article

Mengenal MySQL dan PostgreSQL: Mengupas Keunggulan Dua Database Raksasa Saat Ini

Mengenal MySQL dan PostgreSQL: Mengupas Keunggulan Dua Database Raksasa Saat Ini

Halo teman-teman programmer semua! MySQL dan PostgreSQL adalah dua jenis Rational Database Management System (RDBMS) atau bisa disebut manajemen basis data rasional yang paling populer dan sering digunakan oleh seluruh programmer, bukan hanya di Indonesia tapi sampai ke seluruh dunia. Khususnya yang main di ranah backend, pasti udah pada denger dan pernah pake nih salah satu antara MySQL atau PostgreSQL.

Nah untuk artikel kali ini kita akan membahas dua basis data raksasa ini secara mendalam dan jelas. Alasan kenapa basis data MySQLl dan PostgreSQL sering kali dibandingkan dikalangan programmer juga akan dibahas di artikel ini, sekalian juga kelebihan dan kekurangan dari basis data MySQL dan PostgreSQL juga bakal dibahas nih biar temen-temen semua bisa menemukan basis data yang cocok untuk temen-temen gunakan.

Nah penasaran ga sama kedua database ini? Dan agi temen-temen yang belum tahu apa-apa soal keduanya atau masih bingung bedanya DBMS sama aplikasi seperti Excel atau semacamnya, Tenang aja, kita juga bakal bahas kok pengertiannya. Jadi yuk, disimak artikelnya.

ads

"Mysql dan Postgresql ini apasih? kok bisa disebut RDBMS?"

Pertama-tama sebelum kita mulai membandingkan antar kedua basis data ini, kita harus menyamakan pemahaman dulu nih biar dari temen-temen semua ga ada yang bingung untuk kedepannya, apalagi istilah database itu kadang terdengar lumayan asing buat pemula.

Kenapa sih MySQL dan PostgreSQL bisa disebut sebagai RDBMS (Relational Database Management System)? Alasan kenapa bisa disebut begitu terletak pada cara mereka mengelola data. Keduanya, MySQL dan PostgreSQL, sama-sama menggunakan struktur tabel yang saling berelasi atau berhubungan antara satu sama lain. Bayangin aja nih kalian punya sebuah lembar kerja yang punya baris dan kolom, dan lembar kerja ini menggunakan bahasa standar yang namanya SQL (Structured Query Language) untuk ngobrol atau berkomunikasi sama datanya yang ada didalamnya. Kalau coding manual pakai file teks biasa (pake format txt atau json misalnya), semuanya itu harus kalian atur dan buat dari nol banget, mulai dari cara baca datanya, sampai ke cara nyimpen datanya biar ga ada yang ketimpa. Yah kalian tahu sendiri lah betapa ribetnya nge-manage data ribuan atau bahkan jutaan user di aplikasi kalian kalau cuma pakai file teks biasa.

Sama seperti tools pengembangan aplikasi lainnya, basis data  MySQL dan PostgreSQL juga menyediakan aturan-aturan dan fitur-fitur canggih yang bertujuan meningkatkan efisiensi kerja dan membantu para programmer menjaga data aplikasi mereka agar tetap aman dan konsisten antar setiap datanya. Kedua basis data ini juga sama-sama menyelesaikan masalah klasik pada penyimpanan data, yaitu redundansi (data dobel-dobel) dan ketidak konsistenan data antar satu sama lain.

"Ohh gitu, terus bedanya dua basis data ini apaan?"

Nah, meski MySQL dan PostgreSQL itu sama-sama tempat buat nyimpen data dan sama-sama berbasis SQL, tapi secara "kepribadian" dan fitur-fitur yang ada didalamnya, mereka ini bisa dibilang beda banget nih antara satu sama lain.

Fitur utama dari *MySQL* adalah kesederhanaan dan kecepatannya, terutama buat operasi baca data yang ada didalamnya (Read). Nah, fun fact temen-temen, basis MySQL ini bisa dibilang adalah "idola sejuta umat" di dunia pemrograman. Kenapa bisa dibilang begitu? Karena selain basis data MySQL ini sederhana dan mudah untuk dipelajari, komunitas MySQL juga cukup besar di dunia sehingga jika kalian mencari tutorial MySQL di internet, kalian bakal mudah buat nemuinnya. Kalau kalian pernah pake Wordpress untuk ngebuat website, itu basis data defaultnya pakai MySQL loh. Jadi ketika kalian install WordPress, di belakang layar itu basis data MySQL lah yang kerja keras nyimpen postingan blog kalian. MySQL dibuat dengan tujuan untuk menjadi basis data yang gampang di-install, ringan, dan ngebut buat aplikasi web standar.

Nah kalau *PostgreSQL* (atau sering dipanggil Postgres) itu bisa dibilang sebaliknya, dia lebih kayak ilmuwan yang jenius. Fitur utama dari PostgreSQL adalah peraturannya yang sesuai dengan standar SQL, fitur-fitur canggih, dan stabilitas data yang luar biasa. 

Apa bedanya? Kalau di Postgres, kalian bisa bikin tipe data sendiri yang aneh-aneh dan juga menjalankan perintah query yang super kompleks. Dan juga, database ini punya fitur bawaan buat nanganin data format JSON dengan sangat baik, jadi rasanya kayak pake bahasa non-SQL tapi di dalam SQL. Canggih kan? Makanya Postgres sering dibilang lebih "strict" atau ketat soal aturan, tujuannya biar data kalian bener-bener valid dan ga bakal kena korup.

"Hmm... kalau gitu mending gunain basis data yang mana?"

MySQL itu cocok untuk kalian gunakan jika kalian butuh database untuk aplikasi web yang banyak melakukan aktivitas membaca data (seperti blog, portal berita, atau toko online sederhana), pokoknya yang sederhana dan butuh setup yang tergolong cepat. Kekurangannya ya jika kalian butuh fitur-fitur advance yang kompleks atau pengelolaan data JSON yang rumit, MySQL bakal terasa agak terbatas kalau dibandingin sama saingannya (PostgreSQL). Yang berarti kalau aplikasi kalian berkembang jadi super kompleks, mungkin kalian butuh usaha ekstra buat mengatur performanya.

Sedangkan PostgreSQL itu kebalikannya, basis data ini cocok untuk kalian gunakan jika kalian ingin membangun aplikasi yang butuh logika bisnis rumit. Dengan fitur-fitur canggihnya yang lebih unggul daripada pesaingnya (MySQL), PostgreSQL jadi pilihan favorit untuk basis data. Tapi karena fiturnya ada beragam dan konfigurasinya sangat detail, kalian harus menggunakan waktu kalian untuk belajar lebih dalam dan membiasakan diri. Jadi pilihan ini mungkin agak berlebihan bagi kalian yang cuma mau bikin web profil sederhana.

Penutup

Nah, gimana nih? Udah dapet belum gambaran tentang database mana yang cocok buat kalian gunakan? Dari pengertian tentang MySQL dan PostgreSQL, sampai ke kelebihan dan kekurangannya, semoga bisa memberi temen-temen programmer semua pertimbangan tentang teknologi mana yang pas untuk backend kalian. Ingat, gak ada yang paling benar, adanya yang paling pas sama kebutuhan. Sekian untuk artikel kali ini. Sampai jumpa di lain waktu ya!

 

Daftar referensi:

  • https://dqlab.id/perbedaan-dbms-vs-rdbms-pada-sistem-operasi-sql#:~:text=SQL and Python-,2.,skema yang terdefinisi dengan baik.
  • https://aws.amazon.com/compare/the-difference-between-mysql-vs-postgresql/
  • https://www.integrate.io/blog/postgresql-vs-mysql-which-one-is-better-for-your-use-case/
0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads