Bandung, Plimbi.com -- Jika Anda adalah pegiat teknologi pasti sudah tidak asing dengan yang namanya RTX bukan? Dan kebanyakan orang awam saat mendengar kata "RTX" akan mengacu pada grafis atau kualitas gambarnya yang menakjubkan. Namun ini RTX bukan sekedar GPU (Graphic Processing Unit) biasa pada umumnya, belum lama ini Nvidia meluncurkan series terbarunya yaitu Nvidia GeForce RTX 5090. Dengan membawa gebrakan pada dunia rendering yang dilengkapi dengan teknologi AI DLSS 4 dan Ray-Tracing Neural Rendering yang siap membuat mata anda takjub karena keindahan gambar yang dihasilkan.
Apa itu DLSS dan Ray-Tracing
Sebagian orang pasti akan bertanya-tanya saat mendengar dua kata tersebut dan memanglah perkataan itu asing bagi orang awam. Singkatnya DLSS itu adalah teknologi berbasis AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan yang dirancang untuk memperkuat dan membantu kinerja dari Ray-Tracing yang membuat FPS tetap stabil dan bahkan mungkin tumpah-tumpah? begitulah istilah yang sering diungkapkan para gamer saat mereka mencapai peak FPS yang tinggi.
Mengapa RTX 5090 Disebut Gebrakan Di Dunia GPU?
Banyak faktor yang memengaruhi dan menjadi alasan mengapa RTX 5090 adalah sebuah gebrakan, namun yang sangat mencolok disini adalah penggunaan DLSS 4 terobosan terbaru yang menghadirkan berbagai fitur pendukung untuk Ray-Tracing Neural Rendering. Banyak sekali hal yang ditambahkan oleh Nvidia kali ini dan itu membuat semua orang terkejut, bukan hanya karena spesifikasinya namun juga harganya meski memang sebanding dan membuatnya terkesan lebih eksklusif.
Bagaimana Ray-Tracing Bekerja dan AI Bisa Meningkatkan Kualitas Dari Ray-Tracing?
Ray-Tracing itu bekerja menggunakan prinsip cahaya di dunia nyata, seperti namanya, teknologi ini digunakan untuk menghasilkan pencahayaan yang realistis layaknya dunia nyata karena memperhatikan setiap detail seperti prinsip cahaya, bagaimana sumber cahaya bekerja, bagaimana reaksi atau pantulan yang dihasilkan ke permukaan benda yang berbeda seperti apa (contoh ke benda kasar, tembus pandang, cermin, dan lain lain), dan bagaimana cara kerja mata kita menangkap cahaya juga diperhitungkan.
AI saat ini memiliki banyak peran penting dalam membantu kehidupan kita sehari-hari mulai dari pekerjaan ringan sampai pekerjaan berat, selain bisa meningkatkan kualitas gambar sederhana kini AI mendobrak batasan baru dengan meningkatkan kualitas grafis secara real time dengan latensi rendah yang membuatnya sangat overpower saat dikombinasikan dengan teknologi Ray-Tracing. Intinya AI digunakan disini untuk membantu menyempurnakan Ray-Tracing yang memiliki kekurangan karena keterbatasan komputasi dengan begitu keduanya saling melengkapi satu sama lain. Berikut adalah beberapa fitur dari AI milik Nvidia yang sudah dilatih menggunakan super komputer untuk menyempurnakan Ray-Tracing.
- DLSS Multi Frame Generation
Dengan Tensor Core Gen 5, teknologi ini meningkatkan FPS dengan AI untuk menghasilkan tiga frame untuk setiap frame yang dirender.
- DLSS Frame Generation
Menghasilkan frame sekaligus mempertahankan respon yang luar biasa dengan NVIDIA Reflex.
- DLSS ray Reconstruction
Menghasilkan piksel tambahan untuk adegan intensif yang diproses ray-tracing. DLSS menggantikan denoiser yang disetel secara manual dengan jaringan AI yang menghasilkan piksel berkualitas lebih tinggi antara ray sampel.
- DLSS Super Resolution
Menghasilkan frame resolusi tinggi dengan resolusi rendah. DLSS mengambil sampel beberapa gambar dengan resolusi rendah dan menggunakan umpan balik data gerak dari frame sebelumnya untuk membangun gambar berkualitas tinggi.
- Deep Learning Anti-Aliasing
Atau DLAA menghadirkan gambar berkualitas tinggi dengan Teknik anti-aliasing yang berbasis AI. Menggunakan teknologi Super Resolution yang sama yang dikembangkan untuk DLSS, membangun gambar yang lebih realistis dan berkualitas tinggi pada resolusi asli.
Berapa Harga Dari RTX 5090?
Dari sekian banyak fitur yang diberikan oleh Nvidia pada GPU RTX 5090, mereka memberikan harga yang bisa dibilang masuk akal untuk komponen pemrosesan grafis yang memiliki kualitas dan fitur yang akan memuaskan dan memanjakan mata kita serta mempermudah pekerjaan rendering berat. Nvidia membanderol RTX 5090 dengan harga mulai dari 40 juta rupiah, jujur harga segitu memang mengejutkan dan pada umumnya juga harga total dari sebuah PC hampir 50% adalah harga dari GPU nya.
Kesimpulan
Kemajuan teknologi GPU sudah berkembang pesat sejak pertama kali kemunculannya, yang awalnya hanya bisa merender kumpulan warna sederhana dalam satu waktu. Namun sekarang GPU sudah bisa mereplika dunia nyata di dunia virtual yang membuat banyak orang terkagum-kagum karena kemampuan komputasinya yang sudah sangat canggih. Meski begitu kita harus sadar dengan kebutuhan kita sendiri dan berfikir kembali saat mau membeli GPU yang mahal seperti itu, terkecuali Anda memang punya budgetnya dan tidak akan membebani keadaan finansiall.
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.