Bandung, Plimbi.com -- PHP (Hypertext Preprocessor) adalah bahasa pemrograman server-side yang dirancang khusus untuk pengembangan web. Sejak pertama kali diciptakan pada tahun 1994 oleh Rasmus Lerdorf, PHP telah mengalami banyak perubahan dan evolusi besar sehingga menjadi salah satu bahasa pemrograman paling populer untuk web development di seluruh dunia. Kali ini kita tidak hanya akan membahas sepak terjang PHP dari awal hingga menjadi bahasa pemrograman yang populer seperti sekarang, namun juga profil pencipta PHP karena berkat beliaulah dunia web development bisa berkembang pesat hingga saat ini.
Siapa Pencipta Bahasa Pemrograman PHP?
Rasmus Lerdorf, dilahirkan pada tanggal 22 November 1968 di Qeqertarsuaq, Greenland. merupakan seorang programmer asal Denmark/Greenland dan pencipta bahasa pemrograman PHP. Pada tahun 1993 Rasmus lulus dari Universitas Waterloo. Sejak bulan September 2002, dia bekerja di Yahoo! sebagai seorang Insinyur Arsitek Infrastruktur.
Awal Mula: Personal Home Page Tools (1994-1995)
PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus sebagai kumpulan CGI (Common Gateway Interface) untuk melacak pengunjung ke situs pribadinya. Saat itu, ia menamainya "Personal Home Page Tools." Kode awal ini ditulis dalam bahasa C dan digunakan untuk membuat halaman web yang lebih dinamis karena fungsinya cukup berguna, Rasmus memutuskan untuk merilisnya ke publik agar orang lain juga bisa menggunakan dan mengembangkannya.
PHP/FI - Versi Awal yang Dirilis (1995-1997)
Pada tahun 1995, Rasmus merilis versi pertama dari alat ini dengan nama PHP/FI (Personal Home Page / Forms Interpreter). Versi ini sudah mendukung intregasi dengan HTML, pemrosesan form, dan akses ke database seperti MySQL. Meskipun masih sederhana, PHP/Fi cukup populer di kalangan pengembang web karena membuat pembuatan situs web dinamis jauh lebih mudah dibandingkan dengan penggunaan Perl atau C.
Pada tahun 1997, lebih dari 50.00 situs web menggunakan PHP/Fi, yang merupakan angka besar untuk saat itu.
PHP 3 - Era Baru (1997-1998)
PHP mulai berkembang secara lebih profesional ketika dua programmer, Andi Gutmans dan Zeev Suraski, dari Israel, ikut serta dalam proyek ini. Mereka menulis ulang inti dari PHP dan merilisnya sebagai PHP 3 pada tahun 1998. Perubahan besar tejadi: PHP 3 menjadi bahasa pemrograman skrip yang lengkap dan bisa diperluas dengan modul eksternal.
PHP 3 juga memperkenalkan banyak fitur yang menjadi dasar dari PHP modern, termasuk sistem ekstensi modular dan dukungan untuk berbagai database dan protokol internet.
PHP 4 dan Zend Engine (2000)
Setelah kesuksesan PHP 3, Gutmans dan Suraski membentuk perusahaan bernama Zend Technologies dan menulis ulang lagi inti dari PHP. Versi baru ini menggunakan Zend Engine, sebuah mesin inti yang meningkatkan performa dan pengelolaan memori PHP secara drastis. PHP 4 dirilis pada tahun 200 dan membawa PHP ke tingkat enterprise.
PHP 4 mendukung banyak fitur baru seperti buffer output, session handling, dan keamanan yang lebih baik. Pada mas ini, PHP menjadi pilihan utama dalam pengembangan website dinamis berskala besar.
PHP 5 - Dukungan OOP yang Lebih Baik (2004)
Pada tahun 2004, PHP 5 dirilis dan membawa peningkatan besar pada sistem Object-Oriented Programming (OOP). Dengan OOP yang lebih solid, PHP kini bisa digunakan untuk membangun aplikasi web kompleks dan berorientasi objek seperti framework (contoh: CodeIgniter, Laravel).
PHP 5 juga memperkenalkan PDO (PHP Data Objects) untuk akses database yang lebih aman dan fleksibel serta peningkatan dalam XML handling, SOAP, dan exception handling.
PHP 7 - Lompatan Performa Besar (2015)
Setelah PHP 6 gagal dirilis secara resmi karena masalah internal proyek, versi berikutnya langsung melompat ke PHP 7, yang dirilis pada akhir tahun 2015 . PHP 7 membawa banyak perbaikan performa berkat Zend Engine 3.0, yang bisa menjalankan skrip dua kali lebih cepat dibandingkan PHP 5.6.
PHP 7 juga menambahkan fitur baru seperti type declarations, null coalescing operator, dan spaceship operator, yang meningkatkan konsistensi dan struktur kode.
PHP 8 - Modernisasi dan Fitur Baru (2020-Sekarang)
Pada akhir tahun 2020, PHP 8 resmi dirilis. Versi ini membawa fitur penting seperti Just-In-Time (JIT) compilation, attributes (annotation), dan union types. Dengan JIT, performa PHP semakin mendekati bahasa-bahasa compiled seperti C.
PHP 8 juga memperbaiki banyak aspek sintaks dan error handling, menjadikannya lebih modern, kuat, dan developer-friendly.