Hacker Anonymous Mengunggah 3 Dokumen Tutorial Hack

19 Nov 2015 09:20 5166 Hits 0 Comments
ketiga dokumen tutorial tersebut adalah untuk memerangi ISIS.

Setelah sebelumnya kelompok peretas Internasional bernama anonymous menyatakan partisipasinya dalam memberantas ISIS setelah penyerangan di Paris pekan lalu, hingga saat ini usaha-usaha mereka dalam memberantas ISIS di dunia maya pun masih dilakukan.

Salah satunya adalah perekrutan para peretas newbie atau pemula yang ingin membantu memerangi isis agar menggunakan tagar #OpParis.

Dalam memerangi ISIS, kelompok peretas anonymous telah mengunggah beberapa dokumen yang dapat meminimalisir kampanye dari ISIS di dunia maya. Beberapa dokumen tersebut adalah “NoobGuide” bagi siapapun yang ingin belajar hacking.

Kemudian ada juga dokumen bernama “Reporter” yang berfungsi untuk membuat sebuah bot di Twitter untuk mengungkap akun-akun yang dimiliki oleh ISIS. Dan yang terakhir, adalah dokumen bernama “Searcher”, yang isinya adalah cara-cara untuk menemukan situs-situs ISIS.

Semua dokumen tersebut tertulis dalam bahasa Inggris, salah satunya adalah seperti dokumen untuk menemukan situs-situs ISIS seperti apa yang ada pada gambar di bawah ini.

Menurut Salah satu anggota dari grup amorphous dibandingkan dengan duduk-duduk tanpa mengerjakan sesuatu di depan komputer, setiap orang dapat meraih berbagai keuntungan dengan berbagai software dan dokumen yang telah di-share oleh kelompok peretas Anonymous.

Ia juga menambahkan bahwa setiap satu orang yang berpartisipasi sangatlah berarti dalam operasi #OpParis ini.

Ini bukanlah kali pertama kelompok peretas Anonymous melakukan perekrutan untuk menjalankan operasinya. Karena pada awal tahun 2015 lalu, kelompok ini juga pernah menunggah sebuah dokumen berisi tutorial step-by-step untuk menghancurkan akun Twitter yang mendukung ISIS.

Tutorial terakhir (terbaru) yang diunggah oleh kelompok Anonymous adalah sebuah petunjuk mendetil tentang bagaimana cara melakukan serangan di dunia maya ke situs-situs milik ISIS, seperti dengan serangan Distributed Denial of Service atau yang lebih kita kenal dengan singkatannya yaitu DDoS.

Selain DDoS, mereka juga mengunggah tutorial atau petunjuk peretasan lainnya yaitu Man In The Middle (MITM). Berbagai tutorial peretasan tersebut didalamnya sudah dilengkapi dengan berbagai tools yang bisa digunakan untuk meretas. Selain itu, ada juga sebuah himbauan agar tutorial dan alat untuk meretas tersebut tidak digunakan untuk keperluan lain selain yang sudah tertulis di dokumen petunjuk peretasan tersebut.

Operasi dengan nama OpParis ini dikatakan sebagai operasi terbesar dari grup Anonymous selama ini. Karena sejak hari minggu kemarin, OpParis telah berhasil melumpuhkan 5,500 Twitter yang diduga kuat terlibat dengan ISIS.

 

 

sumber: ibtimes

About The Author

Buricak Burinyai 59
Expert

Buricak Burinyai

Seorang warga Bandung yang cinta Bandung, teknologi dan mantannya

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel