Android History - Inilah Sejarah Kemunculan Android

14 Jun 2011 15:56 5861 Hits 0 Comments Approved by Plimbi

Android, Inc didirikan di Palo Alto, California, Amerika Serikat pada bulan Oktober, 2003 oleh Andy Rubin (co-founder Danger), Rich Miner (co-founder Wildfire Communications, Inc), Nick Sears (pernah menjadi Vice President di T-Mobile), dan Chris White (desainer dan pengembangan tampilan WebTV).

Android tengah menjadi topik nomor satu dalam bidang teknologi mobile. Bagaimanakah perjalanan Android hingga menjadi seperti sekarang ini? Paseban kali ini ingin sedikit mengulas tentang sejarah Android.

Android, Inc didirikan di Palo Alto, California, Amerika Serikat pada bulan Oktober 2003 oleh Andy Rubin (co-founder Danger), Rich Miner (co-founder Wildfire Communications, Inc), Nick Sears (pernah menjadi Vice President di T-Mobile), dan Chris White (desainer dan pengembangan tampilan WebTV). Konsep pengembangan Android adalah mengembangkan perangkat mobile yang lebih cerdas dan lebih tahu lokasi dan preferensi pemiliknya.

Awal pengembangan Android dilakukan secara tertutup dan hanya fokus pada software ponsel, oleh karena itu tidak banyak yang tahu tentang Android Inc pada saat Google mengakuisisinya pada bulan Agustus 2005. Mereka hanya mengetahui Android Inc bergerak di bidang perangkat mobile dan mereka mengasumsikan bahwa Google berencana untuk memasuki pasar ponsel dengan langkah ini.

Setelah menjadi Google Android, tim yang dipimpin oleh Rubin mengembangkan platform perangkat mobile berbasis Kernel Linux. Google memasarkan platform ke vendor dan operator jaringan dengan berbekal premis akan menyediakan sistem yang fleksibel dan upgradable. Google telah merangkul beberapa mitra dari komponen hardware dan software ponsel, kemudian menawarkan kepada operator jaringan bahwa project ini terbuka untuk berbagai bentuk kerjasama dari pihak mereka.

Spekulasi tentang niat Google untuk memasuki pasar komunikasi mobile terus berkembang sampai Desember 2006. Laporan dari BBC dan The Wall Street Journal mencatat bahwa Google ingin fitur search dan aplikasi lain miliknya tersemat pada ponsel, hal ini membutuhkan kerja keras untuk mewujudkannya. Kemudian rumor yang beredar di media mengatakan bahwa Google sedang mengembangkan handset bermerek Google. Rumor juga berkembang bahwa Google telah menentukan spesifikasi teknis dan menunjukkan prototipe handset kepada vendor ponsel dan operator jaringan. Pada bulan September 2007, Information Week melaporkan bahwa Google telah mengajukan beberapa paten aplikasi ponsel.

Pada 5 November 2007, Open Handset Alliance, konsorsium beberapa perusahaan termasuk Broadcom Corporation, Google, HTC, Intel, LG, Marvell Technology Group, Motorola, Nvidia, Qualcomm, Samsung Electronics, Sprint Nextel, T-Mobile and Texas Instruments terbentuk. Pada 9 Desember 2008, 14 anggota baru bergabung yaitu ARM Holdings, Atheros Communications, Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Huawei Technologies, PacketVideo, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc. Melalui Open Handset Alliance inilah media baru mengetahui keseluruhan rencana Google dengan Android-nya.

Android phone pertama yang tersedia di pasaran adalah HTC Dream (juga dipasarkan dengan nama T-Mobile G1 di AS dan sebagian Eropa, serta Era G1 di Polandia) yang release pada 22 Oktober 2008. Kemudian diikuti oleh Android phone terhebat andalan Google pada waktu itu, HTC Nexus One, pada awal 2010. Baru setelah itu Samsung menyusul dengan meluncurkan Nexus S pada tahun yang sama.

Android telah tersedia sebagai free software/open source license sejak 21 Oktober 2008. Google menerbitkan seluruh source code di bawah Apache License. Isu-isu permasalahan dan review dari Android juga diterbitkan untuk umum oleh Google.

Meskipun Android bersifat open-source, vendor ponsel tidak dapat menggunakan begitu saja merk dagang Google Android. Mereka harus mendapatkan ijin dari Google, dan Google menyatakan bahwa perangkat mereka sesuai dengan standar Compatibility Definition Document (CDD) milik Google. Standar CDD juga termasuk persyaratan untuk menggunakan aplikasi closed-source Google seperti Android Market. RY

Tags

About The Author

Plimbi Editor 999
Administrator

Plimbi Editor

Plimbi Chief Editor

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel