Cara Budidaya Jamur Kuping untuk Pemula

2 Sep 2021 14:40 248 Hits 3 Comments Approved by Plimbi

Cara budidaya jamur kuping untuk pemula.

Untuk membudidayakan jamur kuping, perhatikan pemilihan bibit yang berkualitas akan memungkinkan mendapatkan hasil yang maksimal bisa dicapai oleh petani jamur sekalipun untuk tingkat pemula. Sehingga tidak menyesal saat panen tiba. Persiapan lain untuk melakukan budidaya jamur kuping adalah seperti yang kami jelaskan tersebut di bawah ini.

Media Budidaya Jamur Kuping

Bagi anda yang memiliki rencana untuk membudidayakan jamur kuping dalam skala besar, hal pertama yang wajib diperhatikan saat menanam jamur kuping adalah media tanam. Juga perhatikan lokasi tanam dimana lokasi yang baik adalah lokasi dengan cahaya rendah dan suhu sekitar 25 hingga 28 derajat Celcius. Kemudian anda mulai membuat media budidayanya.

  • Media tanam jamur hampir sama berlaku untuk media tanam jenis jamur lainnya pada umumnya, dalam bentuk serbuk kayu yang biasa disebut dengan istilah serbuk gerajen.
  • Untuk serbuk kayu pilihlah dari jenis serbuk kayu dengan tekstur halus. Pertama-tama anda bisa menyaringnya untuk membuat pilihan yang lebih mudah.
  • Setelah anda mengumpulkan serbuk kayu hingga mencapai 90 persen, selanjutnya campur dengan dedak sebanyak 15 persen dan kapur atau CaCo3 diisi air bersih secukupnya untuk mencapai tingkat kelembaban yang optimal mencapai 70 persen.
  • Setelah media siap, anda dapat memulai proses fermentasi media tanaman guna menghasilkan media budidaya yang pas untuk penanaman dan bisa memberikan dukungan terhadap pertumbuhan jamur kuping.
  • Untuk proses fermentasi, diamkan hanya sekitar 3 sampai 5 hari hingga suhu mencapai 70 persen.
  • Selama proses fermentasi, anda harus melakukan proses pemerataan yaitu mengaduk-aduknya yaitu saat fermentasi memasuki hari ketiga.
  • Biarkan hingga media berubah menjadi berwarna cokelat hitam. Ini pertanda bahwa media siap digunakan.
  • Langkah selanjutnya adalah menempatkan media dalam kantong-kantong plastik tebal sekitar 0,5 mm yang tidak mudak robek dengan takaran 1 kg dan ukuran sekitar 30x20 cm. Anda juga dapat mengukur ketinggian media tanam hingga mencapai 20 cm dan jangan lupa untuk memadatkannya hingga tidak ada sedikit udara yang tersisa. Selanjutnya pasang ring dan tutup dengan sedikit kapas dan pasang penutup ring dengan kuat guna mencegah air menembus keluar.
  • Setelah memasang ring, sterilkan dengan menguapi media tanam agar tetap bebas dari zat dan bakteri beracun. Anda bisa melakukannya dengan mengukusnya.
  • Lakukan proses tersebut di atas selama 8 jam pada suhu sekitar 950 hingga 120 derajat C lalu letakkan media di ruangan dengan rak dan rapikan. Tunggu sampai suhu media budidaya telah kembali normal.

Melakukan Persiapan Bibit

  • Setelah media selesai, anda selanjutnya menyediakan bibit jamur kuping. Untuk mendapatkannya sangatlah mudah, anda tidak perlu harus susah-susah membuat sendiri.
  • Panen yang sukses dan maksimal adalah dimulai dari anda membeli benih jamur di toko-toko benih atau koperasi petani.
  • Namun akan lebih baik lagi apabila anda mendapatkan benih dari peternak jamur kuping yang sudah terpercaya dengan mutu dan kualitas jamur kuping yang lebih terjamin.
  • Ketika anda memutuskan untuk membelinya di toko, maka pastikan anda membeli benih jenis f4 yang sudah siap digunakan. Ini akan menjadi lebih praktis dan mudah dilakukan serta tidak membutuhkan waktu yang lama.

Penyemaian Benih

Setelah semua tahapan sudah dipersiapkan, langkah berikutnya adalah melakukan penyemaian benih, dimana dalam proses penyemaian benih tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada beberapa proses yang cocok untuk pertumbuhan optimal jamur, antara lain sebagai berikut :

  • Setelah suhu media tanam normal, lakukan penyemprotan alkohol sebesar 70 persen terlebih dahulu dicoba ke tangan anda agar steril dan sekaligus untuk mencegah bakteri atau kuman mempengaruhi proses budidaya anda.
  • Pakai besi atau kawat yang berukuran 30 Cm hingga 45 Cm untuk menebarkan benih jamur dengan memanaskannya pada api yang telah dimetilasi dan menyemprotkan alkohol di sekitarnya agar lebih steril.
  • Selanjutnya celupkan dan mengguncang besi atau kawat ke dalam botol benih dan kemudian ke dalam mulut ring hingga benih menyebar secara merata di permukaan media penyemaian. Jangan lupa untuk menutup kembali ring.
  • Perawatan Dan Pemeliharaan

Perawatan jamur kuping dalam budidaya skala besar tidak sulit untuk dilakukan. Anda hanya harus memperhatikan pertumbuhan jamur-jamur tersebut. Informasi lebih lanjut tentang merawat jamur kuping adalah sebagai berikut :

  • Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menginkubasi jamur kuping dalam suhu sekitar 290 hingga 350 derajat C di ruang budidaya dan memperhatikan penyinaran dalam ruangan.
  • Anda bisa menggunakan lampu 60 watt untuk menyinari ruangan budidaya dan membiarkan jamur ini meresap selama sekitar 1 hingga 2 bulan.
  • Perhatikan pertumbuhan miselium putih yang akan mengisi media budidaya untuk dapat menghentikan proses inkubasi dengan lebih mudah.
  • Jika ada tanda-tanda serat putih muncul lebih dari dua bulan ini berarti proses inkubasi gagal dan anda bisa mengulanginya dari awal.

Pengendalian Hama Dan Penyakit

Tentu setiap petani jamur kuping mengharapkan usaha mereka berjalan dengan lancar dan ketika panen akan meraup keuntungan dalam jumlah besar. Secara umum, hal yang dapat mengganggu proses perawatan jamur kuping adalah ketika hama dan penyakit menyerang. Serangan yang terjadi bisa dengan cepat dan sangat mudah menyebar kapan saja. Anda harus tahu jenis-jenis hama dan penyakit yang suka menyerang sehingga tahu cara melawannya.

Serangan Hama Jamur Kuping

Serangan hama yang terbanyak dijumpai adalah tikus. Tikus bisa diberantas dengan memberi umpan yang dicampur dengan racun. Racun yang diberikan adalah dari jenis racun tikus. Juga bisa diberantas dengan memasang alat khusus untuk menangkap umpan.

Serangan hama kedua adalah serangga dan kutu. Apabila anda mendapatkan jamur kuping yang kurang sehat, ini berarti tanaman tersebut mempunyai penyakit. Penyakit ini kemungkinan berasal dari serangan serangga dan kutu. Untuk menghilangkan serangan ini, anda bisa menggunakan formalin dalam dosis 0,1 sampai dengan 0,2 persen dengan cara menyemprotkannya ke lingkungan ruangan tanam.

Serangan Penyakit Jamur Kuping

Penypinirt corpinus adalah salah satu jenis penyakit yang muncul karena adanya kontaminasi bakteri pada media pertumbuhan. Untuk mengatasi penyakit ini maka segera singkirkan jamur yang terkontaminasi sehingga penyakit tersebut tidak menyebar. Setelah melakukan pemisahan, sebaiknya media tanaman harus diganti.

 

Penyakit penisilin juga merupakan musuh petani jamur kuping. Penicillium atau penicillin pada umumnya dpat dengan mudah dikenali melalui warna jamur yang menghijau, melekat kuat pada media tanam. Untuk memberantasnya anda bisa melakukan beberapa cara tersebut di atas yaitu seperti memberantas penyakit corpinus.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat mengenai artikel dengan judul ‘Cara Budidaya Jamur Kuping Untuk Pemula’ yang kami rangkum dari beberapa sumber berita. Semoga memberikan manfaat bagi para pembaca.

 

 

Tags Keluarga

About The Author

Utamii 34
Ordinary

Utamii

Suka membaca dan menulis

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel