1

Super Charging, Mengisi 48 Persen Hanya Dalam 5 Menit

16 Nov 2015 11:33 2116 Hits 0 Comments
Teknologi ini dikembangkan oleh Huawei.

Teknologi pengisian baterai secara cepat atau yang lebih kenal dengan istilah quick charging adalah sebuah teknologi atau inovasi di dunia gadget yang sudah lama ada.

Dari semua perusahaan manufaktur smartphone di dunia, hampir semuanya sudah menerapkan teknologi ini ke produk-produk smartphone buatan mereka dan dari situ dimulailah pepearangan smartphone yang di dalamnya sudah tertanam teknologi quick charging.

Namun, dari teknologi tersebut terdapat sebuah fakta bahwa quick charging memiliki efek negatif bagi baterai dari smartphone yang didalamnya terdapat teknologi tersebut. Yaitu dampak negatif bahwa lifespan atau umur dari baterai yang menggunakan teknologi tersebut akan lebih cepat habis dibandingkan dengan baterai yang tidak menggunakan teknologi quick charging.

Namun, hal tersebut kini dibantah oleh sebuah vendor pembuat smartphone asal negeri tirai bambu bernama Huawei yang mengklaim bahwa pihak mereka memiliki teknologi quick charging dimana teknologi tersebut dapat mengisi daya baterai lebih cepat dibandingkan teknologi quick charging yang ada sekarang tanpa mengurangi umur dari baterai tersebut.

Seberapa cepat teknologi quick charging dari Huawei ini?

Seperti apa yang dilansir oleh engadget, Huawei mengklaim bahwa teknologi quick charging milik mereka mampu mengisi daya baterai hingga 48 persen pada sebuah baterai berkapasitas 3.000 mAh hanya dalam waktu 5 menit saja.

Super Charging, Mengisi 48 Persen Hanya Dalam 5 Menit

Selain itu pihak Huawei juga memiliki teknologi yang lebih cepat dari itu yaitu mengisi daya baterai sebanyak 68 persen hanya dalam waktu 2 menit saja. Sayangnya teknologi tersebut ternyata hanya pada baterai berkapasitas 600 mAh saja.

Pihak Huawei juga menyatakan bahwa baterai ini masih belum dapat dipasarkan atau ditanamkan pada produk-produk smartphone mereka saat ini. Karena untuk melakukan super charging tersebut, pihak Huawei mengaku bahwa mereka membutuhkan sebuah charger khusus yang hingga saat ini memang belum mereka kembangkan.

Jika sampai teknologi super charging ini diterapkan pada smartphone-smartphone produk Huawei nantinya, hal ini tentunya akan merubah arah teknologi dari smartphone ke arah yang lebih baik lagi. Sehingga di masa depan, sebuah smartphone akan dapat terus berjalan tanpa harus lama meninggalkannya di colokan listrik untuk di charge.

Tapi kapan ya kira-kira prototipe super charging dari Huawei yang dapat mengubah kebiasaan orang men-charge smartphone milik mereka ini memulai debutnya? Kita tunggu saja kelanjutan informasinya dari Huawei kedepannya.

 

 

 

Sumber: engadget

Tags Teknologi

About The Author

Buricak Burinyai 67
Expert

Buricak Burinyai

Seorang warga Bandung yang cinta Bandung, teknologi dan mantannya
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel