Negara dengan Satelit Terbanyak

18 Sep 2020 09:20 122 Hits 0 Comments Approved by Plimbi
Satelit buatan manusia dibuat agar memudahkan manusia untuk mendapatkan informasi dengan lebih mudah

Satelit buatan adalah benda yang mengorbit bumi di luar angkasa yang sengaja dibuat manusia. Semakin berkembangnya teknologi maka akan semakin banyak juga satelit yang dibuat. Berbagai macam tujuan dbuatnya satelit antara lain untuk komunikasi, militer, ilmiah, DLL.

Persaingan antar negara juga menjadi alasan kenapa satelit ini dibuat, karena dengan adanya satelit kita bisa mendapatkan informasi lebih banyak. Satelit buatan yang pertama diluncurkan adalah Sputnik 1, yang meluncur pada 4 Oktober 1957 oleh Soviet.

Selain Rusia masih banyak negara yang meluncurkan satelit-satelitnya, dan berikut ini adalah 5 negara dengan satelit terbanyak di dunia.

 

1. Amerika Serikat

Amerika Serikat merupakan negara dengan jumlah satelit terbanyak, jumlah satelit yang dimiliki oleh Amerika Serikat adalah 568 satelit. Pada 1958 Amerika Serikat (AS) mendirikan National Aeronautics and Space Administration (NASA) untuk menandingi Uni Soviet yang meluncurkan satelit pertama. NASA menjalankan program pesawat ulang alik dari 1972 hingga 2011 ketika dibatalkan.

Sampai saat ini, ada 335 orang AS di luar angkasa. Negara Besar ini telah meluncurkan satelit untuk komunikasi, militer, ilmiah, dan tujuan lainnya sebanyak 568 satelit yang mengorbit di luar angkasa.

 

2. China

China juga merupakan negara dengan satelit terbanyak kedua setelah Amerika Serikat, jumlah satelit yang dimiliki china adalah 177 satelit.  China meluncurkan satelit pertama mereka pada 1993, yang bernama Dong Fang Hong 1.

Rabu (16/9/2020) China berhasil meluncurkan sembilan satelit sekaligus ke orbit luar angkasa. Dan peluncuran itu merupakan peluncuran pertama kalinya dilakukan secara komersial dari landasan yang ada dilautan.

 

3. Jepang

Jepang memiliki 174 satelit, Pengembangan antariksa jepang dimulai pada tahun 1950 di Universitas Tokyo oleh Hideo Itokawa  dan pada 1964 menjadi Institute of Space Astronautical Science (ISAS). Ada dua badan antariksa lain yang bersaing,. National Aerospace Laboratory of Japan (NAL) yang dibentuk pada 1955 dan Badan Pengembangan Antariksa Nasional Jepang (NASDA) yang dibentuk pada 1969. 

Pada 1970 ISAS meluncurkan sumi, satelit Jepang pertama ke luar angkasa.Pada 2003 ISAS, NAL dan NASDA bergabung menjadi Badan Eksplorasi Ruang Angkasa Jepang (JAXA).

 

4. Russia 

Di Russia terdapat sekitar 133 Satelit . Satelit yang pertama diluncurkan oleh Russia adalah Sputnik 1 pada tanggal 4 Oktober 1957, yang juga merupakan satelit pertama di dunia. Peluncuran ini juga memicu lomba ruang angkasa (space race) antara Soviet dan Amerika.

 Yuri Gagarin menjadi orang yang pertama menjelajah ke luar angkasa dan mengorbit di bumi pada tahun 1961. Pada 1991 program itu dibubarkan Uni Soviet, dan pada 1992 setelah jatuhnya Uni Soviet, Rusia mendirikan Roscosmos State Corporation untuk bertanggung jawab atas program luar angkasa negara itu. 

 

5. Inggris

Inggris memiliki sekitar 42 satelit, satelit Inggris pertama ditempatkan di orbit adalah Ariel 1, diluncurkan pada bulan April 1962 dengan roket Amerika. Prospero adalah satelit inggris pertama dan satu-satunya yang diluncurkan ke luar angkasa dengan roket Inggris.

Pusat Ruang Angkasa Nasional Inggris dibentuk pada tahun 1985. Baru pada 2010 pemerintah mendirikan Badan Antariksa Kerajaan Inggris, yang sekarang bertanggung jawab untuk program luar angkasa Inggris. Sampai saat ini, sudah ada tujuh orang Inggris di luar angkasa dengan jumlah satelit sekitar 42 buah.

 

Itulah beberapa negara dengan satelit terbanyak, sampai sekarang masih banyak negara ynga bersaing dalam mluncurkan sebuah satelit.

 

 

About The Author

Defa M 14
Novice

Defa M

Nama lengkap saya adalah Defa Mulya Pratama, saya berada di kelas 12 yang menekuni bidang Rekayasa Perangkat Lunak

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel