Pentingnya Garansi Saat Membeli HP

27 Dec 2023 13:55 497 Hits 1 Comments Approved by Plimbi

Pentingnya Garansi Saat Membeli HP

Garansi resmi pada umumnya diberikan kepada produk ponsel yang memiliki garansi dari pemegang merek atau produsen seperti brand HP harga 2 jutaan di Indonesia. Garansi lazim dipakai oleh ponsel yang mendapatkan garansi dari mitra resmi produsen seperti di Indonesia semua HP di kisaran harga 2 jutaan diberikan garansi. Contohnya ketika kamu saat ini ingin membeli ponsel harga 2 jutaan dengan merek LG, akan ada dua mitra resmi yang menjadi distributor LG yaitu PT. Teletama Artha Mandiri (TAM) dan PT. Setia Utama Distrindo (SUD).   Untuk kamu yang ingin melihat atau mengetahui status garansi HP, paling mudah bisa dilihat dari stiker yang ada diluar dus dan kartu garansi yang diberikan oleh pihak pembeli. Di sini kamu bisa melihat bahwa distributor yang menjual produk bersangkutan di pasar Indonesia, kondisinya apakah distributor tersebut merupakan mitra produsen resmi sehingga ponsel milikmu masuk ke garansi resmi atau hanya distributor independen saja. Garansi juga ditentukan oleh brand ponsel kamu yang mana dan di bawah ini akan kami ulas secara singkat tentang garansi umum yang diberikan di Indonesia, simak ya.  

1/ Garansi Resmi

Untuk kelompok pemegang brand resmi pada umumnya terdapat stiker atau kartu garansi dengan logo Surya Citra Multimedia (SCM), PT. Bintang Cemerlang, PT. Bangun Persada Tata Makmur (BPTM), Teletama Artha Mandiri (TAM) atau Erajaya, Trikomsel dan Setia Utama Distrindo (SUD).

2/ Garansi Distributor

Sedangkan untuk garansi distributor independen atau bukan garansi resmi contohnya adalah WII, B-Cell, Bles, T-Cell, The One dan Platinum sehingga segala kerusakan tentu saja tidak ditangani secara langsung oleh mitra dari produsen ponsel. Dengan mengetahui garansi mana yang tertempel pada ponsel kamu, tentu saja kamu bisa memahami segala resiko dan kelebihan dari produk yang kamu beli. Namun untuk garansi resmi tersebut di atas biasanya tidak semua distributor merangkap sebagai layanan purna jual atau service center. Bagaimana jika kamu membeli ponsel di situs-situs jual beli online semacam Lazada atau BliBli yang sering menggelar flash sale ? Kedua situs e-commerce ini memegang peran besar sebagai saluran penjualan saja sehingga jika terjadi kerusakan maka kamu perlu mendatangi service center yang lokasinya terdapat di kartu garansi.

Bagi yang membeli ponsel melalui online, kamu tidak bisa melihat stiker yang ada di dus unit bersangkutan. Namun situs tersebut biasanya menginformasikan terkait status garansi atau distributor ponsel (bisa searching alamatnya via alamat web site di internet). Apabila kamu ingin membeli ponsel di toko fisik maka pada dus ponsel tidak terdapat stiker tetapi kamu bisa menegaskan di awal transaksi kepada penjual guna melihat kartu garansi terlebih dahulu, jika terbukti resmi maka kamu bisa melanjutkan proses pembayaran.

Di samping stiker berlogo seperti biasa, kamu pun bisa melihat stiker importir yang ditempatkan di sisi dus misalnya Xiaomi yang menyebutkan bahwa importir PT. Erajaya atau PT. Trikomsel, identitas Samsung yang memiliki stiker dan kartu garansi Samsung Electronics Indonesia atau SEIN dan distributor lain yang disebutkan di atas. Di samping melihat dari stiker atau kartu garansi yang tertera di paket penjualan, pengecekan unit pun bisa kamu lakukan untuk mengetahui produk tersebut adalah resmi atau tidak. Misalnya kamu membeli seperangkat Apple seperti iPod, iPhone dan iPad bisa mengecek melalui website resmi Apple dengan cara memasukkan serial number. Sementara untuk produk-produk Samsung adalah termasuk sebagai produk resmi yang diimpor oleh PT. Samsung Electronics Indonesia (SEIN), kamu bisa menelepon service center pusat dan menyebutkan serial number ponsel. Nantinya petugas akan menginformasikan mengenai status ponsel dan masa garansi berdasarkan tahun pembuatan, berlaku jika kamu tidak mempunyai bon pembelian.  

Kembali ke iPhone, apabila kamu membeli di buyer dan menjelaskan masih ada garansi internasional maka segala kerusakan tidak bisa ditangani oleh service center resmi di Indonesia. Pusat perbaikan resmi tersebut hanya menerima jika kamu membeli iPhone di dealer resmi yang ada di tanah air, didatangkan dari distributor yang disebutkan di atas. Untuk bisa mengenal produk HP resmi seperti produk dengan kisaran harga 2 jutaan dan abal-abal dapat kamu lihat dari stiker dus, informasi importir dan kartu garansi. Mengenai unit ponselnya beda status garansi tentu saka kualitas produknya juga berbeda. Sekalipun produk bergaransi distributor tetapi status unitnya baru namun kompabilitas dengan operator selular di Indonesia kurang terjamin misalnya produk Xiaomi yang jaringan 4G di ponsel bawaan distributor tidak bisa digunakan di operator yang ada di Indonesia. 

Masih di produk Xiaomi, perbedaan lain dengan produk-produk bawaan garansi resmi terlihat dari penggunaan ROM MIUI dari Tiongkok yang bukan versi global. Dimana nantinya ROM tersebut akan berpengaruh pada layanan Google yang nantinya ada hubungan dengan layanan ROM Official dan untuk Tiongkok belum terdapat layanan Google. Jika pengguna terlanjur membeli produk Xiaomi dari distributor maka tidak bisa menggunakan aplikasi dari Google seperti Gmail, Google Play Store, Google Maps, Google Hangout dan lainnya sehingga perlu mengerahkan tenaga banyak untuk bisa menikmati layanan tersebut. Bagaimana jika kamu terlanjur membeli barang bergaransi distributor ? Jika terjadi kerusakan dan tidak ditangani dengan baik, kamu berhak melakukan complain secara langsung atau secara tertulis seperti lewat surat pembaca koran atau forum website. 

Semoga bermanfaat.

Tags Teknologi

About The Author

Utamii 67
Expert

Utamii

Suka membaca dan menulis
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel