AMD Tersangkut Perkara Hukum Akibat Produk Terbarunya

9 Nov 2015 15:52 2952 Hits 2 Comments
Chip AMD Bulldozer adalah topik dari gugatan para konsumen.

AMD yang juga merupakan sebuah pembuat chip untuk perangkat elektronik, baru-baru ini terjerat perkara hukum. Pasalnya iklan yang dibuat oleh pihak AMD tentang produk chip terbarunya bernama AMD Bulldozer tidaklah akurat.

Dalam iklan tersebut, AMD Bulldozer terkesan dilebih-lebihkan demi menarik minat konsumen tanpa memperlihatkan informasi atau spesifikasi penting mengenai produk tersebut secara gamblang dan mendetil.

Perkara yang menimpa AMD ini adalah soal iklan mereka yang menyesatkan para konsumen tentang produk chip Bulldozer mereka dimana iklan yang dibuat AMD tersebut membuat para konsumen berpikir bahwa core yang dimiliki chip AMD tersebut adalah delapan.

Padahal kenyataannya, core yang bekerja dalam chip AMD tersebut hanyalah sebanyak empat core saja.

Sedangkan inti gugatan yang dilayangkan oleh pihak konsumen sendiri berisi tentang klaim bahwa setiap core yang ada pada chip AMD Bulldozer tidak dapat bekerja sendirian. Oleh karena itu, setiap dua buah core dari delapan core yang ada pada chip tersebut bekerja secara berpasangan yang membuat total core yang aktif hanya terhitung 4 core saja.

Berdasarkan surat gugatan yang dilayangkan kepada pihak AMD, chip AMD Bulldozer dibuat dengan cara melucuti komponen-komponen yang ada dari dua core dan kemudian mengkombinasikan apa yang tersisa hingga tercipta sebuah ‘modul’.

Tapi, dengan melucuti komponen tertentu dari dua buah core untuk membuat sebuah modul, hal tersebut menyebabkan core-core tersebut tidak dapat bekerja secara stand alone atau sendirian. Akibatnya, AMD Bulldozer mengalami degradasi dari segi performa dan tidak dapat menjalankan delapan instruksi secara berurutan dan bebas.

Dengan tidak mempublikasikan hal di atas ke publik, AMD sekarang terpaksa harus berada di meja hijau.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, chipset Bulldozer dari AMD yang sudah mengalami degradasi menimbulkan banyak kekecewaan pada konsumennya khususnya kepada para gamer dan para antusias performa.

Jika dibandingkan, AMD Bulldozer yang pada iklannya melebih-lebihkan kemampuannya; ternyata pada kenyataannya kekuatan atau performanya masih setara dengan chipset yang dikeluarkan oleh Intel.

Mengenai kejadian ini, pihak AMD sendiri belum mengeluarkan komentarnya. Sedangkan mengenai perkaranya, masih menjadi sebuah misteri karena ujung dari perkara ini belum terlihat titik cerahnya. Seandainya pihak AMD kalah dalam gugatan ini, maka pihak mereka akan terkena denda setidaknya 5 juta USD atau sekitar 68 milyar rupiah.

 


via tech times

Tags AMD Teknologi

About The Author

Buricak Burinyai 67
Expert

Buricak Burinyai

Seorang warga Bandung yang cinta Bandung, teknologi dan mantannya

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel