Plimbi.com - Hampir sebagian besar ahli di dunia percaya tentang fakta dari teori hollow earth atau Bumi yang kopong. Dimana dijelaskan bahwa bagian yang kopong ini diyakini sebagai lubang rahasia yang di dalamnya menjadi sarang makhluk asing. Lubang rahasia ini disebut-sebut berada di area kutub utara.
Para ilmuwan dari dunia barat yang dikenal rata-rata adalah para penggila konspirasi telah memperlihatkan beberapa foto dari berbagai sisi dipercaya sebagai bukti kebenaran teori hollow earth.
Mereka mengklaim bahwa di bagian tengah Bumi yang kopong ini dihuni oleh makhluk yang bentuknya menyerupai mammoth dan mereka mampu mengeluarkan cahaya matahari dari dalam tubuh mereka. Pengikut teori konspirasi yang terangkum dalam YouTube Secureteam 10 membagi-bagikan pendapat mereka dalam setiap video yang diunggah.
Gambar yang diperoleh diperoleh dari satelit milik negara-negara barat tentang fakta menyangkut area kutub utara yang telah menunjukkan adanya sebuah lubang besar atau lubang hitam yang diduga bisa difungsikan untuk menyembunyikan segala sesuatu di bawahnya.
Para penggila konspirasi mengklaim pemerintah Amerika Serikat sengaja menutup-nutupi keberadaan lubang rahasia tersebut. Salah satunya adalah dikeluarkannya undang-undang yang melarang pesawat terbang di atas kutub utara yang berdekatan dengan lubang hitam.
Kelompok penggemar UFO juga menyebutkan bahwa gambar satelit resolusi tertinggi Antartika secara misterius diburamkan dalam upaya mereka menyembunyikan portal di atas. Lalu mereka menampilkan foto-foto yang dipercaya bisa digunakan sebagai bukti adanya sebuah lubang rahasia di Kutub Utara yang memang sengaja disembunyikan.
Keyakinan yang menumpuk tentang adanya kehidupan di bawah Bumi diudkung dengan dikeluarkannya kisah-kisah tentang penjelajah kutub Richard E. Bird. Dari cerita yang ia tulis dalam buku hariannya menyebutkan bahwa ia telah memasuki Bumi bagian dalam dengan melakukan perjalanan sejauh 1700 mil diantara pegunungan, danau-danau dan menemukan beragam jenis tumbuhan dan kehidupan hewan.
Richard menjelaskan bahwa ia telah menemukan sebuah peradaban yang berkembang dengan pesat dan cepat ketika ia melakukan perjalanan di tahun 1920-an. Ia menyebut pernah diserang oleh piring terbang tetapi bisa lolos dari ancaman maut. Richard E. Bird meninggal pada tahun 1957 dan kisahnya hingga saat ini masih menjadi sebuah misteri.*****
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.