Membaca 2 Buku Per Hari, Rachmah Dewi Mantap Jadi Penulis

12 Jul 2017 13:29 1273 Hits 0 Comments
Apapun passionmu jika ditekuni akan berhasil

Menjadi penulis bukanlah monopoli orang dari jurusan Sastra, Komunikasi, maupun Jurnalistik. Semua orang sebenarnya mempunyai kemampuan dasar untuk menulis. Rachmah Dewi salah satunya. Merasa bahwa passion-nya ada di dunia tulis-menulis, sarjana ekonomi ini akhirnya banting setir menjadi penulis. Hal itu disadarinya sejak tahun 2012 dan benar-benar jatuh cinta di dalamnya setelah bergabung dengan komunitas Indonesian Hijab Blogger pada tahun 2013.

 

Jika dilihat dari hobinya yang suka menulis blog, menulis cerpen, browsing, dan membaca sangat wajar jika passion menulis sangat tepat untuknya. Memulai karir dengan menjadi finance staff di PT. Lex Indonesia, kemudian menjadi digital marketing dan admin sosial media brand Elzatta Hijab/Dauky Fashion tidaklah membuatnya puas. Setelah menjadi project content executive di PT. MNC Tencent, tiga bulan kemudian ia bergabung dengan PT. Kompas Cyber Media (Kompasiana) di bagian content dan community division.

 

Kalaupun Dewi, panggilan akrab dari Rachmah Dewi, sekarang telah berhasil menjadi Content Author di Kompasiana (Kompas.com) pencapaian itu tidaklah tiba-tiba. Meskipun pada dasarnya setiap orang bisa menulis, tetapi untuk bisa menjadi penulis yang sukses perlu terus belajar dan berlatih. Tidak ada yang instan di dunia ini. Selain bergabung dengan komunitas Indonesian Hijab Blogger, wanita kelahiran 7 Mei 1991 ini juga menjadi anggota komunitas menulis Simfoni Aksara dan mengikuti Mentoring Menulis Online (MMO) angkatan 16 yang diselenggarakan oleh Inspirator Academy.

 

Hasil memang tidak pernah mengkhianati usaha. Di tahun 2014, Dewi akhirnya berhasil meraih juara 1 writing competition Warung Pasta dengan tema âMy Best Friend My Heroâ. Disusul dengan di tahun berikutnya dia berhasil menjadi juara 3 review blog competition redaksi dream.co.id dan juara 3 blog writing competition Sobat Budaya dengan tema âSumpah Pemuda dan Budaya Indonesiaâ. Di Kompasiana sendiri dia bekerja mulai tahun 2016. Sedangkan yang terbaru, dia berhasil menerbitkan buku berjudul âSemoga Pilihanku juga Pilihan-Muâ yang diterbitkan oleh Inspirator Academy.

 

Disinggung mengenai tips menulisnya, wanita yang lebih menyukai menulis nonfiksi ini mengatakan bahwa ia biasa membaca 2 buku per hari. Dia memiliki anggaran khusus untuk itu. Apalagi, ditunjang dengan pekerjaannya sebagai Content Author di Kompasiana, membuatnya mendapatkan diskon khusus dari Gramedia.

 

Jadi, buat kamu-kamu yang masih ragu-ragu untuk menjadi penulis karena bukan dari jurusan Sastra, Komunikasi, maupun Jurnalistik segera tepis keraguanmu. Rachmah Dewi contohnya. Jangan lupa pula untuk banyak membaca dan terus berlatih menulis! Karena seorang penulis sangat lekat dengan baca dan tulis.

 

Rachmah Dewi mengakui bahwa setelah ia bekerja sesuai passion hidupnya kini lebih bahagia. Passionmu di sini juga? Ikuti saja jejaknya!

 

Sumber gambar: dream.co.id

About The Author

Dini Nuris Nuraini 35
Ordinary

Dini Nuris Nuraini

penulis, blogger

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel