Fakta mengerikan tentang Flakka, Narkoba yang membuat pemakainya seperti zombie!!

10 Sep 2018 10:24 1509 Hits 0 Comments
Narkoba yang satu ini telah beredar di berbagai negara, bahkan telah masuk ke Indonesia. Hati-hati!!

Badan Narkotika Nasional (BNN) memastikan narkoba jenis flakka sudah masuk ke Indonesia. Kepala BNN Komjen Budi Waseso menegaskan kepastian tersebut didapat berdasarkan hasil temuan di laboratorium. Lalu apa itu Flakka? Flakka merupakan narkoba yang mengandung zat pyrrolidinopentiophenone atau  PVP atau alpha-PVP. Awalnya, Flakka merupakan obat sintesis yang dibuat sejak 1960. Flakka terlihat seperti sebagai kristal putih atau pink dengan bau yang menyengat.

Baru-baru ini juga beredar video yang menggambarkan perubahan perilaku pada pengguna obat terlarang. Orang di dalam video tersebut menjadi sangat agresif.

Belakangan baru diketahui bahwa perubahan perilaku tersebut merupakan efek samping dari penggunaan flakka. Seorang pengguna flakka bahkan bisa berubah menjadi seperti zombie, karena pengaruh obat tersebut.

Berikut beberapa fakta mengerikan tentang flakka:

1. Flakka lebih berbahaya dari kokain

Gambar terkait

Di beberapa daerah, flakka juga disebut sebagai gravel karena memiliki bentuk yang menyerupai potongan kristal putih, seperti kerikil di akuarium. Flakka disebut memiliki kemiripan dengan narkoba jenis kokain. Namun flakka jauh lebih berbahaya dari kokain.

Menurut Jim Hall, seorang ahli epidemiologi penyalahgunaan narkoba di Nova Southeastern University, Fort Lauderdale, Florida, sangat sulit untuk mengendalikan dosis yang tepat dari flakka. 

2. Dampak kesehatan

Gambar terkait

Penggunaan flakka dapat menyebabkan penumpukkan bahan-bahan kimia di otak pemakainya. Kokain dan sabu-sabu memiliki cara kerja serupa di otak, namun bahan kimia dalam flakka memiliki efek jangka panjang.

Meski efek yang diberikan flakka hanya bisa bertahan satu sampai beberapa jam, ada kemungkinan menyebabkan efek neurologis secara permanen dan menimbulkan kerusakan yang lebih besar. 

Jim mengatakan, penggunaan flakka bisa memicu hipertermia (peningkatan suhu tubuh), umumnya mencapai 105 derajat. Pengguna flakka cenderung menjadi psikotik. Mereka sering merobek pakaiannya sendiri, berlari ke jalan, dan memiliki kekuatan seperti kelebihan adrenalin. Bahkan memerlukan lebih dari empat orang polisi untuk menahan si pengguna. Menurut Jim, saat pengguna menahan efek dari flakka, dia bisa meninggal.

3. Tidak alami

Flakka adalah stimulan sintetis, buatan manusia, dan tidak alami. Warren Zysman, CEO Pusat Pengobatan Ketergantungan Kimia di Addiction Care Interventions (ACI) mengatakan bahwa flakka mirip dengan ganja sintetis. Menurutnya, flakka dibuat oleh manusia dan tidak memperhatikan standar dosis yang tetap. 

Lebih lanjut, Warren mengatakan bahwa efek luar biasa dari flakka muncul karena bahan-bahan tidak alami yang terdapat di dalamnya. Bahan kimia beracun yang berinteraksi dengan otak memicu perilaku impulsif dan agresif yang hebat. 

Secara fisik, hal tersebut cenderung menyebabkan tekanan darah tinggi dan bahkan stroke atau serangan jantung. Semua bergantung pada senyawa kimia yang ada di dalam flakka. 
 

4. Efek seperti zombie 

Gambar terkait

Sejumlah video berjudul Efek Flakka menggambarkan penggunanya berubah menjadi seperti zombie. Pengguna flakka menjadi lebih histeris dan agresif. Bahkan, efek dari penggunaan flakka bisa ikut membahayakan orang lain.

Warren mengatakan, efek dari flakka lebih berbahaya daripada obat lain, bahkan mungkin heroin. Menurut Warren, heroin menyebabkan kerusakan yang signifikan pada diri penggunanya dan memiliki risiko overdosis yang tinggi, namun mereka tidak melakukan tindakan agresif terhadap orang lain. Sedangkan flakka, ada risiko pengguna menyerang dengan cara ekstrem dan mengancam jiwa orang lain.

5. Punya potensi tinggi

Foto: Thinkstock

Flakka termasuk narkotik dengan efek yang sangat kuat. Biasanya seseorang membutuhkan dosis 0,1 gram flakka untuk bisa teler namun bila melenceng lebih sedikit saja maka efek berbahaya yang berdampak fatal bisa muncul. Bahkan overdosis yang ringan dapat menyebabkan masalah jantung, agitasi, atau perilaku agresif dan psikosis.

6. Harganya yang murah

Seperti dilansir Rollingstone, flakka dibanderol seharga $3 sampai $5 atau sekitar Rp 39.843 hingga Rp 66.405 dalam kurva yang berlaku saat ini. Harga tersebut tentu jauh lebih murah jika dibandingkan dengan kokain yang berkisar di angka $62 hingga $80. Hal itulah yang menyebabkan banyaknya remaja, anak sekolah dan mahasiswa di Amerika Serikat memilih flakka.

Itulah beberapa fakta tentang flakka, narkoba yang membuat pemakainya menjadi seperti zombie. Jangan sampai kita terbawa arus dan berani untuk menggunakannya yaa.

Tags

About The Author

MutiaraRizkynaArlinda 26
Novice

MutiaraRizkynaArlinda

student of SMK WIKRAMA BOGOR

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel