Supermoon dan Gerhana Bulan Total Merah Darah

28 Sep 2015 14:13 3057 Hits 0 Comments
Fenomena langka ini terjadi pada tanggal 28 September 2015

Untuk pertama kalinya dalam 30 tahun, warga di sebagian besar wilayah di dunia akan dapat menyaksikan sebuah fenomena langka yang terjadi di langit, yaitu sebuah fenomena dimana Supermoon berkolaborasi dengan gerhana bulan total.

Apa itu Supermoon?

Supermoon adalah sebuah sebutan untuk bulan ketika satelit ini berada di titik terdekat dengan bumi sehingga tampak hingga 30% lebih besar dibandingkan ukuran bulan jika dilihat pada umumnya.

Lalu apa itu Gerhana bulan total?

Gerhana bulan total adalah sebuah fenomena dimana cahaya matahari yang biasanya dipantulkan oleh bulan terhalang oleh bumi. Sehingga keadaannya seperti pada gambar di bawah ini.

 

Lalu apa itu Gerhana bulan total Supermoon? Apa yang menjadikan kolaborasi ini spesial?

Seperti yang dilansir oleh Space.com, Supermoon yang muncul pada malam ini adalah fenomena langka yang hanya terjadi 30 tahun sekali dimana sebelumnya pernah muncul pada tahun 1982 dan mungkin tidak bisa dilihat lagi hingga nanti tahun 2033.

Gerhana bulan total yang terjadi pada tanggal 28 September ini juga terbilang spesial karena bagi warga di belahan bumi utara, Gerhana ini disebut juga sebagai Harvest Moon dimana bulan berada di titik terdekat dengan equinox musim gugur.

Selain itu, gerhana bulan total yang terjadi pada tanggal 28 September 2015 ini menandakan gerhana total keempat sekaligus gerhana total terakhir sepanjang tahun 2014-2015. Dan yang lebih mengejutkan lagi, gerhana bulan total ini adalah gerhana dimana bulan berwarna merah darah sehingga disebut ‘blood moon’.

Kenapa bulan bisa berwarna merah darah?

Alasan kenapa bulan berwarna kemerahan itu adalah karena pantulan cahaya matahari yang masih terpantul ke bulan.

Informasi yang dilansir oleh situs resmi NASA menyatakan bahwa Gerhana Supermoon ini telah berlangsung selama 1 jam 11 menit. Yang tentunya dalam waktu berbeda di setiap belahan dunia.

Jika cuaca bersahabat, Sebenarnya semua orang di sebagian besar belahan dunia dapat menyaksikannya. Namun sangat disayangkan, kita di Indonesia tidak dapat melihatnya.

Seperti pada gambar di atas, yang dapat menyaksikan Gerhana bulan total dari Supermoon ini adalah mereka yang berada di Amerika bagian utara dan selatan, Eropa, Afrika dan di sebagian wilayah Asia Barat dan Pasifik Timur dapat menyaksikan fenomena spektakuler ini.

 

Tags

About The Author

Buricak Burinyai 60
Expert

Buricak Burinyai

Seorang warga Bandung yang cinta Bandung, teknologi dan mantannya

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel