Mengenal Ragam Bumbu Masakan Eropa

7 Jul 2021 13:40 5619 Hits 1 Comments Approved by Plimbi

Mengenal Ragam Bumbu Masakan Eropa

Pada umumnya semua jenis masakan Eropa menyimpan citarasa atau aroma yang tidak terlalu tajam. Adapun bumbu dasar yang biasanya digunakan adalah bawang putih dan bawang Bombay. Guna mendapatkan citarasa pedas, mereka menambahkan lada atau paprika bubuk untuk campuran masakan yang dibuat. Sedangkan untuk aroma harum pada sajian tersebut dimasukkan kaldu dengan menambahkan rempah daun. Agar tidak salah pilih, marilah mengenal ragam bumbu masakan Eropa tersebut di bawah ini.

1/ Bawang Bombay / Onion

Bawang yang satu ini memiliki bentuk rata-rata besar dengan warna di bagian dalam putih dan di luarnya merah. Memberikan aroma wangi yang ringan dimana biasanya ditumis terlebih dahulu agar masakan yang dibuat mengeluarkan aroma harum. Bawang Bombay merah juga sering dipakai untuk mencampur bahan membuat salad dan kaldu.

2/ Daun Mint

Daun Mint memiliki aroma wangi dengan citarasa mendinginkan dan menyegarkan. Aroma wangi dan dingin yang keluar dari Daun Mint disebabkan adanya kandungan senyawa mentol di dalamnya. Daun Mint seringkali ditambahkan pada hidangan salad atau sebagai pengharum teh dan Daun mint mempunyai aroma wangi dan cita rasa dingin menyegarkan. Aroma wangi dan dingin daun mint disebabkan kandungan senyawa mentol di dalamnya. Daun mint seringkali ditambahkan pada hidangan salad, atau pengharum teh dan minuman dingin lainnya.

3/ Batang Bawang / Leek

Tampilan bumbu yang satu ini hampir sama dengan daun bawang biasa namun memiliki ukuran yang lebih besar. Bawang jenis ini biasanya dimanfaatkan pada bagian batangnya saja sebagai bumbu pelezat kaldu atau sup. Aroma batang bawang lebih lembut jika dibandingkan dengan daun bawang sehingga cocok dijadikan sebagai bahan untuk mencampur salad atau tumisan.

4/ Peterseli / Parsley

Pada umumnya Peterseli lebih banyak digunakan sebagai bumbu dan garnis terhadap suatu masakan padahal bumbu daun ini mengandung beragam manfaat. Daun ini mempunyai aroma yang ringan dan penyajiannya sering dicincang sebagai campuran salad atau masakan Eropa lainnya.

5/ Celery / Seledri Besar

Pada umumnya yang dipakai adalah batangnya untuk bahan baku membuat kaldu pada kuliner Eropa. Aromanya menyerupai Daun Seledri biasa namun lebih ringan. Seledri seperti ini dijual dalam kondisi segar. Apabila tidak tersedia di dapur anda maka bisa diganti dengan daun Seledri Kecil saja.

6/ Daun Sage

Daun Sage adalah termasuk ke dalam tanaman perdu dimana memiliki daun berwarna hijau keabu-abuan dengan dilengkapi bunga berwarna biru keunguan. Dalam masakan Eropa, Daun Sage biasanya digunakan dalam kondisi segar maupun kering. Citarasa yang dihasilkan adaah agak pedas dan sedikit pahit dengan aroma harum yang khas. Masakan yang dipanggang akan menjadi lebih harum apabila ditambahkan dengan taburan Daun Sage. Di Italia, Daun Safe seringkali dimanfaatkan sebagai taburan dalam sajian berjenis meinestrone soup atau masakan daging osso buco.

7/ Bunga Rosemary

Aroma yang dikeluarkan oleh Bunga Rosemary ini sangat wangi dank has yang menyebabkannya banyak digunakan sebagai bumbu hidangan berupa bebek, kalkun, ayam, ikan, dan daging panggang atau BBQ. Rempah yang satu ini biasanya digunakan dalam bentuk serbuk kering ataupun dalam kondisi segar. Kerap digunakan dalam jumlah sedikit saja sudah dapat menciptakan aroma harum masakan yang anda buat karena bumbu yang satu ini beraoram sangat kuat. Nau prengus dari daging kambing panggang atau amis ikan akan menjadi berkurang jika anda menambahkan bumbu ini.

8/ Oregano

Topping pizza yang sedang anda buat akan kehilangan ciri khasnya apabila anda tidak menambahkan bumbu bernama Oregano ini. Beragam olahan pasta, sup, steak, dan juga salad akan terasa lebih harum dan semakin lezat dengan tambahan bumbu Oregano. Di samping itu Oregano bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh seperti mengatasi gangguan pencernaan, meringankan migrain dan sebagai antiseptik. Di pasaran dijual dalam kondisi segar dan kering.

9/ Bay Leaf / Laurier Leaf

Bay Leaf atau Daun Bay adalah salah satu bumbu masakan dari Eropa dan juga banyak ditemukan di sebagian negara Timur Tengah. Daun ini sering digunakan dalam keadaan kering maupun segar. Dalam sajian berupa sup, hidangan daging panggang, olahan seafood dan masakan dari daging unggas sering menambahkan Daun Bay sebagai penambah aroma. Penggunaan daun ini sekitar 2 sampai dengan 3 lembar untuk masakan atau sesendok teh jika digunakan dalam bentuk bubuk.

10/ Basil

Aroma Basil cenderung menyerupai aroma Daun Kemangi di Indonesia yang biasanya ditambahkan pada olahan masakan ikan, sup, pasta, ayam, keju, telur, salad, dan masakan sayuran lainnya. Di pasaran, Basil dijual dalam bentuk segar ataupun kering.

11/ Dill

Aroma dan rasa dari Daun Dill yang khas bisa menghilangkan aroma amis pada olahan seafood. Tanaman ini berasal dari Eropa Selatan dan juga banyak dijumpai di Asia Barat yang bagus ditambahkan pada ragam masakan sup, aneka saos salad, acar, dan olahan kentang. Daun Dill wajib digunakan dalam kondisi segar. Agar mendapatkan hasil yang optimal maka tambahkan bumbu ini sesaat sebelum hidangan diangkat dari perapian agar mendapatkan tampilan tetap segar dengan aroma khas yang tidak luntur.

12/ Tarragon

Tarragon mengeluarkan aroma khas yang bisa untuk meningkatkan citarasa semua jenis sajian mulai dari seafood hingga beragam olahan telur. Sebagian orang menambahkan cincangan Tarragon ke dalam saos mayones atau béarnaise dengan hasil saos menjadi lebih istimewa.

13/ Thyme

Demua jenis daging, unggas dan seafood akan terasa lebih sedap apabila direndam dalam larutan bumbu yang memakai Thyme. Apabila anda membuat kaldu untuk sup, maka jangan lupa menambahkan beberapa lembar Daun Thyme agar citarasanya lebih harum. Bumbu ini pada umumnya dijual dalam kondisi segar dan kering dalam kemasan botol.

14/ Marjoram

Pada umumnya digunakan untuk campuran saos tomat dan rebusan terutama pada masakan Eropa. Bentuk segarnya menyerupai Oregano namun daunnya lebih lebar. Marjoram dijual di pasaran dalam bentuk bubuk kering dan segar dimana kini bisa bebas dibeli di supermarket besar pada bagian bumbu masakan Eropa.

15/ Fennel

Yang namanya Fennel dikenal juga di Indonesia sebagai Tanaman Adas adalah sejenis tanaman perdu yang memiliki ketinggian bisa mencapai 1 s/d 2 meter. Tanaman dataran tinggi ini menghasilkan biji-biji yang dikenal dengan nama Adas. Tanaman ini serba guna dimana bijinya dimanfaatkan sebagai bumbu masak, taburan roti, campuran saos maupun bahan baku obat. Sedangkan daunnya sering dijadikan sebagai taburan dalam masakan seafood, unggas, daging, atau saos pelengkap hidangan. Umbi semunya mempunyai bentuk berbiku-biku menyerupai umbi bawang yang banyak dimanfaatkan sebagai sayuran, terutama mencampur salad, sup, tumisan, maupun bahan mencampur masakan panggang. Fennel beraroma wangi dengan citarasa sedikit pedas seperti rasa batang Seledri Besar.

16/ Saffron / Kuma-Kuma

Bumbu masakan yang satu ini berasal dari putik bunga yang melalui proses pengeringan. Dijual dalam bentuk utuh atau serbuk berwarna kuning. Aromanya harum dan mampu meningkatkan citarasa masakan dimana Saffron juga bagus digunakan untuk memberikan warna kuning alami pada sajian yang sedang anda masak. Apabila susah diperoleh maka bisa diganti dengan memakai bubuk kunyit.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang artikel dengan judul ‘Mengenal Ragam Bumbu Masakan Eropa’ yang dirangkum dari berbagai sumber berita. Semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Tags Keluarga

About The Author

Utamii 66
Expert

Utamii

Suka membaca dan menulis

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel