article

Menjawab Celoteh Hasruddin Jaya

Menjawab Celoteh Hasruddin Jaya

Saya ikut terdorong untuk menuliskan ini. Jelasnya ingin menjawab celoteh Hasruddin Jaya. Ia merupakan kawan akrab saya. Mahasiswa FISIP Universitas Halu Oleo, Kota Kendari.

Jawaban saya, tidaklah membariskan narasi-narasi yang terlalu besar disini. Saya hanya ingin katakan ini; Anda terlalu mewinto. Berlebihan dalam ber-status ria di FB.

Coba Anda baca seksama status Hasruddin Jaya seperti;

ads

“Berawal dari kegelisahan akan keringnya keilmuan yg didapat di dunia kampus, hingga kuputuskan untuk melakukan pengembaraan dilembaga eksternal kampus.

Pencarian itu kulewati dengan banyak hal, mulai dari pengaruh senior yg menyarankan untuk masuk organisasi ini hingga pada intervesi dosen.

Kucoba mengikuti dengan harapan diri ini bisa dibentuk menjadi kader yang tangguh, tapi lagi" yg kudapat kekeringan akan ilmu pengetahuan dan keakraban tdk mampu dibangun.

Keresahan itu semakin menjadi jadi dengan melihat kondisi kampus yg mengungkung para mahasiswanya untuk berkreasi dan kampus tidak ubahnya seperti penjara intelektual.

Menyadari akan hal itu yang kian hari makin menjadi, kuputuskan untuk membentuk forum diskusi harian yg didalamnya bebas berpendapat terkait dgn kondisi isu" kemahasiswaan dan kebangsaan.

Forum diskusi itu hanya mampu bertahan beberapa minggu dikarenakn oleh beberapa hal.
sore itu dikalah hendak menuju ruang perkuluahan aku bertemu dgn seorang lelaki yg berperawakan sederhana sedang menempel pamflet di mading jurusan.

Kuluangkan waktu untuk membacanya, wah ternyata Bastra HMI MPO. Dalam hati bertanya MPO itu apa yah, kok kmarin ikut HMI ngga dijelsin MPO itu apa.?

Rasa penasaran semakin mengganggu hati dan pikiran ini, pencarian informasi kumulai lakukan untuk mengetahui lebih dlm apa itu MPO. Jawaban takunnjung datang hingga pada akhirnya kuputuskan untuk mengikuti bastranya.

Dalam penerimaan materi kutau mengenai MPO disaat Jufra udo memberikan penjelasan akan sejarah HMI dari orde lama, orde baru, reformasi hingga kondisi HMI era modern. kehausan dan kekeringan ilmu yg selama ini mengganggu pikiran, terjawab oleh penjelasan jufra udo yg cukup detail.

Diketahui Jufra Udo adlh mantan ketua HMI-MPO Komisariat FKIP UHO, Sekretaris Umum HMI-MPO Cab. Kendari dan terahir Jufra Udo menjabat sebgai Ketua Umum HMI-MPO Cab. Kendari 2015-2016. Selain aktif d HMI Jufra udo Juga aktif sebagai jurnalis dimedia online dan sekarang Jufra Udo sementara merampungkan bukunya yg berjudul SEJARAH MILIK PARA TOKOH.

Publik dan seluruh kader HMI seindonesia menanti karya kakanda jufra udo”.

Berlebihan bukan? Pasti, jika Anda mengenal dekat saya,hehehe. Coba cek sendiri di https://www.facebook.com/photo.php?fbid=509301992563211&set=a.121900447970036.24823.100004502435562&type=3

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads