Kimchi, Dari Simpanan jadi Makanan Wajib

4 May 2021 14:10 606 Hits 0 Comments Approved by Plimbi
mengenal sajian Korea yang sudah populer di mancanegara yaitu Kimchi.

Guna mengantisipasi keterbatasan makanan di musim dingin terutama sayuran maka masyarakat Korea mengawetkan bahan makanan yang saat ini dikenal dengan nama Kimchi.

Kalau sekali waktu anda memiliki kesempatan untuk berkunjung ke resto-resto Korea yang saat ini banyak ada di Indonesia, anda kemungkinan hanya akan mencicipi Kimchi saja yang terbuat dari sawi putih besar atau lobak. Kimchi dalam hal ini dibuat sebagai cadangan makanan maka bahan-bahan yang digunakan pun tergantung dari bahan makanan yang ada di sekitarnya. Terutama untuk masyarakat yang berada di pesisir pantai akan membuat Kimchi dari bahan ikan Pollack, rumput laut, abalone, kepiting dan lain sebagainya. Sedangkan warga masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan akan membuat Kimchi dari lobak, sawi, daun perilla dan lain sebagainya. Sehingga dikenal ada banyak sekali jenis Kimchi di Korea seperti yang pernah dipamerkan dalam acara Seoul Kimchi Festival yang berlangsung awal November tahun ini.

Berlangsung di area Seoul Plaza yang sudah digelar setiap tahun dimulai dari tahun 2014 yang lalu, Seoul Kimchi Festival berusaha memperkenalkan kepada masyarakat umum tentang tradisi pembuatan Kimchi untuk masyarakat lokal maupun turis mancanegara. Selama festival digelar, diadakan demonstrasi membuat Kimchi bersama dengan chef profesional atau para ahli, belajar membuat Kimchi untuk orang asing, belajar membuat Kimchi untuk anak-anak, serta membuat Kimchi bersama keluarga.

Kimjang atau membuat Kimchi pada umumnya dilakukan sekali yaitu ketika musim gugur guna persiapan memasuki musim dingin. Tetapi di daerah selatan yang lebih hangat dimana panen sayuran lebih cepat terjadi, Kimjang bisa dilakukan dua kali dalam setahun. Namun di daerah dimana sawi yang biasa dibuat untuk Kimchi bisa tetap tumbuh di musim dingin, maka pembuatan Kimchi tidak terlalu dibutuhkan.

Kimchi adalah salah satu jenis makanan fermentasi yang unik, dimana pilihan bahan masing-masing daerah termasuk setiap keluarga memiliki bumbu yang berbeda-beda. Pada satu sesi demo tahun lalu yang dilakukan oleh Yoon Mi-wol adalah seorang Kimchi Master memperlihatkan tentang beberapa bumbu yang digunakan untuk mencampur selain garam yaitu mulai dari pasta udang, buah pir, bawang putih, bubuk cabai, dan lain sebagainya yang terdiri dari 7 jenis bahan utama sehingga berpengaruh terhadap rasa Kimchi menjadi berbeda-beda.

Setelah melihat contoh yang dipertunjukkan oleh master Yoon, para penonton yang mendaftar diajak mencoba untuk secara langsung membuat Kimchi dari bahan sawi utuh yang dibagi dua. Sekarang ini Kimchi sawi utuh dibagi dua sangat populer di dalam warga masyarakat Korea termasuk Kimchi yang dijual dalam kemasan-kemasan siap saji. Namun ternyata sesungguhnya jenis Kimchi dari sawi utuh yang dibagi dua ini baru mulai dikenal pada pertengahan abad ke-19 dan baru dibuat massal pada awal abad ke-20. Pada abad ke-18 yang umum dibuat adalah sawi yang disobek-sobek atau dicampur dengan bahan lainnya sejenis.

Bagi masyarakat Korea, Kimchi memiliki fungsi tidak hanya sebagai makanan yang diawetkan saja melainkan sudah diproduksi dalam jumlah banyak khusus Kimchi yang dapat disimpan lama di dalam kulkas. Aroma Kimchi yang kuat di dalam kulkas bisa mempengaruhi makanan lainnya seperti wine maka Kimchi membutuhkan suhu yang tepat agar rasanya makin lama makin enak. Dimana pada zaman dahulu Kimchi pada umumnya disimpan dalam gentong-gentong tanah liat atau kayu lalu ditanam di dalam tanah agar suhunya tetap terjaga.

Cara Membuat Kimchi Sendiri Di Rumah, Mudah Dan Enak

Bahan-bahan :

  • 3 sdm garam
  • 1 wortel potong tipis memanjang
  • 6 cangkir air bersih
  • 900 gr sawi putih, potng kotak-kotak sedang
  • 6 tangkai daun bawang, potng dan sayat tipis
  • ½ sdm jahe segar dicincang
  • 3 sdm saos ikan/udang Korea. Namun jangan menggunakan bahan ini jika anda ingin membuat Kimchi Vegetarian.
  • ¼ cangkir cabai kering Korea halus atau cabai halus lainnya.
  • 1 cangkir lobak Korea dicincang kasar.
  • 1 sdm gula.

Cara membuat :

  • Sebelum membuatnya, cucilah semua bahan mulai dari sawi, wortel dan sayuran lainnya agar terhindar dari kuman.
  • Larutkan garam ke dalam air pada wadah yang bersih.
  • Masukkan sawi putih ke dalam air garam tersebut, tekan-tekan, dan tutup sawi hingga 12 jam. Lalu diamkan.
  • Setelah 12 jam, keringkan sawi dan sisihkan airnya. Setelah itu campurkan bahan-bahan lainnya seperti wortel dan lobak. Tambahkan sedikit lagi garam.
  • Langkah selanjutnya adalah haluskan dan campurkan bumbu Kimchi seperti jahe, saos ikan dan bubuk cabai.
  • Setelah bumbu jadi, campurkan bumbu pada Kimchi dengan merata.
  • Masukkan kembali Kimchi ke wadah besar tertutup, masukkan sedikit air garam yang sudah disisihkan sebelumnya.
  • Setelah semua masuk ke dalam wadah, tutup rapat, dan diamkan selama sehari atau lebih. Hal ini sesuai selera untuk tingkat keasamannya.
  • Ketika tingkat keasaman sudah sesuai, kimchi sudah bisa dinikmati.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang artikel berjudul Kimchi dari simpanan jadi makanan wajib. Semoga bermanfaat bagi pembaca artikel ini.

 

 

 

Tags Keluarga

About The Author

Utamii 44
Ordinary

Utamii

Suka membaca dan menulis

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel