article

Inilah Cara Mengatasi Kebocoran Kolam Renang

Inilah Cara Mengatasi Kebocoran Kolam Renang

Cara Mengatasi Kebocoran Kolam Renang - Kolam renang biasa identik dengan olahraga renang dan merupakan tempat yang menyenangkan. Berenang pada hari yang panas merupakan aktivitas yang menyenangkan karena akan memberikan kesegaran tersendiri.

Namun kolam renang yang baik adalah yang terjaga kejernihan dan kesehatannya. Untuk menjaga hal tersebut diperlukan sirkulasi kolam yang baik, perawatan air kolam dan konstruksi dalam kolam tersebut juga harus dalam keadaan baik.

Kebocoran pada kolam renang merupakan masalah yang berhubungan dengan konstruksi kolam dan merupakan masalah yang menyulitkan. Hal ini karena proses perbaikannya mempunyai tingkat kesulitan yang tinggi.

Salah satu proses sulit dalam perbaikannya adalah menentukan titik kebocoran dan dalam menentukan titik kebocoran membutuhkan teknisi yang handal dan berpengalaman. Selain itu biaya untuk memperbaiki kolam renang yang bocor juga biasanya membutuhkan biaya yang tinggi.

ads

Apabila tingkat kerusakan kebocoran sudah parah bahkan biaya yang dikeluarkan sama halnya seperti membuat kolam yang baru karena material yang digunakan juga hampir sama. Waterproofing yang kurang baik atau bahkan belum dilapisi waterproof sama sekali menjadi beberapa penyebab kolam renang mengalami kebocoran.

Bila Anda mempunyai kolam renang atau sedang mengahadapi kolam renang yang bocor, ada beberapa teknik atau Cara Mengatasi Kebocoran Kolam Renang yang sering digunakan yaitu : 

1. Mengganti nut keramik yang telah rusak.

Apabila kerusakan kolam renang tidak terlalu parah maka perbaikan dapat dilakukan menggunakan cara ini, hal ini terbilang praktis karena cukup mengganti nut yang telah rusak saja. Namun cara ini juga masih beresiko karena hanya mengandalkan nut baru namun masih menggunakan keramik lama.

Cara ini dilakukan dengan menguras dan mengeringkan kolam renang lebih dahulu. Kemudian dilanjutkan dengan mengupas nut yang lama dengan cara menggosoknya. Proses penggosokkan ini dapat dilakukan menggunakan sikat kawat atau bisa dengan mesin gerinda kecil untuk hasil yang lebih baik.

Setelah itu Anda cukup mengganti nut yang baru, namun pastikan nut yang digunakan adalah nut yang water proofing atau tahan air untuk memperpanjang umur kolam renang itu sendiri.
 

2. Metode injeksi

Cara atau metode selanjutnya adalah dengan injeksi, metode ini dapat dikatakan lebih efisien dibandingkan memperbaiki kolam renang. Metode ini biasanya digunakan pada kolam renang yang berada di lantai atas atau rooftop sebuah bangunan.

Kenapa cara ini lebih efisien tentunya karena tidak perlu menguras air kolam dan pengaplikasian metode ini sangat sederhana. Metode ini dilakukan cukup dengan menyuntikan pasta pada dinding kolam yang bocor, namun metode ini membutuhkan pengamatan jeli dalam menentukan titik kebocoran.

3. Membongkar dan mengganti setengah cor berikut keramik dan waterproof

Metode ini biasanya dilakukan pada kolam renang yang tingkat kerusakannya sudah parah dan sulit menemukan titik kebocorannya. Metode ini merupakan metode yang membutuhkan biaya paling banyak. Metode ini dilakukan dalam beberapa tahap yaitu :

  • Proses bongkar separuh cor dilanjutkan dengan pembesian ulang

Proses ini adalah salah satu yang menentukan seberapa kuat konstruksi dalam pembangunan kolam renang karena kekuatan cor sangat bepengaruh pada kekuatan pembesian. Kekuatan pembesian yang baik akan menjadi tulang pada cor yang baru menjadi semakin kuat.
  • Proses bekisting

Proses ini merupakan pembatas untuk membentuk suatu permukaan pada cor yang akan diterapkan dengan perhitungan ketebalan cor yang telah ditentukan dalam proses bekisting. Sebaiknya ketebalan cor pada lantai paling tidak 25 cm dan ketebalan cor dinding 20 cm. Selain itu pastikan juga plumbing sudah diperiksa kebocorannya untuk menghindari pembongkaran ulang.

  • Proses pengecoran

Tahap ini membutuhkan tingkat kecermatan yang tinggi dalam memilih material, selain itu pengaplikasian pengecoran juga harus baik agar kepadatan cor terjaga. Apabila kualitas cor bagus maka akan lebih memperpanjang masa kebocoran selanjutnya. Oleh karena itu setelah pengecoran sebaiknya kekuatan beton tersebut dipastikan kuat dengan mengujinya menggunakan alat uji NDT yang dapat menguji tingkat kekerasan beton.

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads