Mengapa Orang "Bodoh" Bisa Lebih Sukses dari Orang Pintar?

28 Sep 2020 18:30 416 Hits 1 Comments Approved by Plimbi
Mungkin rejekinya bagus

Sebelumnya mohon perhatian, jika kamu merasa memiliki kesamaan dalam isi artikel ini. Sesungguhnya tidak ada maksud mengkotak-kotakan antara "si bodoh" dan "si pintar".

Penilaian atas tingkat kepintaran seseorang sesungguhnya sangat relatif. Penilaiannya tergantung dari sudut pandang masing-masing orang. Dan umumnya pintar dan bodoh dinilai secara akademik.

Sekalipun seseorang telah divonis "bodoh" saat di sekolah. Bukan berarti dunianya berakhir. Bahkan tidak jarang, mereka yang terlihat biasa-biasa saja waktu di sekolah, namun saat bekerja justru menjadi lebih baik.

Tolong jangan salah sangka bahwa menjadi pintar di sekolah tidak ada gunanya, dikarenakan ada orang yang nilai akademiknya biasa-biasa saja justru lebih sukses. Tapi perlu diingat, mereka yang terlihat bodoh di sekolah bisa sukses karena usahanya sendiri. Jadi jangan langsung disama ratakan bahwa bagus secara akademik, tidak lantas menjamin sukses secara keseluruhan, juga sebaliknya.

Tanpa diketahui banyak orang, mereka yang memiliki nilai akademik tidak terlalu baik punya trik dan rahasia khusus saat merintis karir. Seperti apa ya, disimak yuk!

 

Mudah bersosialisasi

Orang sukses tidak mutlak merupakan orang yang pintar atau yang paling jago melakukan sesuatu hal. Tak sedikit orang yang pintar kesulitan dalam bersosialisasi. Padahal hal tersebut dibutuhkan dalam sebuah kesuksesan. Orang yang mudah bersosialisasi, biasanya lebih mudah mendapat pekerjaan, sekalipun dia tidak terlalu pintar. Namun perlu diingat, ketika koneksi ke dunia kerja sudah didapat. Keuletan bekerja tetaplah yang utama.

 

Tidak malu mempromosikan diri

Tidak peduli pintar atau biasa-biasa saja seseorang tersebut. Mempromosikan diri, tampil ke depan dan percaya diri menunjukkan diri kehadapan orang banyak, merupakan hal penting dalam menunjang karir. Hanya saja sebagian orang yang merasa pintar, mempromosikan diri itu merupakan perbuatan yang memalukan. Sementara orang yang biasa-biasa saja, tidak ragu dalam mempromosikan dirinya.

 

Gak malu minta bantuan

Kesuksesan itu memang dapat diraih dengan kerja kerasmu. Apalagi jika mendapat bantuan dari orang lain, tentu pekerjaan jadi lebih mudah. Sukses merupakan perpaduan antara membantu dan dibantu, seperti itulah kolaborasi. Sayangnya bagi mereka yang sudah merasa ahli, terasa sungkan untuk meminta bantuan. Sebaliknya orang yang terlihat biasa-biasa saja, biasanya tidak sungkan meminta bantuan agar lebih memudahkan tugasnya dan peluang untuk sukses lebih besar.

 

Aksi saja dulu

Memikirkan segala sesuatunya secara matang-matang memang bagus, agar rencana berjalan baik dan meminimalisir resiko. Tapi kalau hanya kebanyakan mikir tanpa ada eksekusi, gimana dong, gak bakal kemana-kemana.

Bagi mereka yang nilai akademiknya biasa-biasa, biasanya mereka gak terlalu suka berpikir terlalu lama. Kenapa gak untuk memulai saja? Ya langsung aksi saja. Itulah sebabnya mereka yang biasa-biasa saja terlihat lebih sukses dibandingkan mereka yang terlihat pintar.

 

PeDe aja

PeDe alias percaya diri. Kepercayaan pada diri sendiri diperlukan untuk sebuah kesuksesan. Tanpa memandang bodoh atau pintar seseorang tersebut.

Kepercayaan diri muncul sebab seseorang yakin pada dirinya sendiri. Terkadang orang tidak yakin pada dirinya, meskipun sebenarnya mampu. Tapi karena terlalu banyak berpikir dan obsesi terlihat sempurna, justru jadi sudah maju.

Sementara orang yang biasa-biasa saja, lebih berani dan percaya diri. Terpenting ialah usaha untuk mempersiapkan diri, jika akhirnya belum berhasil, maka itu wajar dan bisa dicoba lagi.

Pada akhirnya, kesuksesan itu tidak memandang seberapa tinggi tingkat kepintaran seseorang. Kesuksesan bisa diraih seseorang karena perilaku dan kepribadiannya. Yakin saja bahwa diri sendiri sanggup untuk melakukan apa yang perlu dan disenangi.

Tags

About The Author

Rianda Prayoga 40
Ordinary

Rianda Prayoga

Gak banyak bicara, sedikit cuek tapi lumayan ramah

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel