Kue Keranjang untuk Tahun Baru Imlek

17 Feb 2021 17:30 365 Hits 1 Comments Approved by Plimbi

Kue keranjang adalah salah satu jenis kue untuk tahun baru Imlek yang terdiri dari 12 macam kue wajib ada guna dipersembahkan kepada para leluhur ketika memasuki hari raya Imlek atau sin tjia. Kegiatan yang dilakukan tidak hanya terfokus kepada penghormatan kepada leluhur namun juga disertai rasa syukur dan doa.

Kue keranjang adalah salah satu jenis kue untuk tahun baru Imlek yang terdiri dari 12 macam kue wajib ada guna dipersembahkan kepada para leluhur ketika memasuki hari raya Imlek atau sin tjia. Kegiatan yang dilakukan tidak hanya terfokus kepada penghormatan kepada leluhur namun juga disertai rasa syukur dan doa.

Semua kue yang tersedia rata – rata bercita rasa manis yang memiliki tujuan agar kehidupan pada tahun – tahun berikutnya menjadi lebih mudah dan berhasil. Dimana pada jaman dahulu kue keranjang diberi nama ni – kwee (kue tahunan) karena hanya dibuat setahun sekali yaitu enam hari menjelang datangnya Imlek. Kue ini adalah salah satu bagian dari sesaji yang dimakan hingga hari ke – 15 (cap go meh).

Kue keranjang dikenal juga dengan nama nian gao yang selalu ada pada saat perayaan Imlek (tahun baru Cina). Diberi nama kue keranjang karena memiliki bentuk cetakan menyerupai keranjang. Nien kao atau nian gao berasal dari kata nian yang artinya tahun dan gao yang mengandung makna kue. Gao diucapkan dengan tekanan tinggi yang berarti kue keranjang disusun tinggi atau bertingkat. Ini memberikan makna yaitu peningkatan dalam bidang rezeki dan kemakmuran dimana pucuknya diletakkan kue moho atau kue mangkok merah sebagai lambang sebuah kehidupan yang kian makmur.

Konon penghaturan kue keranjang cenderung ditujukan untuk menyenangkan Dewa Tungku agar beliau membawa laporan atau kisah – kisah yang menyenangkan kepada Raja Surga / Yu Huang Da Di. Sebagai imbalannya maka diharapkan Raja Surga berkenan melimpahkan rezeki yang banyak kepada para penghatur.

Adapun bentuk kue ini adalah bulat yang memberikan perlambang agar keluarga yang sedang merayakan Imlek tetap bersatu dalam menghadapi apa pun di dunia ini.

Di Tiongkok terdapat beberapa kebiasaan dalam hubungannya dengan menyantap kue keranjang yaitu biasanya disantap sebelum menyantap nasi agar keberuntungan selalu diterima sepanjang tahun oleh keluarga bersangkutan.

 

Beberapa Fakta Tentang Kue Keranjang

  1. Merupakan kue tahunan. Dimana kue ini mempunyai nama asli nian gao yaitu nian mengandung arti tahun sedangkan gao berarti kue. Kue keranjang disebut sebagai kue tahunan karena hanya dipersiapkan dalam setahun sekali yaitu ketika menjelang Imlek.
  2. Wadah cetakan kue memiliki bentuk keranjang. Meskipun aslinya memiliki nama nian gao, kue ini justru lebih populer dengan sebutan kue keranjang karena di dalam proses pembuatannya kue khas Imlek ini dicetak memakai wadah yang berbentuk keranjang.
  3. Mengandung makna persaudaraan yang erat. Kue ini terbuat dari bahan tepung ketan yang sifatnya lengket. Bahan – bahan yang rata – rata lengket ini ternyata mempunyai arti persaudaraan yang erat dan dalam kondisi apapun selalu menyatu. Cita rasa manis dan legit yang berasal dari gula melambangkan rasa suka cita dalam menikmati keberkatan, kegembiraan serta selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik di dalam hidup ini.
  4. 12 jam waktu pembuatan. Seperti membuat kue dodol, kue keranjang memerlukan waktu memasak sekitar 11 sampai dengan 12 jam. Lamanya waktu membuat kue ini mengandung makna berhubungan dengan kesabaran dan keteguhan hati guna mencapai hasil terbaik di dalam kehidupan.

 

Perbedaan Kue Keranjang Indonesia Dengan Kue Keranjang Tiongkok

Di Indonesia kue keranjang dibuat dengan cetakan khusus dari bambu yang menyerupai keranjang, memiliki cita rasa manis dengan sentuhan aroma panggang dari rangkaian proses dimasak berjam – jam. Cara menikmati kue keranjang adalah dengan dipotong kecil – kecil lalu digoreng dalam baluran adonan tepung khusus dengan hasil sedikit ada rasa burnt caramel dan mengeluarkan aroma harum dari daun pisang yang menjadi pembungkusnya. Jika malas mengelolanya, nian gao sebenarnya enak dimakan secara langsung.

Kue keranjang dari negara asalnya dibuat dari bahan utama yaitu tepung ketan yang dibiarkan hambar, berwarna putih, bentuknya mirip dengan lontong yang cara menyantapnya adalah dengan dipotong tipis – tipis lalu digoreng bersama dengan udang dan bawang. Sekilas rasa menyerupai masakan kwetiau goreng.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat mengenai kue keranjang untuk tahun baru Imlek yang dirangkum dari berbagai sumber berita. Semoga ada manfaat bagi para pembaca.

 

Tags Keluarga

About The Author

Utamii 37
Ordinary

Utamii

Suka membaca dan menulis

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel