Tips Hafal Al Quran Ala Alvin dan Keluarganya

29 Jun 2017 18:48 1796 Hits 0 Comments
Tips dan trik untuk menjadi hafidz dan hafidzah

Luar biasa! Di usia 11 tahun, Muhammad Alvin Firmansyah telah mampu menghafal 17 juz Al Quran dan paham sebagiannya. Kita mungkin akan bertanya-tanya, bagaimana kesehariannya? Bagaimana pula cara orangtuanya mendidiknya hingga berhasil menjadi demikian? Hebatnya lagi, Alvin melakukannya tanpa paksaan. Ia hafal betul lebih dari separuh isi Al Quran, baik lafal atau tartil maupun artinya per kata.

 

Berikut tips dari keluarga mereka:

1. Diprogram sejak dalam kandungan

Saat hamil, ibu Alvin terus-menerus mengaji atau mendengarkan bacaan Al Quran. Ia rutin mengaji setiap malam sejak kandungannya berusia 3 bulan.

 

2. Pada waktu bayi, selalu dibangunkan saat azan berkumandang

 

3. Keteladanan

Awal mula Alvin tertarik dengan Al Quran adalah karena mendengar suara indah bapaknya saat mengaji tiap pagi. Dia ingin bisa seperti itu. Sejak itu, setiap pagi dia selalu menyertai bapaknya mengaji. Mula-mula mendengarkan, lalu lama-lama ingin bisa mengaji seperti bapaknya.

 

4. Terus dicekoki Al Quran

Tak hanya dicekoki Al Quran saat masih dalam kandungan, setelah lahir pun ustaz Firman tak henti-hentinya memutar rekaman atau CD yang berisi murottal para jawara baca dan langgam Al Quran. Mulai pagi hingga petang, dalam kondisi bermain maupun belajar, bahkan menjelang tidur. Namun, tetap dibimbing dalam makhraj-nya dan dilakukan penyesuaian antara yang didengar Alvin dengan yang dilihat atau dibaca.

 

5. Kesadaran pribadi dan tujuan pribadi

Dari keteladanan tadi muncullah kesadaran dan tujuan pribadinya, sehingga Alvin punya kemauan keras untuk mencapai tujuan itu. Ia terus mengasah ingatannya setiap waktu, baik saat sekolah, bermain, maupun sholat.

Putra dari ustaz Maman Firman ini belajar menghafal Al Quran bukan dengan niat agar dipuji-puji banyak orang, melainkan karena benar-benar ingin mendapat petunjuk. Menurutnya, salah satu cara untuk selalu waspada dan mengingat Allah adalah dengan senantiasa membaca Al Quran. “Al Quran melindungi kita dari azab yang pedih,” katanya.

 

6. Manajemen waktu

Ustaz Firman membagi waktu harian Alvin menjadi 3, yaitu: 8 jam untuk menghafal dan membaca Al Quran, 8 jam untuk sekolah dan bermain, serta 8 jam sisanya untuk istirahat. Delapan jam tadi dibagi menjadi 4 waktu, masing-masing 4 jam untuk hafalan baru dan 4 jam untuk muroja’ah. Selain itu, Alvin dibiasakan untuk tidur pukul 9 malam dan wajib bangun pukul 03.30 pagi.

 

7. Tahapan-tahapan khusus

Di dalam proses pembelajaran anaknya, ustaz Firman memberlakukan tahapan-tahapan khusus, yaitu:

a. Berawal dari mempelajari Iqro’ I-IV kemudian karena cerdas langsung meloncat ke Al Quran.

b. Belajar dan menghafal surat-surat pendek dalam juz amma atau juz 30.

c. Belajar dan menghafal surat-surat panjang dalam juz amma atau juz 30.

d. Belajar dan menghafal surat Al Baqarah, baru ke surat-surat lainnya.

e. Mulai mempelajari dan menghafal arti Al Quran saat kelas 4 SD (umur 9 tahun), yaitu saat sudah hafal 12 juz.

 

8. Ketegasan

Dibutuhkan ketegasan di dalam disiplin waktu belajar dan menjalankan tahapan-tahapan itu. Tegas namun tetap memperhatikan sisi kanak-kanak Alvin.

 

9. Ustaz Firman menyediakan Al Quran khusus dengan terjemah per kata.

 

10. Diberi waktu libur khusus

Bagaimanapun Alvin adalah manusia yang butuh istirahat dan liburan, apalagi dia masih anak-anak. Butuh liburan dan hiburan agar hidupnya seimbang.

 

11. Alvin dengan kesadaran sendiri tidak suka lagu-lagu non murottal

 

Masya Allah. Dapat kita lihat di sini bahwa untuk mendapatkan anak seperti Alvin dibutuhkan perencanaan, keteladanan, kedisiplinan, ketegasan, dan masih banyak lagi. Bukan sesuatu yang instan ya. Ingin seperti Alvin? Coba terapkan tips-tips di atas! Semoga berhasil!

 

Sumber:

Pram, Tofik. 2013. Hafiz Cilik. 11 Tahun Hafal 17 Juz Al Quran & Paham Sebagiannya. Jakarta: Noura Books.

Sumber gambar: Pixabay (by Pexels)

Tags Agama

About The Author

Dini Nuris Nuraini 32
Pena

Dini Nuris Nuraini

penulis, blogger

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel