Spongebob Ditegur KPI? Memang Layak?

18 Sep 2019 17:05 491 Hits 0 Comments Approved by Plimbi
Ditegur karena mengandung muatan kekerasan. Apa iya?

Belakangan ini, jagat dunia maya sedang dihebohkan dengan beberapa tayangan yang terkena sanksi teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia.


Biasanya sih teguran tersebut tidak begitu dianggap oleh masyarakat Indonesia. Karena memang tayangan yang ditegur oleh KPI adalah tayangan yang tidak begitu disukai atau memang tayangan tersebut memiliki hal yang memang melanggar ketentuan KPI. Tapi, kali ini KPI sepertinya salah langkah karena yang ditegurnya saat ini adalah sebuah judul kartun yang memang disukai banyak orang dari anak-anak hingga orang dewasa, yaitu "Spongebob Suqarepants"


Seperti yang mungkin Anda sudah ketahui, acara kartun Spongebob Squarepants itu sudah sejak lama ada di Indonesia. Bahkan kartun ini mungkin adalah satu-satunya kartun dari barat yang menjadi favorit anak-anak dan orang dewasa. Terus terang, penulis sendiri adalah salah satu fans dari acara kartun tersebut karena kartun tersebut bisa menjadi hiburan yang menghilangkan rasa stress dan lelah setelah seharian penuh bekerja.


Spongebob Squarepants sendiri mendapat teguran dari KPI karena pada salah satu seri Spongebob yaitu "Big Movie Family: The Spongebob Squarepants Movie" ada beberapa pelanggaran dimana salah satunya adalah muatan kekerasan yang memang kalau dilihat sekilas itu melanggar ketentuan yang ada pada KPI.


Kekerasan yang dimaksud sendiri adalah adegan melempar kue tart ke wajah, menjatuhkan bola bowling ke kepala dan melemparkan palu ke wajah. Memang sih, kalau hal tersebut dilakukan di acara yang memang berwujud sinetron FTV ataupun sejenisnya, KPI wajar saja melayangkan teguran keras terhadap acara tersebut. Tapi ini kartun lho?


Kalau dilihat lebih dalam lagi, tujuan dibuatnya kartun sendiri adalah untuk sekedar hiburan semata dan bukanlah untuk dicontoh para penontonnya. Selain itu kartun sendiri bukanlah hal yang nyata. Sehingga peran orang tua sangat disarankan disini. Andaikan ditonton anak-anak juga, kecil kemungkinannya anak-anak mencontoh kartun tersebut. Apalagi jika anak-anak tersebut diawasi oleh orang tua ketika menonton dimana itu adalah apa yang seharusnya para orang tua lakukan saat ini ketika seorang anak sedang menonton acara televisi.


"Lalu apakah benar yang dilakukan KPI terhadap Spongebob Squarepants?"


mungkin sih ada benarnya juga karena dengan apa yang dilakukan KPI tersebut bisa mencegah anak-anak mencontoh tindakan kekerasan yang ada pada acara tersebut. Tapi kembali lagi ke apa yang penulis nyatakan sebelumnya bahwa orang tua adalah elemen penting yang tidak boleh dikesampingkan ketika anak-anak menonton sebuah acara di televisi, baik itu acara kartun yang memang ditujukan khusus untuk anak-anak, ataupun acara lainnya yang ditujukan untuk semua umur.


Jika sampai acara seperti Spongebob saja kena teguran oleh KPI, apa nasib kartun-kartun lainnya, seperti kartun asal Jepang yang biasanya lebih banyak menampilkan kekerasan daripada Spongebob yang konsepnya sendiri adalah "melawak untuk menghibur"? -BB-
 

Tags

About The Author

Buricak Burinyai 57
Bolpoint

Buricak Burinyai

Seorang warga Bandung yang cinta Bandung, teknologi dan mantannya

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel