“Objection!” buat kamu yang sering aktif di internet ditahun 2020-an mungkin sudah tidak asing mendengar Catchphrase satu ini dari meme yang beredar. Catchphrase ikonik ini berasal dari Game Phoenix Wright: Ace Attorney yang pertama kali dirilis oleh Capcom pada tahun 2001 untuk Game Boy Advance di Jepang, dan versi globalnya menyusul di Nintendo DS. Sejak saat itu, Ace Attorney menjadi franchise yang disukai karena plot, karakter , dan gameplay yang unik.
Sebagai seseorang yang baru pertama kali bermain game Visual novel, saya merasa Ace Attorney berhasil memberikan sensasi yang belum pernah saya rasakan sebelumnya. Game ini membawa kita sebagai Pengacara pemula Bernama Phoenix Wright, dimana kita akan melindungi klien kita mati-matian menghadapi segala macam tuduhan yang ada. Mencari bukti di TKP, membongkar celah dalam kesaksian, hingga kita memecahkan misteri dan mengungkap kebenaran di pengadilan yang ada baenar-benar memberikan pengalaman bermain yang memuaskan.
Gameplay: Dari Kantor Pengacara ke Ruang Sidang 4
Gameplay terbagi menjadi dua bagian utama: investigasi dan persidangan. Saat investigasi, kita bisa berpindah tempat, berbicara dan menginterogasi karakter, dan mengumpulkan barang bukti. Sedangkan saat persidangan, kita harus memperhatikan setiap detail kesaksian saksi secara teliti, lalu menggunakan bukti yang kita miliki untuk menemukan kebohongan atau kontradiksi yang muncul, disaat celah dalam kesaksian terbongkar inilah yang terlahir catchprhase legendaris “Objection!” .

Meskipun terlihat sederhana, setiap kasus dirancang dengan sangat kompleks dan memaksa pemain berpikir logis serta kritis. Plot twist yang sulit ditebak dan penulisan karakter yang kuat membuat kita merasa benar-benar masuk kedalam ruang pengadilan itu sendiri.