Yuk Belajar Mengenal Bintang Biduk, Salah Satu Bintang Paling Terkenal dari Rasi Bintang Alam Semesta

1 Dec 2021 13:55 184 Hits 2 Comments Approved by Plimbi
Bintang biduk sudah lama sekali dikenal sebagai navigasi atau petunjuk arah.

Tahukah anda tentang ursa mayor  di alam semesta ini ? Ursa mayor adalah rasi bintang yang terlihat sebagai tujuh bintang terang di belahan langit utara bermanfaat untuk pelayaran di lautan yaitu kapal-kapal besar hingga perahu-perahu tradisional sebagai patokan para nahkoda kapal atau para nelayan ketika mereka berlayar pada waktu malam hari. Rasi bintang atau kumpulan bintang ini sangat populer di Indonesia karena dipercaya kemunculannya adalah menjadi penanda dimulainya waktu tanam padi bagi kelompok petani di darat. Tujuh bintang yang paling terang di lingkaran ursa mayor ini salah satunya diberi nama bintang biduk.   

Bintang itu sendiri memiliki pengertian yaitu sebagai salah satu benda di langit yang bisa dengan kemampuan sendiri mengeluarkan atau memancarkan cahaya sendiri. Cahaya yang dipancarkan oleh bintang berasal dari reaksi fusi nuklir yang menghasilkan energi pada bagian inti. Jika diperhatikan lebih seksama maka sebagian besar bintang yang biasa anda lihat dari planet bumi rata-rata memiliki ukuran yang sangat kecil, ini lazim saja terjadi karena letaknya yang sangat jauh dari bumi. Meskipun demikian, terdapat satu bintang yang mempunyai lokasi cukup dekat dengan bumi yang disebut dengan nama matahari. Bintang selanjutnya yang keberadaannya dekat dengan matahari adalah proxima centauri terletak dalam rasi bintang sentaurus. Juga sekumpulan bintang-bintang lainnya seperti bintang sirius, bintang aldebaran, bintang betelgeuse dan bintang bellatrix. 

Mengenal Tujuh Bintang Utama Dalam Ursa Mayor

Seperti dijelaskan tersebut di atas, bintang biduk tersusun atas tujuh bintang utama yang merupakan bintang paling terang di dalam lingkaran ursa mayor. Bintang-bintang tersebut antara lain alkaid, mizar, alioth, megrez, phecda, dubhe dan merak.

Untuk bintang alkaid, mizar dan alioth biasanya membentuk rangkaian seperti gagang pintu atau pegangan mangkok. Sedangkan bintang megrez, phecda, dubhe dan merak membentuk rangkaian menyerupai mangkuk. Bintang alioth menjadi salah satu bintang paling terang dalam bintang biduk yaitu berada pada bagian atas pegangan mangkok.

Menurut pendapat para ahli, lima dari tujuh bintang biduk ini diyakini berasal dari sekumpulan awan gas dan debu yang terletak dalam posisi yang sama. Kelima bintang yang dimaksudkan adalah mizar, alioth, megraz, phecda dan merak yang bergerak secara bersamaan di alam semesta yaitu luar angkasa. Lima bintang ini dikenal dengan nama ursa mayor moving group atau collinder 285. Untuk bintang lainnya yakni alkaid dan dubhe bergerak secara independen antara satu dengan yang lainnya.

Bintang biduk juga mempunyai bintang ganda yaitu bintang mizar dan bintang alcor yang mengeluarkan cahaya lebih redup. Kedua bintang ini mempunyai sebutan sebagai kuda dan penunggangnya karena menampilkan bentuk menyerupai penunggang dengan kuda yang dinaiki. Yang pertama kali ditemukan oleh manusia dari bumi adalah bintang mizar dengan bantuan teleskop di tahun 1650. Bintang mizar dan bintang alcor adalah termasuk ke dalam bintang biner yang telah dibuktikan secara spektroskopi. 

Apa Itu Bintang Biduk ?         

Bintang biduk (big dipper) memiliki nama lain yaitu bintang gayung besar yang merupakan asterisma tersusun dari tujuh bintang yang sangat terkenal di seluruh penjuru dunia.

Yang dimaksud dengan asterisma ini adalah sebuah pola bintang yang dianut dan diyakini dalam budaya masyarakat tertentu saja. Sebuah asterisma bisa menjadi bagian dari rasi bintang dimana salah satunya adalah bintang biduk yang menjadi bagian dari rasi bintang / ursa mayor.

Apabila rasi bintang merupakan sekumpulan bintang-bintang yang tampak membentuk pola tertentu, namun untuk asterisma adalah kumpulan bintang-bintang yang membentuk pola tertentu berada di dalam sebuah rasi bintang.

Di dalam rasi bintang / ursa mayora inilah terdapat sebuah asterisma yang membentuk bintang biduk terdiri atas empat bintang menyerupai kotak dengan dikelilingi oleh beberapa bintang lainnya tampil menyerupai ekor. Bersama dengan ursa mayor, bintang biduk terletak di langit bagian utara bumi. Yaitu tepatnya berada pada utara 41 derajat LU dan tersembunyi dari selatan 41 derajat LS. Inilah yang menjadi keunikan dari bintang biduk. Meskipun demikian, di beberapa tempat di bumi masih bisa untuk melihat bintang ini meskipun tidak sejelas seperti yang tampak di bumi bagian utara.

Terlihat atau tidaknya bintang biduk tergantung dari deklinasi atau sudut dari kutub utara bintang bersangkutan. Untuk bagian bintang terterang tidak bisa terlihat dari arah selatan khatulistiwa sebab letaknya sangat berdekatan dengan kutub utara bintang atau deklinasi berada di atas 89 derajat. Bintang-bintang yang berada di dalam bintang biduk memiliki deklinasi antara +46 derajat dan +62 derajat. Inilah yang menyebabkan bintang biduk hanya mampu terlihat secara utuh jika diamati di utara bumi dengan lintang 28 derajat LU dan terlihat hanya sebagian saja yaitu mulai dari lintang 41 derajat LS ke utara.

Apakah Peranan Bintang Biduk ?

Keberadaan bintang biduk menurut berbagai budaya di seluruh dunia sangat penting dan menjadi terkenal. Misalnya di Inggris, bintang ini dikenal dengan nama populer sebagai bintang bajak, di daratan benua Eropa bintang ini disebut dengan nama bintang great wagon sedangkan di India disebut dengan istilah bintang saptarishi yakni tujuh orang suci kuno.

Bintang biduk telah lama sekali dikenal sebagai navigasi atau petunjuk arah. Karena di dalam bintang biduk terdapat polaris sebagai bintang utara yang difungsikan sebagai petunjuk arah utara di bumi. Untuk menemukan polaris tidaklah sulit, cukup dengan memperpanjang garis imajiner dari bintang menuju ke bagian bawah depan mangkuk atau hingga titik menemukan bintang merak lalu ke bintang di atas bagian depan mangkok (bintang dubhe) dan seterusnya hingga mencapai bintang yang cukup terang sekitar lima kali jarak awal. Bintang biduk juga kerap dijadikan sebagai titik awal saat ingin menemukan beberapa rasi bintang lainnya di langit / alam semesta.

Semoga bermanfaat.

Sumber berita :

https://www.ilmugeografi.com/tag/ursa-mayor/

 

 

Tags Android

About The Author

Utamii 38
Ordinary

Utamii

Suka membaca dan menulis

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel