Pulau Umang Dikuasai Tiga Operator Besar

9 May 2011 00:44 14530 Hits 0 Comments Approved by Plimbi
Liburan di Pulau Umang yang terletak di Desa Sumur, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Banyak cerita indah yang terdengar dari para pengunjung yang pernah mendatangi Pulau ini.

By: Ridya (Aya)

Liburan kali ini saya habiskan di Pulau Umang yang terletak di Desa Sumur, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Banyak cerita indah yang terdengar dari para pengunjung yang pernah mendatangi Pulau ini. Menurut cerita, bagi para pencinta Wisata Air (Snorkeling dan Diving terutama) kalau belum snorkeling di Pulau Oar yang berdekatan dengan Pulau Umang ini, serasa belum bisa menikmati keindahan bawah laut yang sesungguhnya maka saya pun segera bergegas untuk menghabiskan liburan saya di Pulau Umang.

Penyebrangan dari desa sumur atau "Arrival" Kantor Pulau Umang sampai dermaga Pulau Umang hanya ditempuh dalam waktu kurang dari 4 menit. Saat saya menginjakkan kaki saya di dermaga Pulau Umang, semua rasa lelah dan penat saya karena perjalanan yang jauh dan kurang nyaman langsung hilang seketika. Hamparan pasir putih dimainkan oleh ombak yang sedang menari dibagian kanan dermaga, seolah sedang berusaha untuk mencuri pandangan saya dan segera ingin bergabung bermain di tepi pantai itu.

Menuju ke pintu masuk dari dermaga, saya dihampiri oleh Security dan dengan ramah menyapa dan mempersilahkan saya menunggu GRO Manager yang akan menemani saya untuk mengelilingi Pulau Umang ini. Sambil menunggu Pak Henry (GRO Manager), saya ditemani oleh Pak Dedeh (Audio crew) mengelilingi Pulau Umang yang luasnya sekitar 5 hektar ini. Di Pulau Umang ini terdapat 30 cottage menghadap ke barat (Sunset View)dan 30 cottage menghadap ke timur (Sunrise View).

Dimana setiap cottage dapat diisi oleh maksimal 5 orang dewasa. Pihak Manajemen sudah menyediakan harga paket untuk para pengunjung yang ingin menghabiskan liburan di Pulau ini. Dari Paket Liburan berdua atau berempat, Paket Pre-wedding sampai Paket Honeymoon selama 3D2N ( 3 hari 2 malam ) atau 2D1N ( 2 hari 1 malam ). Selain Paket menginap, ternyata pihak Pulau Umang juga memiliki paket untuk Outbound, Family Gathering, Company Gathering atau Fun Games yang sangat mengesankan bagi para pengunjungnya, sehingga membuat para pengunjung tidak sabar untuk segera kembali dan menghabiskan liburan mereka di Pulau Umang ini. Dan disini juga terdapat spa yang dapat kita nikmati dipinggir pantai sehingga kita dapat menikmati deburan suara ombak dan merasakan semilirnya angin laut.

Pulau Umang, tidak seperti Pulau Putri atau Pulau Sepa yang pernah saya kunjungi sebelumnya. Disini, saya merasa seperti berada ditengah tengah keluarga, seperti berada dalam rumah sendiri. Mungkin inilah yang membedakan pengalaman saya saat saya berlibur ke Pulau ini. Semua pelayanan baik dari security, restaurant, crew Pulau Umang, GRO, audio crew sangat ramah, sopan, menyenangkan dan nyaman berada dipulau ini. Mereka membuat saya merasa betah berada di Pulau ini dan tidak ada rasa bosan sedikitpun selama berada di tengah-tengah mereka.

Bagi para pengunjung yang tidak bisa lepas dari telekomunikasi dengan para kolega atau keluarga, jangan khawatir berlibur ke Pulau ini, walau tidak terdapat BTS di Pulau ini, sinyal terkuat pertama masih dikuasi oleh provider XL dan kemudian diikuti oleh Telkomsel dan Indosat. Hal ini mungkin dikarenakan di desa sumur sampai pandeglang terdapat banyak BTS dari beberapa operator tersebut.

Kembali ke keindahan Pulau ini. Saya mengelilingi pulau ini dan mendapatkan pemandangan yang sangat indah bagi saya, karena saya pecinta laut dan pulau :). Pulau Oar pun tak kalah indah dengan Pulau Umang. Pasir pantainya yang putih, bermain dengan ombak yang sedang menari - nari diatasnya membuat semua pengunjung tak berhenti bermain dengannya. Ada yang bermain banana boat di pulau ini atau dipulau Oar, tergantung dengan keinginan sang pengunjung. Di Pulau Oar ini juga terdapat beberapa spot yang bagus untuk snorkeling maupun diving. Hanya saja untuk diving, Manajemen Pulau Umang belum dapat memberikan pelayanan istimewa untuk kita walau Guide mereka memiliki sertifikat untuk itu. Saat saya berada di Pulau Oar, saya mengamati kesekeliling Pulau ini.

Pulau ini dibiarkan tumbuh alami (tidak ada bangunan tetap hanya gazebo untuk beristirahat dan berteduh saja) oleh sang pemilik. Walau terlihat seperti hutan dari kejauhan, tapi justru kontrasnya warna hijau daun, putihnya pasir dan birunya air laut yang memberikan warna keindahan tersendiri disini.

Kita tidak perlu khawatir dengan kondisi air yang ada di Pulau Umang ini, baik air untuk berbilas atau mandi, air di kolam berenang dan jacuzzi adalah air tawar karena mereka memiliki sumur untuk air tawar tersebut. Kita akan merasa bahwa kita berada di rumah kita sendiri, bukan berada ditempat yang dikelilingi oleh air laut.

Yang saya sesalkan dari perjalanan saya kali ini adalah, jalan aspal yang rusak dan tidak diperbaiki oleh pemerintah daerah. Padahal kalau kita bisa menilik lebih dalam, bukankah seharusnya Pemerintah Daerah Banten bisa jeli meninjau lokasi Pulau Umang ini? Seandainya jalan menuju ke Pulau Umang diperbaiki, dan kemudian Pulau Umang menjadi ramai dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun turis asing, siapa yang akan berbangga hati? Banten bukan? Lalu seandainya wisatawan tersebut setelah pergi kepulau ini, dan mengatakan Pulau Umang indah, sayangnya jalan menuju ke Pulau itu sangat jelek dan rusak membuat tidak nyaman, siapa yang akan dilirik oleh beberapa pertanyaan mengapa jalanan tersebut tidak segera diperbaiki? Banten bukan? Saya ingin sedikit menyentil pemikiran dari para pemerintah daerah khususnya Pemerintahan Daerah Banten, lebih peka sedikit terhadap tempat wisata yang ada didaerah Banten, karena itu akan menambah devisa negara kita bukan? (sok taunya saya mulai keluar nih :p).

Well, semua penat saya, kecewa saya akan perjalanan yang kurang menyenangkan telah terobati dengan keindahan dan keramahan yang ditawarkan Pulau Umang selama liburan saya disana. Terima kasih untuk Pak Henry (GRM) dan Pulau Umang's Crew yang telah membuat liburan saya menjadi sangat berkesan. Yang menggelitik hati saya saat saya dalam perjalanan naik boat dari Pulau Umang menuju Dermaga Arrival, ada pengunjung sekeluarga yang kebetulan satu boat dengan saya bertanya kepada saya, " Mbak ini bekerja di Pulau Umang? Atau Pemiliknya? Karena kami melihat mbak dengan para crew seperti sudah lama saling mengenal" saya tersenyum dan menjawab bahwa saya juga pengunjung seperti Bapak dan Ibu.

Semoga saja, dalam beberapa pekan kedepan saya bisa menikmati kembali liburan di Pulau Umang ini.

About The Author

Plimbi Editor 999
Administrator

Plimbi Editor

Plimbi Chief Editor
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel