Lagi Manajamen Pabrik Terkena Sanksi Sosial Akibat Buang Limbah ke Sungai

15 Nov 2018 17:03 2254 Hits 0 Comments
Sektor 21 Satgas Citarum pergoki PT. CGN buang limbah ke sungai

Sebuah pabrik di Kota Cimahi kembali terkena sanksi sosial, kali ini menimpa PT. Central Georgette Nusantara (CGN). Sanksi serupa sebelumnya juga menimpa PT.  Nishinbo dan PT. Trigunawan.

Sanksi tersebut dikenakan oleh jajaran Sektor 21 Satgas Citarum khususnya untuk pabrik yang kepergok membuang limbah atau cairan kotor ke aliran sungai, yang kini menyasar ke PT. CGN.

PT. CGN adalah pabrik ke tiga di Kota Cimahi yang terkena sanksi sosial. Sebelumnya adalah PT Nishinbo dan PT Trigunawan.

Peristiwa itu kepergok langsung, Rabu (14/11/2018), oleh Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf. Yusep Sudrajat beserta jajaran yang saat itu tengah membuang air hasil menguras bak di IPAL lamanya PT. CGN yang terletak di seberang pabrik utama sehingga berakibat aliran Sungai Cibaligo berwarna hitam pekat.

Saat itu juga Dansektor 21 langsung mengambil tindakan dengan melokalisir lubang bypass IPAL dan saluran pembuangan yang mengarah ke sungai. Selain itu, Dansektor menerapkan sanksi sosial agar pihak perusahaan membersihkan aliran Sungai Cibaligo.

“Tindakan yang kami terapkan itu dilakukan secara bertahap, mulai dari peringatan, pengecoran, sanksi sosial. Jika masih membandel tentunya kami akan serahkan kepada proses hukum yang kami akan pantau,” ujar Dansektor Kolonel Inf. Yusep Sudrajat kepada wartawan.

Pada proses selanjutnya, perusahaan itu  sudah membuat surat pernyataan komitmen tidak akan membuang limbah kotor ke aliran sungai Citarum,

Sementara itu, staf manajemen PT. CGN, Sutrisno, mengaku hasil temuan jajaran Satgas Citarum hari kemarin itu merupakan human error. “Kami mengakui kesalahan yang terjadi,” akunya.

Ia memahami sanksi sosial tersebut dengan cara membersihkan sungai yang diterapkan oleh jajaran Satgas,  yaitu dengan menurunkan sekitar 150 karyawan berikut staf manajemen PT. CGN.

“Sebetulnya IPAL disini sudah tidak difungsikan, karena air baku disedot langsung ke area IPAL di area pabrik,” tandasnya.

Tags

About The Author

Buddy Wirawan 40
Ordinary

Buddy Wirawan

jurnalis, suka musik metal

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel