Penerapan Standar ISO/IEC 27001:2022 untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi pada Four Vision Media

9 Jul 2026 15:05 1918 Hits 0 Comments Approved by Plimbi

Keamanan dan perlindungan data menjadi aspek penting pada pengelolaan atau pembuatan software. Namun untuk memberikan jaminan kualitas dan kredibilitas tersebut diperlukannya sebuah standar yang diakui. Salah satu standar tersebut adalah ISO/IEC 27001:2022, yang telah diterapkan oleh Four Vision Media sebagai acuan dalam membangun Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI).

 

Penerapan standar ISO/IEC 27001:2022 dapat membantu untuk melindungi kerahasiaan (confidentiality), integritas (integrity), dan ketersediaan informasi (availability). Selain itu, standar ini mendukung organisasi dalam mengelola risiko keamanan informasi, melindungi aset informasi, meningkatkan kepercayaan pelanggan, serta mendorong peningkatan kualitas pengelolaan keamanan informasi secara berkelanjutan.

Buat kalian si anak organisasi atau koperasi, coba kalian lihat aktivitas apa yang tidak memanfaatkan akses digital, Komunikasi pake Whatsapp, Informasi pakai sosial media bahkan untuk keuangan pakai Bank Digital kan?

    Kalo kalian lihat dari sisi tersebut, zaman sekarang pasti banyak aktivitas yang melakukan transformasi ke sesuatu yang digital dan hal itu udah ga aneh lagi sih. Tapi kalian pernah berpikir ga, tentang kalo semisal menumpuknya transformasi digital pasti ada dampak lainnya di sisi lain. Yap, dari banyaknya transformasi digital yang ada hal ini meningkatkan juga resiko terhadap keamanan dan perlindungan informasi atau biasa disebut cyber threat. Nah buat kalian si anak organisasi dan suka banget nih mengubah apa-apa menjadi digital, inget untuk menjamin kualitas keamanan dan perlindungan data organisasi itu ada yang disebut dengan ISO/IEC 27001-2022 yaitu merupakan persyaratan suatu organisasi dalam membangun, menerapkan dan memelihara sistem manajemen informasi (Information Security Management System/ISMS).

    ISO/IEC 27001:2022 merupakan standar internasional yang diterbitkan oleh International Organization for Standardization (ISO) dan International Electrotechnical Commission (IEC) memberikan Framework bagi perusahaan untuk melindungi data sensitif, mengelola risiko keamanan informasi, dan mematuhi peraturan perlindungan data, sehingga kepercayaan klien tetap terjaga terhadap Sistem Manajemen Keamanan Informasi (Information Security Management System/ISMS). Buat kalian yang mau digitalisasi aktivitas organisasi kalian jangan lupa tentang Standar tersebut, soalnya standar ini juga membantu organisasi dalam melindungi aset informasi melalui pendekatan CIA Triad sehingga kerahasiaan (confidentiality), integritas (integrity), dan ketersediaan (availability).

    Dikutip dari website bernama mutucertification Ruang lingkup pada ISO/IEC 27001:2022 mencakup semua aspek yang terlibat dalam manajemen keamanan informasi. mulai dari identifikasi aset informasi, penilaian resiko, penerapan pengendalian keamanan, hingga evaluasi dan peningkatan efektivitas sistem manajemen keamanan informasi secara berkelanjutan. 

Selain itu, ISO 27001 tahun 2022 menekankan pentingnya penetapan kebijakan keamanan informasi yang mencakup tanggung jawab, kepemimpinan, dan dukungan dari pihak-pihak terkait. Secara lebih rinci, ISO 27001:2022 mengharuskan manajemen untuk:

  1. Mengkaji risiko keamanan informasi organisasi, mempertimbangkan ancaman, kerentanan, dan dampak secara sistematis.

  2. Merancang dan mengimplementasikan rangkaian kontrol keamanan informasi yang koheren dan komprehensif dan/atau bentuk lain dari penanganan risiko (seperti menghindari risiko atau mentransfer risiko) untuk mengatasi risiko-risiko yang dianggap tidak dapat diterima.

  3. Mengadopsi proses manajemen menyeluruh untuk memastikan bahwa kontrol keamanan informasi dapat terus memenuhi kebutuhan keamanan informasi organisasi secara berkelanjutan.

Nah, kalo kalian lihat juga transformasi digital udah bukan sebuah inovasi lagi, tapi sebuah ketergantungan, apalagi untuk organisasi hal ini menjadikan penerapan ISO/IEC 27001:2022 menjadi semakin relevan bagi organisasi yang mengelola aset informasi sebagai proses bisnisnya. Perusahaan yang memberikan jasa untuk pembuatan atau pengembangan sebuah software dapat menjadikan ISO/IEC 27001:2022 untuk menjadi standar keamanan dan perlindungan data organisasi.

Ternyata sudah cukup banyak perusahaan yang menerapkan standar tersebut, salah salah satunya perusahaan yang aku sedang ikuti Kerja Praktek yaitu Four Vision Media. Four Vision media merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan dan pembuatan perangkat lunak. Kalo kalian akses pada website www.4visionmedia.com pada pojok bawah kanan terlihat bahwa perusahaan ini mengikuti standar tersebut. Hal ini terlihat bahwa mitra-mitra dari perusahaan ini sebagian besar merupakan organisasi sehingga penerapan standar Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI/ISMS) sangat penting. Perusahaan ini menunjukan komitmennya untuk memberikan jasa yaitu sebagai pengelola software dengan memberikan standar ISO/IEC 27001:2022 sebagai pedoman untuk mengelola risiko keamanan dan perlindungan informasi.

Oke sekali lagi aku pertegas, Penerapan ISO/IEC 27001:2022 memberikan berbagai manfaat bagi organisasi, khususnya perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi. Melalui penerapannya perusahaan dapat mengelola keamanan informasi secara lebih terstruktur dan mendukung peningkatan pelayanan kepada pelanggan, beberapa manfaat implementasi dari ISO/IEC 27001:2022 ini antara lain :

  1. Melindungi kerahasiaan (confidentiality), integritas (integrity), dan ketersediaan informasi (availability)

  2. Menyediakan framework keamanan informasi yang terstruktur

  3. Meningkatkan kepercayaan pelanggan dan mitra bisnis

 

Kalo misalkan terjadi sekali saja kebocoran data atau cyber crime citra dari sebuah organisasi atau perusahaan yang memberikan jasa bisa hancur dan sulit kembali untuk mendapatkan trust oleh karena itu keamanan dan perlindungan data menjadi aspek penting untuk pengelolaan dan pembuatan software. Namun untuk memastikan jaminan kualitas dan kredibilitas tersebut diperlukannya sebuah standar yang diakui. Salah satu standar yang diakui Internasional adalah ISO/IEC 27001:2022 yang juga diterapkan oleh Four Vision Media sebagai acuan dalam mebangun Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI/ISMS)

Tags

About The Author

Arman Yusuf Rifandi 12
Novice

Arman Yusuf Rifandi

CyberSecurity Enthusiast
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel