial! [PY]

Tags

About The Author

Plimbi Editor 999
Administrator

Plimbi Editor

Plimbi Chief Editor

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel