Pentingnya Clean Code bagi Programmer

18 Jun 2024 19:00 196 Hits 0 Comments Approved by Plimbi

Clean code memang sering dianggap tidak penting, namun banyak manfaat jika menerapkan clean code ini dan juga bagaimana tata cara atau langkah langkah yang dapat dilakukan sampai dengan kode bisa dikatakan clean code.

dengan clean code, banyak masalah yang dapat diselesaikan dengan mudah dan ini merupakan cara yang sangat baik untuk dilakukan apabila bekerja secara tim, karena clean code akan memudahkan tim untuk memahami gagasan yang terkandung di dalam kode yang dibuat.

Clean Code ialah gambaran bagaimana kode yang dibuat oleh tim developer ditulis secara rapi, terstruktur dan mudah dipahami. Inti dari clean code ini adalah tidak hanya berfokus pada fungsionalitas, tetapi juga pada keterbacaan dan kemudahan pemeliharaan. Kode yang rapi mudah diikuti oleh developer lain, memudahkan proses debugging, sekaligus memfasilitasi kolaborasi dengan Tim.

Clean code dapat dicapai melalui beberapa praktik seperti penamaan variabel, dan function yang jelas, struktur algoritma yang logis, menghindari duplikasi pada code serta dokumentasi yang memadai.

Clean code juga mengikuti prinsip – prinsip seperti DRY (Don’t Repeat Yourself), dan KISS (Keep it Simple, Stupid), Dimana prinsip ini menekankan pada keserderhanaan dan efisiensi.

 

Manfaat Clean Code

  1. Mudah Dipelihara (Maintanability)

Harus mudah untuk dipelihara dan dikelola dengan artian setiap perubahan, pembaruan, dan perbaikan bisa dilakukan dengan cepat dan efisien. Ini akan secara langsung mempengaruhi baik dari segi waktu maupun biaya terkait pemeliharaan software

  1. Mudah identifikasi bug

Kejelasan struktur dan kemudahan dalam algoritma akan meminimalkan waktu yang dibutuhkan untuk menemukan sekaligus memperbaiki bug.

  1. Mudah dipahami

Lebih mudah dipahami developer lain sangat penting dalam proyek, ini akan mempercepat onboarding dan kolaborasi.

  1. Efisiensi dalam indexing mesin pencari

Dengan Clean code dan kode yang terstruktur ini akan mudah bagi search engine untuk melakukan indeksing. Proses ini penting untuk website, dimana loading time dan struktur kode menjadi salah satu factor yang mempengaruhi waktu pencarian.

  1. Memudahkan testing

Clean code akan memudahkan pengujian otomatis, hal ini akan meningkatkan kualitas kode dan mengurangi jumlah bug, hingga pada akhirnya meningkatkan nilai dari software secara penuh.

  1. Hemat biaya

Ini akan berkontribusi pada penghematan iaya dalam jangka panjang, clean code mengurangi waktu dan sumber daya yang digunakan untuk mengelola dan memperbaharui software.

 

Bagaimana menulis clean code

  1. Keep it Simple

Buat kode sesederhana mungkin, dengan kode yang sederhana dapat menghasilkan kode yang berkualitas lebih tinggi, memecahkan masalah lebih cepat, bekerja lebih baik kelompok pengembang, dan memiliki basis kode yang lebih fleksibel.

  1. Understand your Code

Dengan memahami kode yang dibuat ini akan menjadi kunci awal untuk memecahkan masing – masing masalah, bahkan menurut para ahli memahami kode yang dibuat adalah cara terbaik untuk memecahkan masalah.

  1. Comments Are Your New Best Friends

Komentar ini akan memudahkan anggota lain untuk memahami gagasan tentang kode tersebut, maka dari itu menambahkan komentar adalah sebuah tip yang mencakup sebuah Bahasa pemrograman dalam menjelaskan secara singkat apa ide yang terkandung dalam kode yang dibuat.

  1. Don’t Repeat Yourselft (DRY)

Ini dirumuskan oleh Any Hunt dan Dave Thomas dalam  The Pragmatic Programmer. Adalah penggunaan fungsi, kelas, dan instance untuk menghindari pengetikan ulang kode yang telah ditulis satu kali, prinsip dasar ini memungkinkan pengembang untuk tidak menduplikasi kode untuk menghasilkan kode yang bersih.

  1. Indent Your Code

Indentasi pada kode mirip dengan pengaturan yang diperlukan di supermarket atau tempat lain di dunia nyata, kode yang di indentasi akan lebih muda dibaca dan lebih  mudah menemukan apa yang dicari.

  1. Naming Convention

Ini sangat penting karena dalam sebuah kode penamaan harus relevan, oleh karena itu, beri nama elemen berdasarkan apa adanya dan biasakan untuk mempertahankan konvensi di seluruh kode yang dibuat.

 

Follow Code Conventions

            Setiap teknologi pasti memiliki konvensinya masing – masing, misalnya pada penamaan sebuah class untuk java yang harus pascalCase dan harus dromedaryCase untuk variabelnya, konvensi yang diciptakan ini dengan tunuan untuk memudahkan orang lain dalam memahami kode yang ditulis

            Sayangnya, ada beberapa konvensi pada teknologi tertentu yang membeaskan pemrograman atau timnya untuk memnentukan sendiri. Khususnya pada Node.js dan Typescript, misalnya pada penggunaan titik koma (;) yang tidak wajib dituliskan. Maka dari itu ada aturan baru yang bernama linter.

            Linter adalah alat untuk membuat aturan – aturan sehingga menjadi konvensi dan untuk mendeteksi error atau wanrning secara dini pada program sebelum di kompilasi. Dan mungkin ada bayaran yang harus dibayar dengan menggunakan linter ini yaitu waktu yang digunakan untuk kompilasi cenderung lebih lama.

 

Tags Teknologi

About The Author

DANENDRA GAFRILA 12
Novice

DANENDRA GAFRILA

Saya adalah Mahasiswa Politeknik Negeri Bandung Jurusan Teknik Komputer dan Informatika Prodi D3 Teknik Informatika. dan disini saya akan menuliskan artikel dengan Tema Teknologi dan Pemrograman
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel