5 Hal ini Wajib Dilakukan agar Jauh dari Hutang

25 Jun 2019 14:35 486 Hits 0 Comments Approved by Plimbi
Ngutang itu membuat hidup tidak nyaman, serius!

Setiap orang, pasti punya yang namanya masalah di dalam kehidupannya.

Salah satu masalah yang akan penulis bahas dalam artikel kali ini adalah hutang materi, atau lebih tepatnya adalah hutang uang.

Sudah menjadi rahasia umum, berhutang di Indonesia adalah sebuah hal yang mungkin bisa dibilang sudah menjadi bagian dari budaya kita sebagai bangsa Indonesia. Ada yang berhutang memang karena benar-benar di bawah tekanan finansial. Namun ada juga yang berhutang sekedar ingin memenuhi kebutuhan yang sebenarnya tidak begitu urgent.

Disitulah awal mula budaya atau kebiasaan berhutang mulai tertanam dan terjerumuslah orang yang berhutang tersebut ke dalam “lingkaran setan”. Kalau boleh jujur, berhutang materi sih menurut penulis bukan hal yang taboo ataupun dilarang selama hutang tersebut memang sanggup dibayar ke si pemberi hutang. dan bagi umat islam, hutang tersebut tidak mengarah ke riba.

Namun, jika ada mereka yang memang ingin keluar dari yang namanya jeratan hutang, maka 5 hal wajib dilakukan agar jauh dari hutang di bawah ini akan membantu untuk seseorang keluar dari perangkap hutang, setidaknya untuk hutang yang dilakukan untuk kebutuhan yang sepele atau tidak begitu penting.

 

 

1. Tentukan Anggaran sebelum Berbelanja

Belanja menurut penulis itu merupakan sebuah faktor yang membuat seorang manusia menjadi manusia seutuhnya.

Namun sayangnya, kebutuhan berbelanja seseorang itu biasanya disusupi oleh salah satu sifat manusia yaitu “rakus”. Dengan adanya sifat tersebut yang ikut mempengaruhi ketika seseorang berbelanja. Maka bukanlah hal yang mengagetkan jika seseorang akhirnya membeli kebutuhan yang tidak begitu penting atau malah sama sekali tidak penting.

Ketika seseorang tersebut dengan kerakusannya namun tidak diiringi dengan dana yang mencukupi, berhutang biasanya menjadi salah satu jalan keluar yang digunakan untuk mengatasi masalah tersebut.

Disinilah kenapa menentukan anggaran sebelum berbelanja itu sangat penting. Karena selain dapat mengingatkan bahwa uang yang dimiliki terbatas sehingga terhindar dari yang namanya hutang, biasanya anggaran untuk berbelanja tersebut direncanakan dengan anggaran-anggaran lainnya.

 

 

2. Mencari Penghasilan Tambahan

Bagi yang memiliki waktu luang lebih dan sadar bahwa dirinya itu merupakan tipe orang yang “ingin ini, ingin itu, banyak sekali” namun memiliki dana yang terbatas, maka mencari penghasilan tambahan adalah jalan yang bisa ditempuh sebelum akhirnya harus memilih berhutang.

Banyak cara untuk mencari penghasilan tambahan tanpa harus mengeluarkan uang, seperti melakukan kerja sambilan, kerja freelance ataupun menjadi seorang pedagang dengan menggunakan metode afiliasi.

 

 

3. Giatkan Diri untuk Menabung

Alasan utama seseorang berhutang materi itu biasanya adalah karena memang butuh, baik itu untuk membeli sesuatu ataupun menyelesaikan sesuatu. Namun pada intinya, seseorang tersebut terpaksa berhutang karena dana yang dimiliki tidak dapat membeli atau menyelesaikan sesuatu tersebut.

Dengan menabung secara konsisten setiap ada uang lebih, mereka yang belum pernah berhutang dan akan terjerat hutang, bisa saja terbebas dari hutang tersebut. Atau setidaknya jika harus berhutang pun, hutangnya tidak akan sebesar yang seharusnya karena ada dana tambahan dari tabungan yang kita miliki.

 

 

4. Bayangkan Hal-Hal Buruk Ketika Memiliki Hutang

Bagi mereka yang mungkin suka tidur dalam keadaan tidak tenang ketika memiliki hutang, mungkin hal ini tidak perlu dilakukan lagi. Karena dengan tidur tidak tenang saja akan membuat keadaan jiwa si pemilik hutang merasa tidak nyaman dan ingin sesegera mungkin melunasi hutang tersebut.

Ketika sudah lunas pun, mereka tidak akan mau mencoba untuk berhutang lagi. Namun bagi mereka yang gampang sekali tergoda untuk berhutang, cobalah bayangkan hal-hal buruk apa saja yang akan menimpa ketika sedang dalam status sebagai “penghutang”.

Sebagai contohnya, membayangkan diri ketika di masa depan terjadi sesuatu pada diri penghutang, namun si penghutang tersebut tidak bisa meminjam uang lagi karena hutang yang lama saja belum selesai.

Atau bayangkan apa yang terjadi pada keluarga penghutang seandainya sesuatu terjadi pada diri penghutang. Bayangkan beban hutang yang harus ditanggung keluarga seandainya si penghutang tidak sanggup membayar lagi.

 

 

5. Dengan Penghasilan yang Dimiliki, Rencanakan Masa Depan

Melakukan perencanaan untuk masa depan sejak dini adalah salah satu cara untung menghindari hutang. Karena dengan perencanaan yang matang, seseorang akan bisa mengilustrasikan atau menggambarkan masa depan apa yang ingin dimilikinya kelak.

Tentunya tanpa harus melibatkan yang namanya “hutang” didalamnya, jika memang ada niat untuk bebas dari yang namanya hutang. -BB-

 

Tags

About The Author

Buricak Burinyai 57
Bolpoint

Buricak Burinyai

Seorang warga Bandung yang cinta Bandung, teknologi dan mantannya

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel