Ikuti Jejak Para Founder Startup Berikut Untuk Memotivasi Kamu!

2 Feb 2019 18:22 517 Hits 0 Comments
Berkembangnya teknologi di Indonesia saat ini semakin memudahkan kebutuhan kita. Apa pun yang dibutuhkan tinggal diakses melalui smartphone kemudian apa yang kita cari terpenuhi. 

Berkembangnya teknologi di Indonesia saat ini semakin memudahkan kebutuhan kita. Apa pun yang dibutuhkan tinggal diakses melalui smartphone kemudian apa yang kita cari terpenuhi. Dengan adanya teknologi yang semakin maju, hal ini membuat banyak orang di Indonesia berlomba untuk membangun startup yang bertujuan untuk memudahkan setiap kebutuhan masyarakat. Startup di Indonesia bias dibilang cukup banyak dan variatif. Buat kamu yang ingin membangun startup, simak jejak para founder startup berikut. Siapa tahu, bias memotivasi kamu.

Nadiem Makarim

Nadiem Makarim adalah seorang pengusaha Indonesia yang juga pendiri dan CEO dari Go-Jek. Sebelumnya ia pernah mengeyam pendidikan di Brown University dan Harvard Business School, Amerika Serikat. Di tahun 2010 ia resmi mendirikan Go-Jek dengan 20 orang pengemudi dan masih mengandalkan telepon untuk menghubungkan pengemudi dengan penumpang ojek.

Go-Jek sendiri adalah perusahaan teknologi yang melayani transportasi dengan jasa ojek. Saat ini, aplikasi Go-Jek sudah diunduh sebanyak hampir 10 juta kali. Kesuksesan Go-Jek tidak hanya di Indonesia tapi sudah mulai melakukan ekspansi ke beberapa negara di Asia Tenggara seperti Thailand and Vietnam. Kini, Go-jek dapat diakses melalui aplikasi ponsel dan sudah memiliki berbagai fitur lainseperti Go-Food untuk mengantarkan makanan, Go-Car untuk jasa antar dengan mobil, dan lainnya.

 

Adamas Belva Syah Devara dan Muhammad Iman Usman

Adamas Belva Syah Devara dan Muhammad Iman Usman adalah pendiri dari perusahaan EduTech Indonesia, Ruangguru. Ruangguru merupakan sebuah perusahaan berbasis internet yang berfokus pada pendidikan. Perusahaan ini menawarkan pelayanan pendidikan berupa pelajaran sekolah yang dibawakan oleh guru-guru berkualitas secara online.

Ruangguru didirikan oleh Belva dan Iman pada tahun 2014 dengan tujuan untuk membantu pelajar Indonesia dalam menemukan berbagai guru les secara online. Belva yang merupakan alumnus dari Universitas Harvard dan Universitas Standford ini sempat bekerja I Unit Kerja Kepresidenan Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan.

Sedangkan Iman yang merupakan alumnus dari Universitas Columbia ini pernah menjadi Duta Muda ASEAN dan mendirikan Indonesian Future Leaders. Kini, mereka bersama mendapatkan penghargaan prestisius dari Forbes Magazine sebagain salah satu dari 30 pemuda yang berusia di bawah 30 tahun yang paling sukses di dalam bidang kewirausahaan teknologi Asia.

 

Tomy Yunus Tjen dan Yohan Limerta

Memiliki keinginan untuk belajar bahasa asing tapi sulit karena jarak yag jauh dan waktu yang padat? Cakap bisa menjadi jawaban. Cakap merupakan platform belajar bahasa asing online yang didirikan oleh Tommy Yunus Tjen dan Yohan Limerta. Mereka bertemu ketika mengenyam pendidikan bahasa Mandarin di Beijing dan terpikirkan untuk membantu orang lain yang ingin belajar bahasa asing.

Cakap menyediakan pelayanan pendidikan bahasa asing dengan menggunakan internet, di mana pengguna dapat belajar bahasa asing dengan guru-guru penutur asli yang profesional. Saat ini Cakap sudah memenangkan berbagai kompetisi startup dan bekerja sama dengan berbagai institusi pendidikan dalam dan luar negeri. Dengan metode belajar dua arah, Cakap memfasilitasi pengguna untuk berinteraksi dengan pengajar melalui fitur video call.

Tags

About The Author

Graby 20
Novice

Graby

Content writing about startup digital and humanities.

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel