Restoran Bunga Rampai Kembali Buka dengan Menyuguhkan Menu Baru Istimewa

20 Sep 2021 15:10 153 Hits 1 Comments Approved by Plimbi

Restoran Bunga Rampai Kembali Buka Dengan Menyuguhkan Menu Baru Istimewa

Restoran Bunga Rampai pernah menutup pintunya untuk layanan makan di tempat sejak awal pandemi, namun restoran ini saat ini kembali buka yang dikelola secara tunggal oleh PT. Persada Dua Rajawali, mereka mulai melayani tamu-tamu untuk makan di tempat namun tetap dengan menerapkan rangkaian protokol kesehatan. Dengan visi dan misi terbaru yaitu ‘mengharumkan identitas Indonesia di dunia melalui makanan’ restoran yang bertempat di salah satu gedung bersejarah sejak zaman kolonial di Jakarta ini menghadirkan beberapa menu terbaru dengan menonjolkan cita rasa Indonesia yang otentik diberi sentuhan modern menggunakan bahan-bahan premium dan menggelar program Sunday breakfast hadir guna menemani hari Minggu pagi anda setelah melakukan olahraga atau beribadah. Pilihan menu yang disuguhkan berganti-ganti setiap minggunya.

Adapun 3 menu terbaru diadaptasi dari sajian khas daerah seperti ayam tangkap dari Aceh, bebek sultan dari Madura dan gurame pesmol mede dari Jawa Barat. Sedangkan adaptasi menu-menu modern terlihat pada sajian bernama lodeh gedongan yang menggunakan bahan utama dari ikan salmon.

Pelanggan setia yang sudah terlanjur kepincut hidangan lawas dari restoran ini tidak perlu merasa khawatir karena menu-menu lama masih tersedia seperti yang menjadi menu klasik favorit para pelanggan lama adalah sop buntut bakar, nasi buketan, nasi rebana, nasi Bali melengkapi oseng itik rempah, sate banjar dan yang lainnya. Sajin penutup berupa gelato memperkenalkan varian terbaru yang semakin lembut di lidah tersedia dalam beberapa rasa, juga ada cendol duren dan kopyor nangka.

Bangunan restoran ini letaknya sangat strategis yaitu bersebelahan dengan toko kue yang menjual beragam kue basah dan kue kering tempo dulu yang dikemas premium.

Kenikmatan Beragam Sajian Nusantara Di Bunga Rampai Versi Wajah Baru

Anda akan merasakan suasana baru ketika pertama kali menginjakkan kaki ke dalam area restoran. Interiornya mengkombinasikan unsur-unsur etnik dan klasik cenderung agak kuno ditata sedemikian apik sehingga memberikan kesan lebih ramah kepada para pengunjung. Tampak dari luar seperti tidak ada perubahan berarti dari tampilan bangunan sebelumnya yaitu berupa sebuah rumah yang didirikan sekitar tahun 1925. Arsitektur aslinya bergaya kolonial tetap dipertahankan hingga saat ini.

Yang cukup menonjol dari restoran ini adalah pengaplikasian pernak-pernik khas Palembang menjadi aksen yang memberi gaya tersendiri menyebabkan bangunan tampil semakin memukau. Ada songket khas Palembang yang dipajang di dalam bingkai, lemari-lemari ukir dan beragam dekorasi lacquer khas Palembang diletakkan dengan rapi namun acak pada sudut-sudut tertentu dari ruangan restoran. Uniknya, beberapa ruangan untuk sesi makan dibuat lebih privat dengan menambahkan vas bunga yang terinspirasi dari beragam bunga khas Indonesia. Ada vas bunga bungong jeumpa, bunga pinang merah, bunga seroja, bunga kemuning dan bunga krisan. Dimana salah satu ruangan restoran rupanya mempunyai nilai historis yaitu konon ruangan yang terletak di lantai satu ini pernah menjadi tempat pertemuan penting yang dilakukan oleh presiden Indonesia pertama, Ir. Soekarno.

Kehadiran unsur-unsur interior tersebut di atas menegaskan identitas restoran yang mengambil nama klasik yaitu Bunga Rampai sebagai salah satu restoran yang menyuguhkan beragam menu Nusantara sebagai masakan di masa depan memiliki banyak penggemar. Didukung konsep fine-dining, interior desainer Agam Riadi kembali dipercayai menggarap restoran ini agar tampil baru tanpa mengesampingkan gaya lama nan klasik.

Tidak hanya memperhatikan sisi interior, busana para pramusaji pun tidak luput dari nuansa baru. Bunga Rampai menggandeng desainer papan atas Indonesia yaitu Sebastian Gunawan untuk memoles tampilan busana para staf yang terlihat lebih trendi. Yang menonjol adalah busana ini mempertemukan antara budaya Jawa dengan Sumatera diberi sentuhan modern. Sebastian Gunawan alias Seba, begitu sapaan akrabnya, mengkombinasikan warna-warna krem, merah, emas, sogan, hitam dan putih sehingga selaras senada dengan warna ruang. Kebaya untuk staf wanita terlihat khas menyerupai kebaya model Kartini yang dilengkapi selendang atau baju kurung berselendang songket Sumatera sedangkan staf pria mengenakan beskap.   

Selain penampilan gedung dan ruangan restoran yang tertata baru, busana para staf model kekinian dan vas-vas bunga mencerminkan bunga rampai khas Nusantara, tentu saja hidangan yang menjadi menu andalan dari restoran ini juga baru dan semakin bervariasi. Yang menjadi menu favorit adalah bebek sultan Madura diolah dengan membalur daging bebek bersama bumbu dari rempah-rempah khas Nusantara yang menghasilkan cita rasa gurih kabarnya sukses memanjakan lidah para pengunjung resto mewah ini. Sebagai pendamping menu utama adalah potongan tahu isi berbentuk balok-balok pendek dengan isian berupa sayuran segar mirip dengan salad modern.

Semua jenis masakan yang tersaji termasuk ke dalam menu baru. Beberapa diantaranya menjadi buruan para pengunjung seperti ayam tangkap, lodeh gedongan dan nasi hui sebagai pelengkap anda memesan oseng itik rempah, sate banjar, salad kecipir, sate maranggi, mendoan urap gulung dan ikan bakar parape. Untuk menutup santap makan malam anda, tersedia gelato Italia dalam sajian tradisional Nusantara bisa menjadi pilihan semua usia dari pengunjung restoran ini. Yang menjadi andalan adalah gelato rasa klepon atau rujak bebek yang terasa nikmat disantap usai makan besar.

Dari sisi harga, Bunga Rampai masih sama seperti dulu. Anda hanya perlu membayar sekitar Rp. 500 ribu untuk bersantap berdua. Lumayan sepadan dengan fasilitas yang diberikan.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang artikel dengan judul ‘Restoran Bunga Rampai Kembali Buka Dengan Menyuguhkan Menu Baru Istimewa’ yang kami rangkum dari beberapa sumber berita. Semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Tags Kuliner

About The Author

Utamii 34
Ordinary

Utamii

Suka membaca dan menulis

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel