5 Cara Cek Akun Pedagang Palsu di Facebook

28 May 2019 12:01 955 Hits 1 Comments Approved by Plimbi
Gunakan trick ini untuk mengecek keaslian akun pedagang di Facebook.

Menggunakan media sosial sekarang ini bisa dikatakan tidak aman lagi. Bukan dari segi sekuriti saja, melainkan dari kebebasan kita berpendapat pun terkadang dibatasi oleh ketakutan kita terhadap undang-undang tentang transaksi elektronik.

Akibatnya, banyak orang yang kemudian mengutarakan pendapatnya menggunakan akun palsu atau fake account di media sosial.

Contoh paling banyak akun-akun palsu berkeliaran adalah di Facebook. Media sosial dengan pengguna bulanan aktif mencapai 2.38 milyar ini adalah platform media sosial dimana penulis sering menemukan akun palsu dengan motif berbeda-beda.

Sebagian ada yang melakukannya untuk mencari nafkah secara halal. Namun sebagian lagi ada yang menggunakannya untuk hal-hal negatif seperti penipuan dan kepentingan politik suatu golongan.

Dikarenakan politik itu adalah hal yang agak sedikit sensitif saat ini, pada artikel kali ini penulis hanya akan membagikan 5 cara cek akun pedagang palsu di Facebook.

 

 

1. Foto Profil Tidak Jelas

Sebagian pengguna media sosial memang ada yang suka menggunakan foto kartun (seperti penulis) ataupun foto yang bukan dirinya menjadi foto profil atau DP-nya.

Mungkin bagi pengguna biasa sih sah-sah saja. Apalagi yang di album fotonya terdapat foto asli wajah pengguna tersebut. Tapi bagi akun personal yang digunakan untuk berdagang, hal tersebut tentunya bisa menimbulkan kecurigaan tersendiri.

Intinya, untuk mengenali akun facebook tersebut asli atau palsu adalah dengan mengecek albumnya. Apakah ada foto pemilik akun tersebut yang sama dengan foto yang dipasang pada profilnya? Kalau ada lanjut ke tahap kedua dengan mengecek kualitas fotonya apakah semuanya sama, atau setiap foto memiliki kualitas yang berbeda?

Yang ketiga adalah mencoba mencari foto, baik yang menjadi foto profilnya ataupun yang berada di dalam albumnya menggunakan “search google image”. Karena biasanya, ada beberapa penipu yang mengambil foto profilnya dari gambar akun media sosial orang lain yang ter-index oleh google.

 

 

2. Rekam Jejak Postingan Aneh

Bagi mereka yang memang berjualan sudah sejak lama menggunakan akun personal, postingan-postingan tentang barang dagangan mereka pasti ada rekam jejaknya di lini masa atau timeline akun mereka.

Karena pada umumnya, para pedagang tersebut ingin calon customer-nya percaya bahwa mereka adalah pedagang yang memang berniat jualan alias bukan kaleng-kaleng.

Untuk membedakan rekam jejak palsu dan asli, biasanya bisa dilihat dari testimoni yang ada di halaman facebook mereka. Jika kumpulan testimoninya hanyalah screenshot whatsapp saja sedangkan penjual tersebut berjualan di Facebook. Maka hal tersebut patut dicurigai.

Tidak mungkin tidak ada komentar di lini masa pedagang tersebut jika testimoni di whatsapp saja sudah banyak. Setidaknya ada yang menanyakan tentang ketersediaan produk ataupun nego harga produk.

 

 

3. Cek Tahun Pembuatan Akun

Di lini masa milik seorang pengguna Facebook, kita bisa mengetahui kapan seseorang bergabung dengan Facebook. Caranya adalah dengan melakukan scrolling down halaman lini masa orang yang ingin kita ketahui kapan bergabungnya hingga ujung.

Jika seorang pedagang sudah punya banyak testimoni padahal dia baru bergabung dengan Facebook beberapa bulan saja, sebaiknya batalkan transaksi dengan pedagang tersebut atau gunakan platform marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak dan Shopee.

 

 

4. Cocokkan Lokasi Pedagang di Facebook dengan Nomor HP

Mencocokkan lokasi tempat dimana pedagang tersebut berjualan dengan nomor smartphone yang digunakan untuk saling berkontak adalah hal yang sangat penting. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan situs Ceebydith dimana nanti kita bisa melacak dimana nomor yang kita cari didaftarkan.

Misal, kita melihat di profil Facebook pedagang A bahwa dia berada atau tinggal di kota Pontianak. Tapi di postingan dagangan dia, dia menyatakan bahwa dia berjualan di Jakarta. Namun, ketika kita cek nomor smartphonenya, HRL atau tempat dimana nomor tersebut diaktifkan adalah di Medan.

Bila menemukan yang seperti itu, ada baiknya transaksi langsung dibatalkan saja. Walaupun ada kemungkinan pedagang A itu hidupnya nomaden, tapi tidak menutup kemungkinan pedagang tersebut sedang melakukan tindak kriminal penipuan.

Better safe than sorry right?

 

 

5. Cek Grup Terkait

Jika sudah melakukan keempat hal di atas namun masih kurang yakin dengan asli atau palsunya akun seorang pedagang di Facebook. Cara lain yang bisa kita lakukan adalah dengan menanyakan apakah ada yang pernah transaksi dengan pedagang tersebut di Facebook di grup-grup terkait.

Contohnya, seorang pedagang smartphone di Facebook yang menggunakan akun personal harusnya tergabung di berbagai grup smartphone dan jual-beli smartphone di Facebook. Di grup tersebut juga kita bisa tanyakan apakah penjual tersebut terpercaya atau tidak.

Ketika ada banyak komentar menyatakan bahwa pedagang tersebut terpercaya, kita jangan lantas percaya begitu saja. Tapi coba cek satu-persatu akun yang komentar tersebut, apa memiliki kredibilitas yang mumpuni sebagai akun asli? Atau malah cenderung merupakan akun-akun palsu?

 

5 cara cek akun pedagang palsu di Facebook di atas memang tidak 100% dapat menjamin kita dapat aman bertransaksi secara langsung. Tapi penulis sendiri yang sudah melanglang buana di dunia Facebook sejak tahun 2005 tidak pernah sama sekali tertipu ketika bertransaksi secara langsung di Facebook.

Jadi poin utama yang ingin penuli sampaikan disini adalah, dalam bertransaksi di internet secara langsung kita tidak boleh menjadi orang “baik” melainkan jadilah orang yang pintar, orang yang berhati-hati dan orang yang penasaran. -BB-

Tags

About The Author

Buricak Burinyai 52
Bolpoint

Buricak Burinyai

Seorang warga Bandung yang cinta Bandung, teknologi dan mantannya

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel