Pengaruh Warna Logo di Restoran Cepat Saji

30 Aug 2018 16:22 2968 Hits 0 Comments
Kalian penggemar makana cepat saji, seperti burger, pizza, kentang dan ayam goreng? Pernahkah kalian perhatikan, mayoritas jaringan restoran penyedia makanan cepat saji itu mengunakan warna kuning dan merah pada logo mereka? Ternyata, ada alasan di balik penggunaan warna tersebut dari sisi psikologi. Menurut ahli marketing, ada sebuah alasan psikologis yang sangat bagus dalam penggunaan warna kuning dan merah.

Kalian penggemar makana cepat saji, seperti burger, pizza, kentang dan ayam goreng? Pernahkah kalian perhatikan, mayoritas jaringan restoran penyedia makanan cepat saji itu mengunakan warna kuning dan merah pada logo mereka? Ternyata, ada alasan di balik penggunaan warna tersebut dari sisi psikologi. Menurut ahli marketing, ada sebuah alasan psikologis yang sangat bagus dalam penggunaan warna kuning dan merah.

Warna memainkan sebuah kunci utama dalam menarik atau menolak orang. Begitu pendapat dari Nikki Hesford, penasehat marketing dan pendiri Business Academy di Lancashire, Inggris. Warna kuning mendatangkan perasaan kehangatan dan kenyamanan. Itu sebabnya, jaringan restoran cepat saji, termasuk McDonald's, Burger King, Subway, Pizza Hut, In-N-Out, dan Taco Bell, mengunakan warna tersebut. Memilih warna yang tepat bagi logo merek adalah sebuah tugas penting. Berdasarkan penelitian Color Communication Inc, terungkap perlu 90 detik bagi seseorang untuk membentuk sebuah pendapat akan merek. Sekitar 62 hingga 90 persen orang membuat keputusan akan penggunaan warna sendiri. Banyak jaringan makanan cepat saji juga menggunakan warna merah pada logo mereka. Masih menurut ahli marketing, warna itu membuat kita merasa lapar dan menuruti kata hati. Jaringan makanan cepat saji McDonald's, Burger King, Pizza Hut, dan In-N-Out menggunakan warna kuning dan merah itu. Penggunaan warna merah dan kuning dalam pada tanda makanan cepat saji disebut ‘Teori Kecap dan Mustard’. Memasangkan kedua bayangan warna itu membuat pelanggan ingin berhenti dan mengunyahnya. Namun, ada juga jaringan cepat saji yang menggunakan warna menyamankan dari kuning, seperti Subway dan Taco Bell. Subway, contohnya, memasangkan warna kuning yang menyamankan dengan suatu kehijauan alam. Menurut Nikki Hesford, hal itu mengindikasikan brand ingin memasarkan diri menjadi lebih sehat dibandingkan jaringan cepat saji lainnya.

Marketing adalah tentang menghubungkan emosi orang, menciptakan cerita, menarik impian, mimpi, dan ketidakamanan mereka,” kata Niki Hesford. Ia menambahkan, warna memainkan sebuah peranan utama di sana, mengingat bagaimana orang memproses bawah sadar mereka. Apakah kita peduli akan hal itu atau tidak, warna berkonotasi dan kita membuat penilaian langsung berdasarkan warna. Jika kalian memilih warna yang tidak konsisten dengan pesan kalian, kalian berisiko membingungkan pelanggan kalian dan memperburuk merek kalian. Contohnya, jika kalian seorang pebisnis makanan sehat, kalian bisa memilih pilihan yang menguatkan pesan kalian, seperti bayangan warna hijau dan bumi. Nah, kalian yang sedang merencanakan meluncurkan sebuah bisnis, sebaiknya perhatikan penggunaan warna dalam logo kalian.

Tags

About The Author

ilham13 40
Ordinary
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel