Mitos Tentang Menabrak Kucing Secara Tidak Sengaja Menurut Buya Yahya

5 Feb 2024 19:40 335 Hits 0 Comments Approved by Plimbi

Mitos Tentang Menabrak Kucing Secara Tidak Sengaja Menurut Buya Yahya

 

Ada beberapa mitos yang tersebar di masyarakat seputar menabrak kucing secara tak sengaja di jalanan yang menyebabkan kucing tersebut mati. Meskipun ini dilakukan tanpa sengaja, mitos ini terus berkembang terutama berhubungan dengan akan mendapat kesialan dari si penabrak. Selain harus bertanggungjawab usai menabrak kucing, ada mitos mengerikan yang menyelimuti peristiwa tersebut jika anda membiarkan saja mayat kucing bergeletakan di jalanan bersimbah darah akibat perbuatan anda.

Dalam mitos yang sudah kental berkembang di masyarakat, menabrak kucing akan mendatangkan kesilan meskipun dilakukan dengan tidak sengaja. Apalagi jika usai menabrak anda lari begitu saja tanpa mengurus dan mengubur mayat kucing tersebut.

Mitos yang lain beredar dalam masyarakat di Indonesia adalah jika pengendara yang tidak sengaja menabrak kucing akan mengalami kecelakaan saat melanjutkan perjalanan. Benarkah demikian ?

Dalam ceramah Buya Yahya dikutip dari laman Al Bahjah, pendakwah yang juga dikenal sebagai pendiri pondok pesantren Al Bahjah ini memberikan penjelasan terkait dengan hukum menabrak kucing secara sengaja atau tidak. Dimana Buya Yahya menjelaskan bahwa menabrak kucing secara tidak sengaja tidak dianggap dosa dalam Islam. Ini menunjukkan bahwa dalam ajaran agama Islam, tindakan tersebut tidak dihukum jika ada unsur tanpa sengaja. Begitu pula jangan pernah menaruh keyakinan aneh-aneh soal menabrak kucing. Dimana selama ini keyakinan tersebut hanya muncul di masyarakat, maka Buya mengaskan perlunya untuk menjauhi keyakinan yang tidak beralasan tersebut.

Buya Yahya juga mencatat bahwa beberapa orang mungkin merasa takut atau menghindari kucing ketika mereka berjalan, mungkin karena kuatir menabrak mereka. Namun dia menegaskan bahwa menghindari kucing adalah salah satu tindakan untuk mencegah menabrak mereka adalah langkah yang masuk akal asalkan itu tidak menjadi sebuah keyakinan aneh-aneh. Misalnya saja menghindari kucing kemudian malah membahayakan diri sendiri, ataupun menabrak orang lain, tentunya ini adalah pemikiran yang aneh menurut Buya Yahya.

Buya Yahya menyarankan untuk mengubur kucing yang sudah mati, jika ada kekuatiran bahwa mayatnya bisa mengganggu orang yang menabrak atau yang melihat bangkai kucing tergelatk tak terurus di jalan raya. Ini adalah tindakan yang masuk akal dan etis. Tak hanya itu, Buya Yahya juga turut membahas bahwa dalam Islam tindakan menyiksa hewan terutama kucing dianggap sebagai perbuatan zalim. Ini menekankan pentingnya perlakuan baik terhadap hewan-hewan dan melindungi mereka dari penyiksaan.

Adapun jika menabrak kucing dan tidak disengaja, tentunya hal ini bukanlah merupakan sebuah dosa. Buya Yahya mengingatkan anda untuk tidak mempercayai keyakinan yang tidak beralasan dan mencoba untuk mengubah keyakinan aneh-aneh yang ada dalam masyarakat.

Hal tersebut di atas mencerminkan pesan bahwa anda harus mengadopsi keyakinan yang lebih masuk akal dan ilmiah.

Hal pertama yang harus dilakukan oleh orang yang menabrak kucing secara tidak sengaja adalah menguburkan hewan tersebut dengan layak dimana ketika menguburkan kucing yang mati karena ditabrak motor atau mobil adalah menjadi kewajiban mengkafaninya menggunakan kain atau sapu tangan yang anda miliki saat itu. Buya Yahya menambahkan bahwa menabrak kucing secara tidak sengaja tidak dianggap dosa dalam Islam. Berikut doa yang diberikan jika secara tidak sengaja menabrak kucing di jalan raya, “ Aku hamba Allah, segala sesuatu atas kehendak Allah, tiada kekuatan melainkan dari Allah, tidak ada yang mendatangkan kebaikan kecuali Allah, dan tidak ada yang menghilangkan keburukan kecuali Allah. ”

Semoga bermanfaat.

Tags Keluarga

About The Author

Utamii 67
Expert

Utamii

Suka membaca dan menulis
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel